Lembur Singkur

Kumpulan Karya Pendidikan dan Budaya

RINGKASAN BUKU IPTEK

Posted by lembursingkur pada Agustus 30, 2009

Di bawah ini beberapa ringkasan buku tentang ilmu pengetahuan dan teknologi karya siswa-siswi SMP St. Yrsula BSD.

Semoga menjadi khasanah ilmu pengetahuan.

Ch. Enung Martina

BAGIAN II

BUKU TUJUH: GENOM MANUSIA

 

(Angelia Caroline VIII-D/ 2)

Judul buku        : Genom Manusia

Penulis              : Jeremy Cherfas

Alih Bahasa      : Dr. Yulin Lestari

Penerbit            : Erlangga

Tahun terbit      : 2003

Ringkasan         :

Genom manusia

Genom berasal dari kata gene (gen) dan chromosome (kromosom). Genom adalah seluruh DNA yang terdapat pada sebuah organisme, di dalamnya mencakup gen. Gen membawa informasi untuk membuat seluruh protein yang diperlukan untuk aktifitas hidup makhluk hidup. Protein ini dibentuk di mitokondria dan menentukan penampilan, perilaku, sistem imun, dan seberapa baik fungsi organisme tersebut dalam metabolisme makanan.

Molekul DNA terdapat dalam kromosom. Umumnya sel manusia mengandung 22 pasang kromosom ditambah kromosom X dan Y (wanita memiliki dua kromosom X, pria memiliki satu kromosom X dan satu kromosom Y). Pada awal proses mitosis, setiap kromosom menduplikasi dirinya. Dua salinan kemudian bergabung di daerah yang disebut sentromer, yang mengontrol bagaimana kromosom berpasangan dan memisah.

DNA terbentuk dari 4 zat kimia yang disebut basa dan diberi kode A (adenin), T (timin), C (sitosin), dan G (guanin) yang berulang-ulang jutaan atau miliaran kali di dalam genom. Genom manusia memiliki 3 miliar pasang basa.

Susunan A, T, C, dan G dalam DNA suatu organisme adalah “cetak biru” organisme tersebut. Susunan itu menentukan seluruh keberagaman kehidupan yang ada di dunia, dengan kata lain, spesies organisme tersebut. Setiap organisme memiliki susunan genom tersendiri dan inilah fokus proyek genom. Karena kode genetik pada seluruh organisme berlaku umum, data yang didapat dari genom selain manusia juga memberikan pengetahuan baru tentang genom manusia.

Pada genom manusia, 3 miliar pasang basa tersusun di dalam kromosom dan masing-masing individu memiliki susunan yang unik. Selama meiosis, pasangan kromosom bersatu sebelum berpisah ke sel-sel anaknya. Sebagian untaian tersebut kemungkinan bertukar sehingga sebagian kromosom induk jantan dan betina bergabung membentuk kombinasi gen-gen baru pada keturunannya. Sangatlah kecil, bahkan hampir tidak ada kemungkinan kombinasi yang sama terulang kembali.

 

Proyek Genom Manusia

Proyek Genom Manusia (Human Genome Project) dimulai pada bulan Oktober 1990. Tujuannya adalah untuk menentukan urutan lengkap dari 3 miliar subunit DNA, mengidentifikasi seluruh gen manusia, membuatnya dapat diakses lebih jauh untuk kepentingan penelitian biologi, serta mempelajari berbagai dampak sosial, etis, bahkan dampak politis yang timbul dari pemetaan yang dilakukan. Sebelumnya para peneliti juga telah memetakan kode genetik dari berbagai spesies. Penelitian-penelitian tersebut telah membuktikan bahwa semua organisme disatukan oleh satu kode genetik yang berlaku umum.

Awalnya, proyek besar ini direncanakan selesai dalam 15 tahun. Akan tetapi, perkembangan teknologi yang pesat membuat proyek ini selesai lebih cepat dari yang direncanakan. Draft pertama selesai pada Juni 2000 dan hasil akhir yang berupa peta genom manusia yang sempurna selesai seluruhnya pada tahun 2003.

Selama 13 tahun tersebut proyek ini berjalan di bawah koordinasi Departemen Energi Amerika Serikat dan Institut Kesehatan Nasional. Lebih dari 15 negara terlibat dalam proyek ini, diantaranya Australia, Brazil, Kanada, China, Denmark, Perancis, Jerman, Israel, Italia, Jepang, Korea, Meksiko, Belanda, Rusia, Swedia, dan Inggris.

Revolusi Pengobatan

Pemetaan kode genetik manusia menjanjikan banyak keuntungan bagi kehidupan manusia. Pengumpulan informasi dan pengembangan teknologi ini akan membawa kemajuan besar bagi dunia pengetahuan serta dapat digunakan untuk kepentingan manusia, misalnya pelayanan kesehatan, pertanian, produksi energi, dan perbaikan lingkungan..

Salah satu bidang yang akan turut berkembang pesat adalah dunia kedokteran. Pengetahuan mengenai efek variasi DNA pada individu dapat membawa perubahan pada cara mendiagnosis, mengobati, serta mencegah kelainan yang ditimbulkan oleh kelainan gen. Banyak orang memiliki gen yang tidak sempurna dalam tubuhnya, dan gen tersebut baru akan menimbulkan efek ketika berinteraksi dengan faktor lingkungan dan cara hidup tertentu. Identifikasi gen dan hubungannya dengan penyakit atau kelainan tertentu akan membuat proses penanganannya lebih cepat dan efektif.

Disamping itu, penemuan gen penyebab penyakit membuka peluang ditemukannya penyembuhan penyakit lewat terapi gen. Metode terapi gen atau transfer gen cukup memberi harapan untuk penanganan penyakit yang belum ditemukan obatnya seperti kanker dan AIDS. Caranya adalah mengganti atau menyuntikkan tambahan gen untuk merangsang kekebalan. Teknologi ini juga dikembangkan untuk memproduksi protein manusia dalam jumlah besar bagi kepentingan farmasi, serta merekayasa organ-organ hewan agar menyerupai organ manusia untuk kepentingan transplantasi dengan cara mentransfer gen manusia ke hewan.

BUKU 8: Biologi Perbiakan Manusia

Catharina Wenirosaline

HAID

Sejak masa remaja atau pubertas sampai usia haid atau menopause wanita mengalami haid atan menstruasi.

Haid adalah keluarnya darah dari liang sanggama atau vagina yang berasal dari rongga rahim dan timbul akibat terlepas atau meluruhnya selaput lendir rahim yang mengalami kemunduran atau kerusakan. Pada umumnya darah haid bersifat cair atau hanya sedikit mengandung bekuan darah dari sisa-sisa dan hancuran dari jaringan selaput lendir rahim, berwarna merah atau merah tua, berlangsung antara 2 sanpai 6 hari. Jangka waktu dari hari pertama haid sampai hari pertama haid berikutnya disebut daur atau siklus haid. Daur haid dapat dibagi menjadi tahap pra-ovulasi (sebelum ovulasi) dan pasca-ovulasi (sesudah ovulasi). Perbedaan panjang pendeknya daur haid tidak ditentukan oleh tahap pasca-ovulasi tetapi oleh pra-ovulasi.

PERUBAHAN DI DALAM INDUNG TELUR

 

Setelah masa haid berakhir, benih-benih telur yang ada dalam ovarium melakukan proses pematangan kembali. Benih yang tadinya kecil berubah menjadi gelembung-gelembung yang  semakin lama akan menjadi semakin besar . Suatu ketika gelembung yang menjadi sedemikan besarnya menonjol ke permukaan indung telur yang akhirnya pecah dan mengeluarkan sel telur yang sudah matang. Peristiwa ini disebut ovulasi (peneluran).

Setelah ovulasi sisa  dari gelembung tersebut akan menjadi badan kuning, bila tidak terjadi kehamilan, maka menjelang haid berikutnya badan kuning tersebut akan menjadi kisut dan menghilang dari indung telur.

Waktu yang dibutuhkan untuk pematangan benih telur menjadi sel telur berbeda untuksetiap wanita tetapi umur dari badan kuning kurang lebih sama yakni berkisar antara 12 sampai 16 hari atau rata-rata 14 hari.

Pada umunya ovulasi hanya berlangsung satu kali, tapi adakalanya wanita tertentu mengalami lebih dari satu kali. Ovulasi susulan ini hanya mungkin bertahan selama 24 jam setelah ovulasi sebelumnya.

Setelah ovulasi, sel telur ditampung oleh saluran telu dan digerakkan menuju rongga rahim. Sel telur berukuran amat kecil, kira-kira sebesar ujung jarum, bila tidak dibuahi hanya dapat bertahan tidak lebih dari 24 jam.

HORMON KANDUNGAN

 

Seraya berjalannya perubahan dalam indung telur, indung telur tersebut juga mengeluarkan hormon kandungan yang terdiri dari 2 jenis yaitu hormon estrogen dan hormon progesteron.

Hormon estrogen dihasilkan oleh gelembung telur dan badan kuning yang terdapat sepanjang daur haid. Puncak kadar hormon estrogen ini tercapai 1-2 hari menjelah saat ovulasi. Diluar itu, hormon ini kadarnya rendah.

Hormon progesteron dihasilkan oleh badan kuning dan baru muncul dalam tahap pasca-ovulasi dari daur haid. Hormon progeteron mencapai puncaknya pada hari ketujuh setelah ovulasi. Hormon progesteron ini menurun dan lenyap bersamaan dengan badan kuning sampai menjelang haid berikutnya.

GEJALA-GEJALA OVULASI

Gejala ovulasi terjadi beberapa hari sebelum ovulasi sampai 1-2 hari sesudah ovulasi.

Gejala ovulasi yang bersifat umum antara lain : mual, mulas, pusing, lemas atau bahkan sangat bergairah, sakit pinggang dan lain sebagainya.

Gejala ovulasi yang bersifat khas antara lain : kenaikan suhu badan pasca_ovulasi, perubahan pada bentuk , besar dan berabaan leher rahim, perubahan pada banyaknya sifat lendir leher rahim.

KHASIAT HORMON KANDUNGAN

Hormon adalah senyawa yang dihasilkan oleh kelenjar hormon yang akan memasuki pembuluh darah dan beredar ke seluruh tubuh.

Hormon estrogen dikenal sebagai hormon kewanitaan yang mempengaruhi berkembangnya ciri-ciri dan kepribadian khas wanita sedangkan hormon progesterondikenal sebagai hormone keibuan yang berperan khusus dalam menunjang fungsi keibuan dari wanita yang bersangkutan.

Khasiat hormon kandungan :

(a)        Terhadap selaput lendir rahim

Selaput lendir rahim terdiri atas bagian padat yang melekat langsung pada otot rahim dan bagian longgar yang menutupi bagian padat tersebut. Pada waktu haid bagian longgar mengalami proses kemunduran serta kerusakan dan akhirnya terlepas dan keluar bersama darah haid.

Hormon estrogen membuat bagian longgar tersebut timbul dan makin lama makin tebal. Setelah ovulasi, hormon progesteron menggiatkan aliran darah di dalam bagian longgar tersebut. Dengan demikian zat yang berguna untuk kelangsungan hidup mudigah tertimbun di dalamnya.

(b)        Terhadap leher rahim

Kadar hormon estrogen yang tinggi menyebabkan tertariknya leher rahim ke atas, sehingga bagian yang menonjol di bagian atas liang sanggama menjadi pendek, dan menjadikan leher rahim lunak, melebar, dan terbuka salurannya. Hormon progesteron menyebabkan leher rahim lebih rendah, lebih lancip, tertutup salurannya dan kental.

(c)        Terhadap lendir leher rahim

Kecuali pada waktu haid, dalam saluran leher rahim terdapat lendir yang dihasilkan oleh kelenjar leher rahim. Bila kadar hormon estrogen tinggi, maka hormon estrogen akan merangsang produksi lendir dan merubah sifatnya menjadi lebih encer,licin dan mudah direntangkan (mirip putih telur). Lendir ini disebut lendir kesuburan, karena membantu kelangsungan hidup sel-sel mani dan memudahkan perjalanannya menembus saluran leher rahim.

Hormon progesteron akan mengurangi produksi lendir,dan menjadikannya kental, keruh dan rapuh. Lendir ini tidak mudah dilalui sel-sel mani dan mempercepat kematiannya.

(d)        Terhadap kelenjar susu

Hormon kandungan menumbuhkan dan mengembangkan kelenjar susu dan salurannya sebagai persiapan produksi saluran air susu ibu.

(e)        Terhadap ovulasi

Hormon progesteron mencegah terjadinya ovulasi dengan menghambat pengeluaran hormon pembentukkan badan kuning oleh kelenjar hipofisis.

(f)        Terhadap otot rahim

Hormon estrogen mempermudah otot rahim berkontraksi.

Hormon progesteron menenangkan otot rahim dan otot polos lainnya.

(g)        Terhadap suhu badan

Hormon progesteron menyebabkan meningginya suhu badan.

FAAL PERBIAKAN PRIA

Sel mani yang dibentuk oleh buah zakar disalurkan melalui saluran mani menuju kantung mani. Perjalanan ini berlangsung kurang lebih 10 hari. Selama di saluran mani, sel-sel mani mengalami proses pematangan dan penyempurnaan bentuk. Sel mani yang sempurna bentuknya terdiri dari bagian kepala yang bundar, badan yang pendek dan ekor yang panjang dan mampu bergerak sendiri.

Dalam pancaran mani, sel mani dikeluarkan bersamaan dengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar prostat dan kelenjar lain. Dalam keadaan normal, pria mengeluarkan 2-5 cc air mani yang setiap cc-nya  terdapat puluhan sampai ratusan juta sel mani. Di dalam liang sanggama air mani dengan cepat menjadi cair dan sel-sel mani mulai bergerak sendiri untuk melanjutkan perjalanannya menuju saluran telur.

Kelangsungan hidup dan berhasil tidaknya sel mani meneruskan perjalannya tergantung dari keadaan liang sanggama dan sifat dari lendir saluran leher rahim. Bila keadaan liang sanggama menguntungkan dan terdapat lendir kesuburan dalam jumlah dan kualitas yang memadai, maka sebagian dari sel-sel mani tersebut akan dapat meneruskan perjalanan selanjut nya. Bila liang sanggama dan saluran leher rahim tidak menguntungkan saifatnya, maka sel mani akan terhalang perjalanannya dan cepat mati. Bila sampai dalam saluran telur, sel mani dapat tetap hidup dan mampu membuahi rata-rata selama 3 hari.

PERANAN KELENJAR HIPOFISIS

 

Kelenjar hipofisis adalah kelenjar induk yang mengatur kelenjar hormon lainnya yang terletak di dasar otak besar. Terhadap indung telur,kelenjar hipofisis mengeluarkan 2 hormon, yaitu hormon pematang benih telur (a) dan pembentukan badan kuning (b).

Waktu haid, hipofisis mengeluarkan hormon (a) yang makin lama makin tinggi kadarnya. Akibatnya, beberapa benih telur mulai mengalami proses pematangan menjadi sel telur melalui pembentukan gelembung telur. Makin berkembang gelembung telur, makin meningkat kadar hormon estrogen. Bila kadar tinggi , hormon estrogen mulai menghambat pengeluaran hormon (a) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis sampai terhenti pada saat kadar hormon estrogen mencapai puncaknya.

Dengan terhentinya pengeluaran hormon (a)maka kelenjar hipofisis dalam otak mulai mengeluarkan hormon (b). Hla ini mengakibatkan terjadinya ovulasi dan terbentuknya badan kuning. Sebaliknya kadar hormon  progesteron yang cepat meninggi yang di hasilkan oleh badan kuning menghambat pengeluaran hormon (b) oleh kelenjar hipofisis. Berkurangnya hormon (b) inilah yang menghalangi terjadinya ovulasi susulan.

Di pihak lain, kegiatan dari kelenjar hipofisis di pengaruhi keadaan jasmaniah dan mental dari wanita yang bersangkutan yang di tampung dan di salurkan oleh otak besar dan pusat yang lebih tinggi (hipotalamus).

KEHAMILAN

Kehamilan berawal dengan pembuahan (fertilisasi) yang berlangsung di dalam saluran telur. Pada pembuahan 1 sel telur bersatu dengan 1 sel mani hasilnya terbentuk sel telur yang dibuahi (zigot). Dalam hasil pembuahan ini telah diturunkan unsur-unsur ayah dan ibu, yang menentukan ciri-ciri pembawaan dan jenis kelamin anak. Sel telur yang di buahi oleh sel mani yang berunsur “X” akan menjadi anak perempuan dan yang berunsur “Y” akan menghasilkan anak laki-laki.

Dalam waktu 30 jam setelah terjadinya pembuahan, sel telur yang telah dibuahi mulai membelah. Pada hari keempat sel telur tersebut sudah menjadi segumpal sel. Pada hari ketujuh gumpalan sel itu sudah tersusun menjadi selapis sel yang mengelilingi suatu ruangan yang berisi sekelompok sel di bagian dalamnya. Lapisan sel di bagian luar akan berkembang menjadi ari-ari dan selaput janin dan yang dalam akan tumbuh menjadi janin.

Sambil membelah diri, gumpalan tersebut bergerak menuju rongga rahim. Perjalanan ini memerlukan waktu 7 hari. Sesampainya di rongga rahim, gumpalan itu menempel pada selaput lendir rahim yang sementara itu di persiapkan oleh hormon progesteron. Setelah bersarang, gumpalan itu disebut mudigah (embrio).

Bersarangnya mudigah ini memberi pertanda pada kelenjar hipofisis untuk mempertahankan badan kuning agar tidak menjadi kisut dan menhilang, tetapi harus terus berkembang menjadi badan kuning kehamilan yang bertahan kira-kira toga bulan.

GEJALA-GEJALA KEHAMILAN MUDA

Pada permulaan kehamilan gejolak perubahan yang dialami wanita akan menimbulkan perasaan tertentu, seperti : cenderung mengantuk dan banyak tidur, cepat lelah, merasa lemah dan lain sebagainya.

Gejala seperti ini pernah dirasakan pada masa sekitar ovulasi dan gejala seperti ini pun dapat disebabkan oleh penyakit, maka gejalatersebut tidak secara pasti menunjukkan adanya kehamilan.

PERKEMBANGAN MUDIGAH

Kelompok sel di bagian dalam mudigah tumbuh dan berkembang menjadi alat-alat bagian tubuh anak. Dalam proses petumbuhan ini antara lain dapat dicatat perkembangan sebagai berikut :

Pada minggu ketiga setelah pembuahan ( atau kira-kira sama dengan haid terlambat satu minggu) telah terbentuk jantung anak yang sederhana tapi sudah berdenyut. Antara minggu keenam sampai kedelapan, bagian-bagian dari anggota gerak dan wajah anak mulai berwujud, lambung mulai mengeluarkan getahnya dan ginjal menghasilkan sedikit air kemih. Kegiatan jaringan otak anak untuk pertama kali dapat direkam pada minggu ketujuh. Pada minggu kesepuluh sudah dapat di bedakan jenis kelamin anak berdasarkan alat kelamin luarnya anak mulai dapat bergerak sendiri, menelan, mengerutkan dahi, dan mengepalkan tangan. Pada tahap ini tulang-tulang kerangka anak mulai berubah dari tulang rawan menjadi tulang biasa. Dalam keadaan biasa, gerakan anak baru menjadi cukup kuat sehingga dapat dirasakan oleh ibunya sekitar minggu ke empat belas sampai minggu kedelapan belas. Dalam perkembangan selanjutnya maka dalam system dan fungsi alat-alat tubuh anak mengalami penyempurnaan sampai tiba saatnya ia dilahirkan.

PERSALINAN

Bila kehamilan mencapai bulan (38 sampai 42 minggu setelah pembuahan), maka tiba saatnya anak dilahirkan. Persalinan berlangsung dalam 3 tahap : tahap pembuahan leher rahim, tahap pengeluaran anak dan tahap pengeluaran ari-ari. Pada persalinan otot –otot, rahim mulai berkontraksi secara teratur (disebut his) dan kontraksi ini makin lama makin kerap.

Akibatnya, leher rahim akan membuka makin lebar dan anak makin terdorong ke bawah. Bila pembukaan leher rahim mencapai kira-kira 10cm, maka anak lambat laun keluar dari rahim dan menuruni liang sanggama sampai saatnya keluar dari liang sanggama. Tak lama setelah itu, ari-ari dan selaput janin anak akan dilahirkan pula dan rahim mulai menjadi kecil kembali. Setelah persalinan, wanita yang bersangkutan mengeluarkan darah dan lendir untuk beberapa hari atau minggu lamanya.

Bagi anak sendiri, kelahiran merupakan salah satu babak terpenting dalam hidupnya. Setelah dilahirkan ia harus dapat bernafas sendiri, menelan makanan dan menghadapi berbagai perubahan dalam lingkungan hidupnya. Lambat laun ia harus belajar berjalan, berbicara, dan makan sendiri.

MENYUSUKAN BAYI

Dengan tersedianya susu formula sebagi pengganti air susu ibu, dewasa ini telah lebih memungkinkan para ibu memilih antara menyusukan bayi secara alamiah dan susu pengganti.

Sejak kehamilan muda kelenjar susu dan salurannya telah dipersiapkan untuk menghasilkan air susu ibu. Bahkan dalam bulan-bulan terakhir dari kehamilan payudara sudah mulai menghasilkan sedikit air susu ibu yang kental dan kaya gizi (colostrum). Setelah persalinan, kelenjar hipofisis merangsang produksi air susu ibu dan rangsangan ini menjadi lebih kuat. Selain air susu ibu, makanan paling baik dan sesuai untuk anak, menyusukan bayi secara alamiah akan membawa keuntungan dan manfaat bagi ibu dan anak.

HAID DAN OVULASI PASCA-PERSALINAN

Salah satu keadaan yang langsung mempengaruhi haid dan ovulasi yang pertama dalam masa pasca-ovulasi adalah menyusukan bayi. Dari penelitian dapat dikemukakan beberapa kenyataan sebagai berikut :

(a)    Ibu yang menyusukan bayi secara penuhuntuk jangka waktu lebih dari sebulan lamanya, biasnya baru akan mendapatkan haid pertamanya setelah menyapih bayinya atau merubah menyusukan bayi menjadi tidak penuh lagi.

(b)    Ibu yang menyusukan bayi kurang dari sebulan lamanya, baik penuh maupun sebaliknya, rata-rata lebih cepat mendapatkan haid pertamanya dibandingkan dengan ibu-ibu yang sama sekali tidak menyusukan bayinya.

(c)    Kira-kira separoh dari semua haid yang pertama ternyata didahului oleh ovulasi.

(d)    Pada ibu yang menyusukan bayinya, ovulasi secepat-cepatnya terjadi pada hari ke-42 pasca persalinan.

Bila kehamilan dan melahirkan ini terjadi terus menerus, akan menyebabkan pertambahan jumlah manusia yang akan mengakibatkan padatnya suatu wilayah.

RESIKO PERBIAKAN MANUSIA

Dalam proses perbiakan dapat terjadi juga kesulitan dan kelainan. Dalam Ilmu Kesehatan Perbiakan Manusia diketahui beberapa keadaan tertentu yang menimbulkan resiko yang lebih besar untuk terjadinya kelainan dan kesulitan tersebut.

Keadaan tersebut adalah :

(a)                Kehamilan dan persalinan pertama, terutama pada wanita berusia kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun.

(b)                Kehamilan dan persalinan anak ke 5 dan selebihnya.

(c)                Jarak antaa kehamilan dan persalinan yang terlalu rapat (kurang dari 24 bulan)

(d)                Kehamilan dan persalinan pada wanita yang menderita penyakit menahun, seperti penyakit jantung, hati, ginjal, kelainan darah, kurang darah dan lain-lain.

(e)                Riwayat persalinan lampau yang kurang baik atau sukar, antara lain, perdarahan pasca-persalinan, pembedahan, persalinan lama, kelainan letak, tidak seimbangnya anak dan jalan lahir.

(f)                 Keadaan sosio-ekonomis yang rendah.

Menentukan waktu subur atau tidaknya dapat diketahui lewat banyak hal, antara lain dokter atau hal-hal yang dapat diperkirakan sendiri.

Bila suatu keluarga memutuskan untuk tidak memiliki anak lagi tetapi ingin tetap melakukan hubungan suami-isteri, dapat di bantu dengan memakai alat kontrasepsi untuk wanita dan laki-laki saat sedang berhubungan atau dengan pil anti-hamil yang dapat di beli di apoti-apoti terdekat.

BUKU 9:  KELELAWAR

Judul:               Rahasia Keleawar Binatang Beradar.

Pengarang:      –

Penerbit:          PT Elex Media Komputindo

Kelelawar adalah satu-satunya mamalia yang terbang menggunakan sayapnya. Sedangkan mamalia lain tidak. Seperti burung, kelelawar juga ditemukan di mana- mana kecuali di pegunungan tinggi, kutub, dan samudra. Ia tidur di siang hari dan aktif di malam hari untuk mencari makanan. Selain itu kelelawar berhibernasi seperti beruang sehingga sulit di temukan di musim dingin. Dan habitat nya di gua, alam terbuka atau pun di pepohonan.

Indera burung yang paling berkembang di kelelawar adalah penglihatan. Walaupun penglihatannya baik, tapi ia lebih bergantung pada suara dan pendengarannya.kelelawar menggunakan sistem ekolokasi . Ia mengeluarkan bunyi  berfrekuensi tinggi.yang tidak dapat didengar manusia. Bunyi ini dikeluarkan melalui hidung atau mulut. Hidung kelelawar saangat menarik karena terlihat seperti labirin berlekuku- lekuk atau bercelah. Beberapa kelelawar mempunyai hidung tambahan, sehingga ia dapat mengarahkan ultrabunyinya sesuai dengan arah kepalanya. Bila ultrabunyi ini dikeluarkan, akan dipantulkan oleh objek yuang dilaluinya dalam bentuk gema dan ditangkap oleh telinga kelelawar yang besar.

Kelelawar adalah mamalia kedua setelah binatang pengerat yang mempunyai spesies terbanyak. Dari 4000 spesies mamalia di seluruh dunia. Spesies kelelawar ada 1000. Untuk mengklasifikasikan, kelelawar di bagi enjadi dua yaitu Megachiropetra dan Microchiropetra. Kelelawar besar dengan bentangan 2 meter dan berat badan 1,5 kg termasuk megachiropetra. Sedangkan30 cm dan berat 15 kg. beberapa jenis kelelawar antara lain: kelelawar berhidung daun, kalong, kelelawar kaki kuda, kelelawar vampire, kelelawar vampire bersayap kuning semu, kelelawar kepala palu, dan kelelawar bertelinga biasa. Biasanya kelelawar yang lebih kecil mempunyai kemampuan ekolokasi yang lebih baik darpada yang besar. Tetapi kelelawar yang lebih besar mempunyai kemampuan melihat lebih baik karena mempunyai mata lebih besar.

Kelelawar tak dapat terbang sebaik burung meskipun ia mempunyai beberapa keunggulan. Sayapnya tak berbblu seperti burung sehingga rentan akan dehidrasi. Meskipun demikian, kerangka kelelawar lebih kuat dan kaku, yang membuatnya dapat terbang dan dituntun oleh radarnya di kegelapan. Selain itu kelelawar juga mempunyai cakar ibu jari, lubang hidung, gigi, laring, tragus, otak, telinga, sternum, otot untuk terbang, paru-paruusus, femur, tibia, ginjal, pangkal paha, kaki, lutut, pembuluh darah,siku, trakea, patagium, mata, lima jari dan lengan.

Ada perbedaan penting antara sayap kelelawar dan burung. Sayap kelelawar bukan merupakan perluasan tubuhnya yang berdaging, sayap itu juga tidak berbulu. Sayapnya terbuat dari membran elastis tak berbulu, yang disebut patagium. Patagium juga berguna untuk selimut bagi kelelawar saat bergelantungan, dan juga sebagai kipas saat dia merasa kepanasan. Sayap kelelawar terbentang layaknya kerangka sebuah payung. Ada dua jenis sayap; sayap kecil merupakan cirri- cirri yang dimiliki kelelawar yang hidup di alam terbuka, berguna untuk terbang cepat tanpa rintangan  di depannya. Sayap lebar didunakan kelelawar yang hidup di tempat tertutup, yang harus terbang lamban untuk melakukan puyaran di antara cabang pohon.

Selain sayap nya yang unik, kelelawar juuga mempunyai kebiasaan yang unik. Ia hidup dengan tubuh terbalik, di pohon, daun, atau pun di dalam gua. Ia melakukan ini karena ini posisi yang paling nyaman untuk kelelawar melakukan hibernasi, makan dan tidur.

Sangat sedikit yang diketahui tentang evolusi kelelawar karena satu- satu nya fosil yang di temukan berasal dari 55 juta tahun lalu, saat bentuk kelelawar seperti yang ada sekarang. Kemampuannya melihat di kegelapan dengan cara mengeluarkan ultrabunyinya merupakan factor utama dalam perkembangan pangkal tenggorokan, telinga, hidung, dan otaknya. Kelelawar yang pertama adalah Icaronycteris, yang hidup di amerika utara dan memiliki bentangan sayap 37 cm. sayapnya pendek dan lebar, ekornya yang panjang tidak di hubungkan ke patagium. Kelima jarinya mempunyai dua cakar: satu ibu jari dan yang satu lagi telunjuk. Icaronycteris memakan serangga yang di tangkap setelah senja, ketika burung yang menjadi musuhnya. Tetapi ada sedikit perbedaan antara icaronycteris dan kelelawar sekarang. Ia mempunyai dua cakar tajam untuk berpegangan pada suatu objek.

Kelelawar juga mempunyai rahasia lain, yaitu: kelelawar menjadi pupuk yang baik. Beberapa spesies kelelawar seperti burung laut tertentu, hidup di gua. Guano atau kotoran yang di jatuhkannya dikumpulkan orang dan di jual sebagai pupuk.

Selain itu, anak kelelawar berpegangan erat pada induknya saat sedang migrasi atau perjalanan. Selain sepasang puting susu yang biasa, beberapa jenis kelelawar betina mempunyai sepasang puting susu tambahan di selangkangan yang tidak mengeluarkan susu. Pada saat anak- anak kelelawar terbang dengan induknya, mereka menggunakan puting susu palsu ini untuk berpegangan dengan cara menggigitnya dengan gigi susu mereka yang bengkok.

Karya : Yesaya Cahyo Adi

VIII D / 31

BUKU 10: LEBAH PENGHASIL MADU

Vanessa / VIIID / 29

Judul               : RAHASIA DUNIA BINATANG : “Lebah penghasil madu”

Penulis             : Alih Bahasa : Andri Kurnia              Proof reader : Boedi

Penerbit           : PT Elex Media Komputindo

Tahun terbit     : Pertama kali tahun 1996

Habitat

Walaupun masuk ke dalam kelompok yang sama dengan tawon dan semut, hanya lebah yang dapat makan nektar dan serbuk sari. Lebah bisa soliter atau pun sosial. Jenis sosial membentuk koloni yang sangat banyak dengan masing-masing anggota mempunyai tugas tertentu untuk dilaksanakan.

Lebah madu

Lebah madu hidup dalam koloni yang terdiri dari ribuan lebah yang bekerja sama secara bergotong royong. Dia awal kehidupannya, mereka membersihkan dan menghangatkan bilik perkawinan. Beberapa hari kemudian tumbuh kelenjar yang menghasilkan cairan nutrisi untuk memberi makan lebah muda. Bila kelenjar ini habis, kelenjar baru tumbuh menghasilkan lilin. Ini adalah fase konstuksi pekerja.

Lebah dan induknya

Lebah madu, juga dikenal sebagai lebah sarang. Ratu hanyalah satu-satunya lebah yang bertahan hidup selama musim dingin karena mereka berhibernasi. Saat mereka terbangun di musim semi, mereka membuat sarang di lubang dan menghasilkan “roti lebah”, suatu campuran nektar dan serbuk sari untuk generasi berikutnya. Mereka bertelur dan dari sanalah lahir lebah jantan dan lebah pekerja lahir.

Lebah, penghasil madu

Bunga menghasilkan nektar yang dapat menarik serangga, tetapi hanya lebah yang dapat mengubahnya menjadi madu. Lebah mengumpulkan tetesan cairan dan dikumpulkan ke dalam kantong madu. Pada lebah, hanya sebagian kecil yang menuju lambung sisanya disimpan dalam kantong dan dibawa pulang ke sarang.

Lebah kolektor mengirimkan madu ke lebah pekerja yang berada di dalam sarang. Mereka menelan dan mencampurnya dengan saliva. Akhirnya mereka memuntahkan dan menyimpannya dalam bilik yang tebuka agat airnya menguap. Madu menjadi padat dan menjadi madu masak. Lebah pekerja yang sama menutup bilik yang mengandung madu dengan lembaran lilin.

Tarian lebah

Sebelum mengumpulkan makanan, lebah pekerja terbang dalam lingkaran dan secara berangsur-angsur menjauhkan diri dari sarang untuk menemukan tempat tujuan. Bila mendekati bunga yang kaya akan nektar, mereka kembali ke sarang untuk menginformasikan kepada kawanannya. Untuk menuntun pekerja lain ke bunga, lebah memperagakan 2 jenis tarian dalam kegelapan sarang. Salah satunya adalah tarian melingkar, yang menunjukkan bahwa makanannya dekat. Tarian lainnya adalah menggoyangkan abdomennya unutk menunjukkan jarak dan arah bunga.

Sarang lebah

Lebah menyimpan persediaan madu dan serbuk dari dalam bilik sarang yang juga merupakan tempat untuk lebah muda. Setiap bilik berbentu segi 6, kecuali bilik ratu, yang berbentuk seperti kacang. Bilik berbentuk segi 6 karena bila bundar mereka tidak bisa menempatkannya bersama-sama dengan sempurna, dan jika berbentuk segi 4 atau segi 3, mereka membutuhkan lebih banyak lilin daripada berbentuk segi 6.

Pejantan mati setelah kawin dengan ratu

Perkawinan berlangsung di udara pada hari yang cerah, ketika angin tidak berhembus. Setiap tahun pejantan menyebar di tempat yang sama dan menanti ratu muda. Bila ratu tiba, beberapa pejantan terbang mengelilinginya dalam bentuk lingkaran. Setelah kopulasi, pejantan terjebak dalam organ kelaminnya yang tertancap dalam tubuh sang ratu. Saat mencoba untuk membebaskan diri, ia kehilangan anggota tubuhnya itu, lalu mati. Ratu, dengan spermateka penuh, kembali ke sarang dengan potongan tubuh pejantan masih menggelantung dari abdomennya.

Mengumpulkan madu

Untuk setiap kg madu yang dihasilkan, lebah harus melakukan lebih dari 50.000 penerbangan ke jutaan bunga dan mengumpulkan nektar secukupnya. Ratu selalu bertelur di tengah sarang dan tidak dalam semua biliknya. Di sekeliling telur yang diletakkan, lebah pekerja mengisi bilik yang lain dengan serbuk sari dan menempatkan madu di dinding luar.

Kota lebah

Setiap sarang memiliki ratu yang bertelur, dan dari telur ini lahir pejantan dan pekerja dengan proses yang kompleks. Ratu menelurkan 2 jenis telur, telur yang dibuahi menghasilkan betina dan telur yang tidak dibuahi menghasilkan pejantan. Mereka akan menjadi ratu atau pekerja tergantung pada ukuran sel tempat mereka tumbuh dan jenis makanan yang diberikan. Ratu mengeluarkan bau yang memikat pekerjanya. Bila ratu sudah mulai tua, aromanya melemah sampai berangsur – angsur hilang. Melihat hal ini, pekerja membuat beberapa bilik ratu unutk meyakinkan disana ada penggantinya.

Cara pembuatan sarang

Pada musim semi, lebah mulai membentuk koloni baru atau kembara. Koloni baru membutuhkan ratu, sehingga pekerja membesarkan 6 ratu atau lebih dari larva kurang dari 3 hari. Sebelum ratu siap keluar dari biliknya, sekelompok pejantan menunggu di pintu masuk sarang dan mengisi lambungnya dengan madu. Saat mereka pergi, mereka membentuk kembara yang mengikuti ratu yang lama ke manapun mereka pergi.

Jika dalam sarang yang lama pekerja memutuskan untuk membentuk hanya satu kembara tunggal, ratu pertama yang meninggalkan bilik ratu akan menyengat ratu yang lain di dalam biliknya. Jika dua ratu meninggalkan bilik pada saat yang bersamaan, mereka saling bertarung sampai salah satu mati. Tetapi jika mereka memutuskan untuk membuat lebih banyak koloni, pekerja mempertahankan ratu dari serangan ratu pertama. Sampai ratu yang pertama pergi, ratu itu tetap tertawan di biliknya. Jika akhirnya mereka benar – benar pergi, salah satu dari mereka menjadi ratu yang baru dan yang lain mati.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: