Lembur Singkur

Kumpulan Karya Pendidikan dan Budaya

RINGKASAN BUKU IPTEK IV

Posted by lembursingkur pada September 13, 2009

Di bawah ini beberapa ringkasan buku tentang ilmu pengetahuan dan teknologi karya siswa-siswi SMP St. Ursula BSD.

Semoga menjadi khasanah ilmu pengetahuan.

Ch. Enung Martina

BUKU16

Kebun Binatang Robot

(Yosua Leon- 8D)

Pengarang:Kelly,John

Penerbit    :PT Elex Media Komputindo

LALAT RUMAH

Cobalah menangkap seekor lalat dan lihatlah betapa cepat gerakannya. Dengan mata majemuknya yang terbentuk dari ratusan mata kecil yang terpisah, lalat melihat tangan kita mendekat. Berkat sayapnya yang bergerak cepat, ia sudah menghilang sebelim kita memegangnya.

Tubuh lalat terdiri dari tiga bagian.Pada kepalanya terdapat mata dan mulut. Pada bagian tengah atau toraks, terdapat tiga pasang kaki yang berbuku-buku dan sepasang sayap.Bagian belakang, abdomen, menampyng semua organ tubuh lainnya.Hampir seluruh tubuhnya tertutup oleh rambut kecil untuk menditeksi tekanan dan getaran. Lalat tidak mempunyai kerangka. Sebagai gantinya, kulit luarnya yang di sebut kutikula, membentuk sejenis kerangka luar atau eksoskeleton. Lalat robot dibangun dengan cara yang sama, dengan tutup kaku di setiap bagiannya.

Sayap dan kaki dihubngkan ke bagian tengah lalat.Sayapnya ringan dan didukung oleh piston yang bergerak cepat. Ketika lalat sebenarnya makan, ia menghasilkan liur pencerna yang dicampur dengan makanan, kemudian diisap oleh mulutnya yang lebar. Hal itu juga yang dilakukan oleh robot dengan dua system pencernaan dan nosel isap yang menyerupai penyedot debu.

FAKTA LALAT

Negara: semua Negara

Habitat: dimana saja kecuali di iklim ekstrim

Panjang: sekitar 1cm

Berat: Hampir tak berbobot

Kerabat dekat: nyamuk dan lalat kuda

CUMI-CUMI RAKSASA

Cumi-cumi raksasa adalah hewan pemburu yang hidup di dasar laut. Tubuhnya ramping dan panjangnya 18 meter. Versi robot memperlihatkan bagaimana putaran mesin dan persenjataan yang berbahaya menjadikan mahluk yang mengerikan. Cumi-cumi adlah makanan utama ikan lodan.

Sebenarnya ia berkerabat dengan pacet hitam kecil. Mahluk bermata besar ini mampu menemukan makana di kegelapan laut. Tentakel isapnya yang kuat digunakan untuk menangkap mangsa yang kemudian digigit dan ditahan dengan paruhnya yang tajam dan kuat.

Delapan legan pendeknya digunakan untuk menyentuh, mengecap, mencium, dan mengambil makanan. Dua tentakel yang lebih panjang bias dijulurakan dari tubuhnya untuk menangkap mangsa. Dengan organnya yang bercahaya, ia mampu membuat kulitnya bercahaya untuk memberi tanda kepada yang lainnya. Ia juga merubah warna kulitnya sesuai lingkungannya.

FAKTA CUMI-CUMI RAKSASA

Habitat: Lautan yang dalam, sampai kedalaman 2.000m

Panjang: mencapai 18m

Berat: 450kg

Kerabat dekat: Sotong

BUKU 17 :    LEBAH

Penulis                   : Maria Angels Julivert

Penerbit              : PT. Elex Media Komputindo

Tahun Terbit     : 1996

Tugas meringkas Iptek

David

8D/8

Lebah adalah hewan yang termasuk dalam ordo Hymenoptera. Tubuhnya yang kecil terdiri dari kepala, thorax dan abdomen. Lebah memiliki mata majemuk yang tersusun dari faset untuk melihat gerakan, menentukan arah terbang dan membedakan warna bunga. Pendengaran, penciuman dan peraba pada antena dan kakinya sangat membantu ketika lebah berada di sarang. Lebah menyukai makanan manis, seperti nektar dan madu.

Lebah hidup berkelompok. Di dalam sebuah sarang ada seekor lebah ratu, lebah jantan dan lebah pekerja. Lebah ratu bertugas untuk bertelur. Lebah jantan tidak memiliki tugas dalam kelompoknya. Lebah pekerja bertugas untuk membantu kehidupan seluruh lebah di sebuah sarang. Tugas lebah pekerja dibagi sesuai umurnya. Ada lebah rumah tangga, lebah perawat, lebah lilin, lebah penjaga dan lebah pencari makan.

Lebah pekerja adalah lebah betina yang tidak dapat bertelur. Faktor yang menentukan apakah lebah akan menjadi lebah ratu atau lebah pekerja adalah makanan yang diterima lebah ketika masih berwujud larva.

Sarang lebah tersusun dari lembaran-lembaran lilin. Bilik-bilik pada sarang lebah berbentuk segi enam (heksagonal). Bilik kecil digunakan untuk menyimpan madu dan larva.. Bilik besar digunakan untuk calon ratu lebah. Untuk membuat sarangnya lebah pekerja membangun dengan mengeluarkan serpihan lilin.

Ada banyak hewan lain yang suka mencuri makanan yang dikumpulkan lebah. Contohnya beruang madu, semut, kumbang dan ngengat. Beruang madu mengambil dengan merusak sarang lebah. Semut dan kumbang mengambil dengan menyelinap ke dalam sarang. Ngengat mengambil dengan menghisap makanan menggunakan moncongnya yang panjang.

Lebah berkomunikasi dengan sesamanya menggunakan tarian lebah. Lebah memiliki 2 tarian. Yang pertama adalah tarian memutar. Tarian ini menyatakan bahwa lebah lain harus mencari di dekat sarang. Tarian yag kedua adalah tarian mengibas-ibaskan ekor. Tari ini menunjukkan bahwa tempat yang dituju jauh dari sarang.

Lebah membantu penyerbukan bunga. Ketika mereka hinggap di atas bunga untuk mencari nektar, serbuk sari menempel di tubuhnya yang berbulu. Ketika mengunjungi bunga lain, sebagian serbuk sari berjatuhan dan menyerbuki tanaman.

BUKU 18 :

Judul Buku    : Burung: Rahasia Terbang

Penulis           : Nur Listiawati*

Penerbit         : Pt Elex Media Komputindo

Tahun Terbit : 1996

Ringkasan

Burung adalah hewan vertebrata yang berkembang biak dengan bertelur. Pada umumnya, tubuh burung berbulu dan bersayap, meskipun ada beberapa jenis burung yang tidak mempunyai sayap atau bulu. Suhu tubuhnya antara 38-45 derajat Celcius. Selama beberapa saat, sepasang anggota depannya menjadi sayap, kedua kaki belakangnya tetap menjadi kaki yang dia gunakan untuk melompat, berlari, lepas landas, mendarat dan mendorong dirinya sendiri di dalam air. Semua burung mempunyai paruh sebagai pengganti gigi dan berukuran berbeda dari satu spesies ke lainnya.

Semua burung harus lepas landas untuk bisa terbang ke udara. Caranya yaitu dengan mengepakkan sayap ke atas dan bawah dengan cepat. Jika telah berada di udara, burung mampu untuk menentang gaya gravitasi berkat kepakan sayapnya yang berlangsung terus-menerus.Untuk mendarat, burung merendahkan kakinya dan berhenti dengan meletakkan kedua sayapnya di belakang dan membuka ekor untuk menciptakan daya tahan.

Ada banyak sekali spesies burung yang dibedakan berdasarkan ciri-cirinya, yaitu melalui paruh, kaki, sayap, makanan dan juga habitat yang sangat berbeda. Ada sekitar 8600 spesies burung yang telah ditemukan sampai tahun 1996.

Bagian-bagian tubuh burung yaitu mata, ginjal, ampela, kelenjar cangkang yang hanya ada pada burung betina, esofagus, jantung, trakea, hati, paruh, tembolok dan masih banyak lagi.

Makanan burung tergantung pada jenisnya. Sebagian burung memakan biji-bijian, serangga, ikan, bahkan ada juga yang memakan burung yang lebih kecil. Burung juga membuat berbagai macam sarang dengan bentuk unik, dan bentuknya tergantung pada jenis burung yang membuat sarang tersebut. Masih banyak lagi fakta unik yang menanti di buku ini!

*Nama pengarang buku ini sebenarnya tidak dituliskan, jadi saya hanya menulis nama penerjemahnya. Maaf ya bu!🙂

By Gisela Tamsil  |  8D/13  |  stefani_gisela@yahoo.com

BUKU 19:

Judul : Katak Leopard

Penulis : Shinji Kusano

Penerbit : PT Elex Media Komputindo, Kelompok gramedia, Anggota

IKAPI, Jakarta

Tahun terbit : 1997

Katak leopard ialah hewan berdarah dingin. Suhu tubuhnya bergantung pada suhu lingkungan. Jika suhu udaranya menurun, maka suhu tubuhnya ikut menurun. Oleh karena fungsi fisologisnya menurun, maka selama musim dingin katak tidur dalam tanah sampai musin semi tiba atau biasa disebut dengan hibernasi. Katak tidur selama lima bulan dan merasa lapar, sehingga ia segera mencari serangga untuk makan.

Katak aktif di malam hari dan siang hari ia tidur di bawah pohon. Katak leopard tidak mempunyai gig sehingga ia menelan mangsanya bulat-bulat. Katak hanya tertarik pada mangsa yang bergerak. Jika ada mangsa di depannya dan tidak bergerak, maka ia tidak mengetahui adanya mangsa.

Musim hujan merupakan musim berkembang biak bagi sebagian katak. Saat kunang-kunang beterbangan, katak jantan menggembungkan pipinya dan bersuara serta bernyanyi untuk memanggil katak betina yang datang ke sawah agar bertelur. Katak betina tetap berada dalam air selama dua minggu atau lebih. Pada minggu ketiga setelah katak jantan mulai bernyanyi, katak betina yang bertubuh lebih besar datang menghampiri. Katak jantan mendekap katak betina sampai mengeluarkan semua telurnya. Saat katak salah memilih pasangan, ia akan segera menyadarinya. Jika katak betina terlanjur mengeluarkan telur dan sperma untuk katak jantan, maka telur tidak akan dibuahi. Kadang-kadang perut katak betina menjadi lecet karena pada saat bertelur, katak jantan memeluknya erat-erat dengan kaki depannya. Katak leopard betina dapat bertelur tiga sampai empat kali dalam 20 menit. Jumlah telur yang dikeluarkan sekitar 1000 sampai 2000 butir.

Embrio katak tumbuh dalam telur yang sudah dibuahi. Setelah setengah hari, telur yang diselimuti selaput menyerap air dan akan membesar empat kalinya. Pada hari kelima atau keenam, selaput mencair dan telur menjadi berudu tak bermata. Mereka menghisap zat gizi dalam kuning telurnya dan bergantung pada rumput air sampai mata terbentuk. Lalu ia dapat berenang dan memulai kehidupannya. Berudu tidak mempunyai alat pertahanan, sehingga dapat diserang dengan mudah. Tidak semua berudu dapat menjadi katak dewasa.

Setelah keempat kakinya terbentuk, berudu dapat menghirup oksigen di permukaan air lebih lama. Berudu yang bernafas dengan insang, sekarang menjadi paru-paru dan kulitnya. Ekor berudu juga akan menghilang. Katak leopard menangkap mangsanya dengan ujung lidah yang dijulurkan. Makanan anak katak ialah nimfa belalang dan laba-laba kecil. Anak katak juga merupakan mangsa katak besar seperti katak betung. Hanya katak leopard yang tidak memakan katak dari jenisnya sendiri.

Burung air dan ular merupakan musuh utama katak dewasa. Jika melarikan diri ke air, katak leopard biasanya bersembunyi di balik lumpur dasar air ehingga sulit ditemukan. Ketika katak menelan mangsanya, ia menutup mata, dan bola matanya ditarik ke belakang membentuk tonjolan di langit-langit mulut. Tonjolan ini menahan mangsanya sementara, sehingga dapat ditelan dengan mudah.

Pada akhir musim panas, katak leopard berganti kulit. Awalnya seperti berkeringat, lalu kulit bagian punggung serta kaki belakangnya mengelupas disusul kulit krpala dan kulit itu dimakannya.

Sylviana/VIII-D/28

BUKU 20

Andreany  8 D no. 01

Judul               : Bioteknologi

Pengarang       : Matsuda Kunihiro

Penerbit           : PT Elex Media Komputindo

Tahun terbit     : 1987

Bioteknologi sudah lama dikenal selama lebih dari sepuluh ribu tahun yang lalu. Para leluhur kita telah memanfaatkan sifat–sifat organisme yang luar biasa untuk membuat keju (menggunakan bakteri asam laktat), anggur, miso dan kecap.

Kini perkembangan di bidang bioteknologi cukup pesat. Dengan kemajuan–kemajuan di bidang bioteknologi, kita belajar memanfaatkan berbagai organisme dengan cara–cara baru seperti “perekayasaan organik” yang merupakan teknik peningkatan kemampuan organisme yang tidak terlihat oleh mata biasa seperti basil usus besar. Selain perekayasaan organik, mengembangkan tumbuhan dalam tabung uji, penggabungan sel–sel serta pembuatan benih–benih buatanpun telah ditemukan dan terus dikembangkan hingga saat ini.

Pada bidang teknologi, ada empat teknik dasar yaitu rekombinasi genetika, penggabungan sel, bioreaktor dan kultur jaringan. Dengan rekombinasi genetika dan penggabungan sel dapat mengembangkan organisme baru yang bermanfaat. Dengan teknik kultur jaringan, dapat memperbanyak organisme tersebut sedangkan dengan bioreaktor, kita dapat menggunakan secara efisien untuk menghasilkan bahan yang diinginkan.

“Gen” yang berada di dalam setiap sel makhluk hidup merupakan kata yang tak asing lagi pada bidang bioteknologi. DNA ( Asam Deoksiribonukleat ) merupakan bahan dasar penyusunan gen yang memiliki struktur double helix, terdiri dari dua benang spiral yang saling melilit. Gen yang berada di dalam sel pertama kali ditemukan oleh Miesches dari Swiss pada tahun 1869. Sampai pada tahun 1980, cukup banyak penemuan baru yang bersangkutan dengan gen seperti menemukan synthetase untuk menyambung kembali gen-gen yang koyak, menemukan ensim pembatas pertama yang digunakan untuk memotong gen-gen dan menemukan sifat induk pada keturunannya melalui gen. Para peneliti juga menemukan bahwa gen bisa membuat gen ketika hubungan antara basis dengan basis putus dan terurai. Lalu basis–basis yang baru akan saling menghubungkan diri dan berjajar sehingga terbentuk dua gen yang serupa. Selain itu, pada tahun 1975, Kohler dan Milstein dari Amerika Serikat menemukan bahwa gen bisa direkombinasikan dengan gen–gen yang ada pada basil usus besar dan organisme lainnya.

Dilihat dari penemuan-penemuan tersebut, ternyata cukup banyak penemuan yang sangat bermanfaat untuk mengatasi berbagai masalah dalam kehidupan manusia. Karena jaman semakin berkembang, para penelitipun terus mengembangkan penelitian-penelitian sehingga dapat memudahkan manusia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: