Lembur Singkur

Kumpulan Karya Pendidikan dan Budaya

ANTOLOGI PUISI: Diskusi Siswa SMP St. Ursula BSD

Posted by lembursingkur pada Januari 30, 2010

Di bawah ini contoh penerapan antologi puisi untuk siswa SMP kelas VIII.

( Ch. Enung Martina )

Penyair : Chairil Anwar

Kelompok :

Andreany 8D/ 1

Angel 8D/ 2

David 8D/

Steven 8D/

Biografi

Chairil Anwar lahir di Medan , Sumatera Utara pada 26 Juli 1922.  Chairil Anwar dikenal sebagai “Si Binatang Jalang” dan merupakan salah satu penyair terkemuka di Indonesia.
Bersama Asrul Sani dan Rivai Apin, ia dinobatkan oleh H. B. Jassin sebagai pelopor angkatan ‘45 dan puisi modern Indonesia.
Ayahnya bernama Toeloes berasal dari nagari Taeh Baruah, Limapuluh Kota, Sumbar.
Ibunya, Saleha berasal dari nagari Situjuh, Limapuluh Kota, Sumbar dan masih mempunyai pertalian keluarga dengan Sutan Sjahrir.
Chairil masuk sekolah Holland Indische school (HIS)
Kemudian meneruskan pendidikannya di Meer Uitgebreid Lager Onderwijs, sekolah menengah pertama belanda

Dia mulai untuk menulis sebagai seorang remaja tetapi tak satupun puisi awalnya yang ditemukan.

Chairil Anwar senang sekali membaca buku-buku dengan pengarang internasional ternama, seperti: Rainer M. Rilke, W.H. Auden, Archibald MacLeish, H. Marsman, J. Slaurhoff dan Edgar du Perron.
Penulis-penulis ini sangat mempengaruhi tulisannya dan secara tidak langsung mempengaruhi puisi tatanan kesusasteraan Indonesia.
Nama Chairil mulai terkenal dalam dunia sastera setelah pemuatan tulisannya di “Majalah Nisan” pada tahun 1942, pada saat itu dia baru berusia dua puluh tahun.
Hampir semua puisi-puisi yang dia tulis merujuk pada kematian
Chairil Anwar meninggal di Jakarta, 28 April 1949 pada umur 26 tahun karena terserang penyakit sifils dan TBC. Beliau dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta.

Buku-Buku Puisi Karya Chairil Anwar

v Deru Campur Debu – 1949
v Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Putus – 1949
v Tiga Menguak Takdir ( 1950  – dengan Asrul Sani dan Rivai Apin)
v “Aku Ini Binatang Jalang: koleksi sajak 1942-1949”, diedit oleh Pamsuuk
Enenste, kata penutup oleh Sapardi Djoko Damono – 1986
v Derai-derai Cemara  – 1998
v Pulanglah Dia Si Anak Hilang – 1948, terjemahan karya Andre Gide
vKena Gempur – 1951 , terjemahan karya John Steinbeck

Semua tulisannya yang asli, modifikasi, atau yang diduga dijiplak dikompilasi dalam tiga buku :  Deru Campur Debu – 1949,  Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Putus – 1949,  Tiga Menguak Takdir ( 1950  – dengan Asrul Sani dan Rivai Apin)

Analisis  : Aku Ini Binatang Jalang

Tema-tema Puisi:

Perjuangan  : 27 buah

Cinta  : 23 buah

Kematian  : 11 buah

Duka  : 12 buah

Religius  : 3 buah

Keindahan Puisi  Chairl Anwar

1. Diksi

Contoh dalam:

•Konotasi

“Aku mau hidup seribu tahun lagi”

( Aku – 1943 )

•Denotasi

“Tuhanku

Dalam termangu aku masih menyebut namaMu”

( Doa – 1943 )

2. Citraan

•Citraan Pendengaran

“Orang ngomong, anjing nggonggong ”

( Kesabaran  – 1943 )

•Citraan Penciuman

“harum rambutmu mengalun bergelut senda”

( Sajak Putih – 1944 )

•Citraan Pengelihatan

“Kelihatan seorang serdadu mempercepat langkah di tekongan”

( Ina Mia 1948 )

•Citraan Pencecapan

“Adikku yang lagi keenakan menjilat es artic”

( Tuti Artic  – 1947 )

•Citraan Peraba

“caya-Mu panas suci”

( Doa – 1943 )

•Citraan Suasana

“Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi”

( Karawang-Bekasi – 1948 )

3. Majas

•Personifikasi

“Desir hari lari berenang menemu bujuk pangkal akanan

Tidak bergerak dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.”

( Senja di Pelabuhan Kecil , 1946 )

•Metafora

“Sore itu kau cintaku

kuhiasi dengan susu + coca cola”

( Tuti Arctic )


4. Rima

•“Berdiri tersentak

dari mimpi aku bengis dielak”

( Dendam – 13 Juli 1943 )

•“Mulai kelam

belum buntu malam”

( Malam – 1945 )

Contoh Puisi:

Taman

Taman punya kita berdua

Tak lebar luas, kecil saja

Satu tak kehilangan lain dalamnya.

Bagi kau dan aku cukuplah

Taman kembangnya tak berpuluh warna

Padang rumputnya tak berbanding permadani

Halus lembut dipijak kaki.

Bagi kita bukan halangan.

Karena

Dalam taman punya berdua

Kau kembang, aku kumbang

Aku kumbang, kau kembang.

Kecil, penuh surya taman kita

Tempat merenggut dari dunia dan ‘nusia.

( Chairil Anwar – Maret 1943 )

@  @ @

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: