Lembur Singkur

Kumpulan Karya Pendidikan dan Budaya

RINGKASAN NOVEL 3

Posted by lembursingkur pada September 25, 2009

NOVEL 5

Judul : Ketika Barongsai Menari

Pengarang : V. Lestari

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Tahun Terbit : 2000

Ringkasan Cerita :

Kristin tinggal di rumah barunya di kawasan Pantai Nyiur Melambai yang dibeli dan dirancang sendiri oleh suaminya, Adam. Kristin akan melahirkan. Ia sengaja tinggal di rumah itu sebelum bayinya lahir. Namun, terjadi hal-hal aneh saat mengandung bayinya. Ia sering melihat sesosok pria di seberang rumahnya tengah berdiri dengan pakaian formal, dan menatap ke arahnya disertai dengan sapaan yang ramah. Tiap kali Kristin ingin melihat pria itu dari halaman rumahnya, pria itu menghilang. Sejak itupun, bayinya tidak kunjung bergerak selayaknya seorang bayi di dalam kandungan ibunya. Seakan-akan bayinya telah meninggal dalam kandungan. Adam adalah orang yang tertutup. Ia tidak ingin istrinya tahu akan sejarah rumah itu. Kira-kira sudah setahun setelah kerusuhan Mei 1998. Beberapa hari setelah tinggal disitu, Kristin mulai mengenal tetangganya yang sedikit, karena sebagian rumah di kawasan tersebut hancur dijarah. Namun, ia paling akrab dengan tetangga sebelahnya, Maria. Mereka sangat akrab. Suatu hari, Maria melihat foto kenangan keluarganya — anaknya sudah pindah ke Amerika karena tidak tahan dengan diskriminasi orang berketurunan Cina — dan Kristin melihatnya. Saat melihatnya, Kristin melihat wajah yang ia kenali. Foto itu sangat mirip dengan pria yang biasa ia lihat di seberang rumahnya. Saat itu juga, terjadi kontraksi dan akhirnya Kristin melahirkan.

Pak Harun dulu menjabat sebagai satpam di kawasan Pantai Nyiur Melambai. Ia menjadi teman baik Adam. Ia membantu warga di kawasan tersebut saat penjarahan dimulai. Saat itu ia melihat seseorang keluar dari rumah keluarga Lie. Saat itu pasangan Lie sedang tidak ada di rumah. Yang berada di rumah itu adalah anak bungsu keluarga Lie, Sonny. Kakaknya, Tom, juga sedang pergi. Saat penjarahan terjadi, Pak Harun sempat menggedor rumah keluarga Lie, namun tidak ada yang menjawab. Maka dari itu, ia meninggalkan kediaman Lie. Ia tidak tahu bagaimana Sonny saat kejadian itu berlangsung. Setelah rumahnya dibakar, ditemui jasad Sonny di dalam rumahnya. Kematiannnya menjadi misteri, bahkan sampai setahun setelah kerusuhan itu terjadi. Sonny adalah calon suami dari Susan, anak Maria yang sekarang tinggal di Amerika. Kejadian ini membuat Susan tertekan. Setelah Pak Harun mengunjungi keluarga Maria, ia mendapat tugas dari Maria untuk menyelidiki kematian Sonny. Setelah selang beberapa bulan, ia mendapatkan barang hasil jarahan kepunyaan keluarga Lie. Pak Harun ingin mengembalikannya kepada keluarga Lie, namun ia meminta imbalan sebesar lima juta rupiah. Ia bekerja sama dengan Adam untuk mengembalikan guci itu, agar ia tidak dianggap sebagai sang penjarah. Karena kelicikannya untuk mengetahui siapa yang berani menjual guci itu dengan harga murah kepadanya, Pak Harun dijebak oleh kenalannya di sebuah pasar yang ramai dan dituduh sebagai pencuri, sehingga ia dipukuli oleh orang banyak sampai meninggal dunia.

Tom, kakak dari Sonny dan anak sulung dari pasangan Lie, bekerja sebagi seorang dokter di sebuah rumah sakit di Amerika. Dia mengambil cuti dan pulang ke Jakarta. Sebelumnya, ia sempat bertemu dengan Susan. Susan bahkan sempat menginap di apartemen miliknya. Susan menitipkan sebuah sweter atau baju hangat untuk orang tuanya. Setelah berada di Jakarta, ia mengunjungi orangtuanya. Tak lupa ia mengantarkan pesanan Susan kepada Maria. Sejak saat itu, Tom bertemu dengan Kristin. Mereka lumayan akrab, padahal baru kenal. Sejak saat itu, para keluarga di kawasan Pantai Nyiur Melambai makin sering berkumpul.

Semakin lama, kedok Adam semakin terungkap. Ia yang membunuh Sonny. Keluarga kawasan Pantai Nyiur Melambai mulai mencurigainya. Sejak kelahiran bayi yang Kristin beri nama Jason, bayi itu selalu merengek ketika Adam dekati. Tiap kali Jason merengek, Adam merasa itu adalah teriakan Sonny. Keputusasaan menyelimuti pikirannya. Akhirnya, ia mengorbankan apa yang telah ia perjuangkan. Ia berpura-pura pergi menjeguk temannya, namun ia ternyata tidak pergi. Begitu Tom telepon ke rumah Maria, yang mengangkat adalah Henry, suami Maria. Lalu, terdengar teriakan Maria. Rumah Kristin terbakar. Untungnya Kristin dan Jason tak apa. Tak beberapa lama setelah kajdian itu, Kristin mendapat berita dari Tom bahwa Adam meninggal dunia. Akhirnya, Kristin kan menikah dengan Tom dan Susan akan pulang ke Indonesia, bersama pacarnya, Ronald, teman baik Tom yang juga menjabat sebagai dokter.

Nilai-Nilai Hidup yang diperoleh dari cerita :

1. Jangan berbuat keji agar kelak tidak mendapat balasannya.

2. Tidak membedakan orang lain berdasarkan SAR (suku, agama, dan ras)

3. Manusia tidak bisa hidup sendiri, pasti membutuhkan orang lain.

4. Jangan main hakim sendiri, karena bisa mencelakai orang lain.

Opini :

Menurut saya, novel karya V.Lestari ini sangat seru, namun yang menjadi kendala adalah karakter yang terlalu banyak dan permasalahn tiap individu yang terlalu kompleks. Cerita yang seharusnya fokus kepada Kristin, tiba-tiba berpindah kepada Tom dan kisah perselingkuhan istrinya. Tapi dari segi perjalanan cerita, yakni dari perkenalan, puncak masalah, hingga penyelesaian masalah sangat tak terduga. Yang membuat saya senang membacanya adalah latar belakang ceritanya menggunakan kejadian nyata yang pernah terjadi di Indonesia, yaitu kasus kerusuhan Mei 1998. Itu dasar yang membuat saya menerka-nerka bagaimana cerita ini digambarkan, bagaimana penduduk menjarah, membakar, dan membunuh ras tertentu — yang difokuskan pada saat itu adalah orang keturunan Cina dan umat Katolik — , bagaimana kekejian seseorang yang menogrbankan keluarganya sangat digambarkan dengan jelas, sehingga saya merasa diri saya ikut terbawa ke dalam cerita tersebut. Apalagi saat Pak Harun dikeroyok oleh Massa, itu merupakan penggambaran dari kehidupan nyata bahwa penduduk Indonesia, khususnya yang tinggal di perkotaan, sangat mudah terpengaruh oleh keadaan sekitar, tanpa mengetahui apakah itu benar seorang pencuri atau bukan.

NOVEL 6

Judul               : Seribu Tahun Kumenanti

Pengarang      : Marga T.

Penerbit          : PT. Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit    : 2005

Ringkasan :

Ada seorang gadis bernama Ishtar Hadiz, anak dari seorang internis yang bernama, Dr. Hadiz. Rumah Sakit Bersalin miliknya sangatlah ramai dan dipercaya. Karena itu, Dr. Hadiz meluaskan uusahanya dengan membangun lantai 4 dan 5 untuk dijadikan klinik THT. Klinik tersebut dikelola oleh Dr. A, dan asistennya Dr. B. Dr. B ini sebenarnya masih dalam tahap pendidikan spesialis. Suatu ketika ada seorang laki – laki dewasa yang dioperasi karena sulit bernafas melalui hidung, dan operasi itu berhasil. Tapi malamnya ia kembali dengan pendarahan hebat yang. Dr. A dan Dr. B kebetulan tidak ada di klinik dan tidak bisa dihubungi. Maka itu setelah kebingungan, akhirnya perawat di THT itu langsung menghubungi Dr. Hadiz. Tapi Dr. Hadiz tidak berhasil menolong. Mulai saat itulah klinik THT-nya mengalami kebangkrutan, dan mulai saat itu juga hidupnya hancur, dan diakhiri dengan serangan jantungnya.Suatu ketika, Ishtar mendapatkan surat dari seseorang yang misterius. Ia memakai nama samaran, yaitu Apollo. Ishtar tidak mengerti isi suratnya, ia hanya bisa menarik kesimpulan bahwa, Apollo sangat ingin memilikinya, dan tak ada yang boleh memilikinya selain Apollo.

Suatu hari, ia dan Mardi pergi ke sebuah restoran. Disana sangat ramai hingga mau masuk lift saja harus berebutan. Pulangnya, Ishtar dan Mardi masuk lift untuk turun ke parkiran. Tapi mereka terhenti karena kaki Ishtar ditusuk, dan mereka tak tahu siapa pelakunya. Akhirnya Ishtar segera dibawa ke rumah sakit. Disana Mardi ditanya – tanyai oleh dokter yang merawat Ishtar. Dokter itu sempat kaget karena mengetahui bahwa ayah Ishtar adalah Dr. Hadiz yang terkenal itu. Pada saat Ishtar mulai sadar dan dirawat oleh dokter itu, ia sangat tergila – gila oleh ketampanan dan kesempurnaan dokter itu. Dokter itu masih muda, gagah, dan terampil dalam mengurusnya. Ishtar sangat mengaharapkan untuk dapat bertemu lagi dengan dokter idamannya itu.

Apollo tetap masih mengirim surat ancamannya itu. Untuk menghindari Apollo, ibu Ishtar berencana untuk menikahkan Ishtar dengan kerabat ayahnya juga yang seorang dokter. Mereka berpikir, apabila Ishtar sudah menikah, Apollo takkan berani mengganggu Ishtar lagi. Surat – surat, undangan, baju, serta rumah dan perlengkapan lain untuk pernikahannya sudah disiapkan, padahal Ishtar belum pernah sekalipun melihat calon suaminya itu. Karena Ishtar hanya mencintai Mardi, maka Ishtar berencana akan kabur ke Amerika dengan Mardi untuk menghindari pernikahan tersebut tanpa ada yang tahu. Setelah sebulan di Amerika bersama Mardi, Ishtar mendapat telepon dari Indonesia, dan itu dari suaminya. Ternyata surat – surat pernikahannya tetap dijalankan, hingga kini Ishtar benar – benar menjadi istri Dr. Wibowo. Ishtar menceritakan semua tentang pernikahannya pada Mardi, Mardi juga sangat kecewa. Karena kakak Dr. Wibowo ada di Amerika juga, maka Dr. Wibowo meminta kakaknya untuk menemui Mardi. Dan ternyata Mardi disogok oleh kekayaan Dr. Wibowo yang melimpah untuk menjauhi Ishtar. Mardi pun mau dan ia menjauh dari Ishtar. Ishtar sangat kesal dengan perlakuan Mardi maupun Dr. Wibowo. Suatu hari, Ishtar dikabarkan oleh ibunya bahwa, Dr. Wibowo meninggal karena kecelakaan, dan Ishtar pun sangat senang dan ingin mengabarkan kabar gembira itu pada Mardi. Tetapi Mardi sudah keburu memiliki pengganti Ishtar.

Karena di Indonesia terjadi krisis, maka, Mardi dan Ishtar pulang ke Indonesia. Mereka kembali ke rumah masing – masing. Karena Ishtar diberi warisan oleh almarhum suaminya, maka ia kini mtinggal di rumah besar yang indah bersama dengan satu pembantunya dan satu anjing majikannya. Kata ibu mertuanya, anjing itu selalu mengambilkan sendal apabila majikannya sudah pulang. Memang tadinya rumah itu milik almarhum suaminya. Selain itu, Ishtar juga diwariskan banyak uang dan warisan – warisan lainnya oleh almarhum suaminya itu.

Setelah sepuluh tahun berlalu, Ishtar dapat mewujudkan cita – citanya menjadi dokter. Walaupun begitu, Ishtar masih beradaptasi di tempat kerja barunya. Ishtar sempat menyukai dokter kepala di rumah sakit itu, namanya adalah Dr. Paul. Ia pun sebenarnya juga menyukai Ishtar, padahal Ishtar sudah tidak menyukainya lagi. Suatu hari ada sebuah acara yang melibatkan dokter – dokter di Jakarta. Ishtar dan teman – temannya tentu mengikuti acara itu. Pulangnya Ishtar tidak membawa mobil, maka Ishtar ikut dengan Dr. Paul. Mereka semua serempak ingin ke rumah sakit. Sesampainya disana, pada saat Ishtar ingin membuka pintu mobilnya, ia ditembak oleh orang yang tidak dikenal. Dan tentu saja Ishtar dapat menduga itu siapa, karena sampai sekarang pun Apollo masih sering mengirimkan surat ancamannya. Pendarahan terjadi di pinggul sebelah kanannya dan langsung Dr. Paul dan teman – temannya mengobati Ishtar.

Pulangnya, Dr. Paul mengantar Ishtar pulang kerumah Ishtar sendiri. Ishtar dan Dr. Paul sempat bertukar cerita sambil memainkan anjing. Tetapi Ishtar dikagetkan oleh apa yang dilakukan anjingnya. Anjingnya memberikan sendal pada Dr. Paul, keduanya kaget dan syok. Sambil memejamkan mata, Dr. Paul menampar pipi Ishtar hingga berbecak merah. Namun, Dr. Paul meminta maaf padanya dan diusir dari rumahnnya sendiri oleh Ishtar. Paginya, datanglah seorang gadis, adik Paul bernama Melita. Ia datang untuk menjenguk Ishtar, dan ia juga menceritakan hidup kakaknya. Ia bercerita bahwa ternyata, pada kejadian operasi fatal di klinik THT itu yang melakukan operasinya adalah kakaknya. Ishtar sangat kaget hingga ia tersedak seakan tenggorokannya tercekik sesuatu. Pada saat itu Paul sangat menyesal sehingga ia ingin keluar dari THT tersebut, tetapi ia ditahan oleh Dr. A, atasannya. Karena apabila ia ingin keluar dan menjebloskan diri ke penjara, pasti Dr. A juga iktu dalam masalah ini, dan ia tak mau ikut masuk ke penjara. Maka Paul ingin menolong keluarga Ishtar dengan membiayai Ishtar hingga ke cita – citanya. Dan akhirnya ia melamar untuk menjadikan Ishtar sebagai istrinya, untuk menghilangkan rasa sesalnya pada keluarga Dr. Hadiz. Waktu itu Paul pura – pura mati, karena ia tahu Ishtar takkan menyukainya maka ia ingin memberikan warisan yang banyak pada Ishtar agar hidupnya dapat terjamin. Walaupun sudah dijelaskan secara panjang lebar, Ishtar belum juga dapat menerimanya.Pada saat Ishtar sudah mulai masuk kerja lagi, ia disuruh ke ruangan Paul. Disana Ishtar sangat tidak nyaman dan ingin cepat keluar. Pada saat ia sudah mau keluar dari ruangan Dr. Paul, Dr. Paul mengatakan “ Bila aku tak bisa mendapatkanmu, orang lainpun takkan bisa!”, lalu Ishtar langsung keluar dari ruangan itu. Hingga suatu hari, terjadi kecelakaan hebat dikarenakan rem Ishtar yang blong pada saat ia sedang ngebut. Maka itu, mobilnya langsung terbalik karena himpitan dari mobil – mobil lainnya. Ishtar pun langsung dibawa ke rumah sakit. Di sana ia melihat bayang – bayang dokter yang didambakannya pada saat kakinya ditusuk hingga pendarahan hebat. Dan ternyata orang itu adalah Paul.

Suatu saat Oom Joko, kerabat ayanya, ke rumah Ishtar untuk berbicara tentang Alwi, anaknya. Iya bercerita bahwa waktu itu ayah Ishtar sudah membuat diagnosa: schizophrenia, dan Oom Joko tidak percaya. Memang Alwi sering mencelakai teman – temannya hingga dikeluarkan dari sekolah. Alwi berubah menjadi anak normal sejak ia sekolah di Amerika. Tapi, penyakitnya itu muncul lagi saat ia melihat Ishtar. Sejak Alwi tahu mengenai kecelakaan yang dialami Ishtar, ia menganggap Ishtar sudah menjadi pohon seperti cerita – cerita dalam suratnya. Jadi selama ini Apollo adalah Alwi.

Akhirnya, Paul dan Ishtar benar – benar menjalankan pernikahannya. Pada saat mereka sedang berbulan madu di Paris, mereka saling bercerita, bahwa dulu Ishtar pernah gembira akan kematian paul. Mendengar itu, Paul sangat marah. Ia mengatakan bahwa, bertahun – tahun ia menanti Ishtar, tetapi ternyata Ishtar mengacuhkannya begitu saja. Karena sekarang Ishtar sudah menjadi milik Paul, maka ia ingin membalas dendam dengan apapun caranya. Akhirnya, setelah seminggu di kunci dari luar oleh Paul, dua orang Arab yang membawanya ke suatu tempat entah dimana. Saat Ishtar bertanya dimana Paul, jawabannya adalah, Ishtar sudah dijual oleh suaminya, dan sekarang mungkin Paul sudah kembali ke Indonesia. Akhirnya Ishtar mencoba bunuh diri dengan terjun dari lantai 4 tempat para orang arab itu menculiknya. Tetapi seseorang memeluknya, dan ternyata itu Paul. Orang Arab itu hanyalah teman kakaknya. Paul ingin menunjukkan bagaimana  rasanya kehilangan orang yang kita cintai.

Opini tentang isi novel :

Saya sangat suka dengan novel ini. Cerita disini tidak membosankan dan penuh dengan teka – teki. Mengagetkan dan terkadang membuat agak tegang. Novel ini membuat yang membaca tidak bisa berhenti karena penasaran akan ceritanya. Tetapi cerita ini agak rumit dan agak sulit dimengerti karena mungkin novel ini menggunakan bahasa – bahasa yang kurang familiar. Komplikasinya tidak membosankan dan seru. Dan isi novel ini juga diluar dugaan. Seperti siapa pelakunya, siapa yang akan menjadi miliknnya. Bahkan diepilog saja masih ada komplikasi yang menegangkan. Kadang dalam membaca saya juga masih suka bertanya – tanya, “kok bisa ya?”. Jadi ga nyangka gitu apa yang akan terjadi. Dengan membaca novel ini, saya jadi tertarik untuk membaca novel – novel jaman dulu lagi. Karena menurut saya ceritanya tidak membosankan dan kreatifitasnya jalan.

Nilai yang dapat diperoleh :

– berhati – hatilah dalam menjaga diri, karena orang jahat ada dimana – mana.

– pertahankanlah cintamu, walau harus seribu tahun kau menanti, kalau kau yakin dengannya.

Pelagia Meryl

9C / 24

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: