Lembur Singkur

Kumpulan Karya Pendidikan dan Budaya

ARTIKEL KARYA SISWA

Posted by lembursingkur pada Mei 15, 2009

Ruang ini akan memuat artikel karya siswa SMP Santa Ursula BSD kelas 8A angkatan 2008-2009. Beberapa karya ini bisa memperkaya wawasan kita tentang kebudayaan. Rasa cinta terhadap budaya sendiri _ budaya Indonesia merupakan salah satu tujuan dari pemberian tugas terhadap mereka. Selamat membaca.


Budaya Mereka di Bali

Dimika Adhiwane
8A/11

Pulau Dewata, Bali merupakan tempat yang cukup terkenal di Indonesia . Setiap tahunnya, Bali dikunjungi oleh banyak wisatawan setiap thaunnya, entah dari dalam negeri maupun luar negeri. Mengapa Bali sering dikunjungi ? Salah satu keunggulannya adalah karena kebudayaan mereka.
Suku Bangsa Bali terbentuk karena kesamaan Budaya dan Bahasa. Di mana di dalamnya terdapat masyarakat Bali-Aga dan Bali-Majapahit. Bali-Aga adalah masyarakat Bali yang ada sejak awal terbentuknya Bali, dengan kata lain Masyarakat Bali asli, sedangkan Bali-Majapahit adalah masyarakat Bali yang datang ke Bali saat masa kekuasaan Majapahit. Saat itu Bali dikuasai oleh Majapahit, sehingga banyak masyarakat Jawa yang datang ke Bali dan bertempat tinggal di Bali. Masyarakat Bali sangat mempercayai hal-hal mistis, karena itulah Bali disebut Pulau Dewata.
Di Bali terdapat pula banyak kerajinan tangan, misalnya menenun, melukis, membuat patung dan mengukir topeng kayu. Bila pergi ke Bali, di toko-toko cinderamata pasti banyak dijual barang-barang tersebut.
Bali kaya akan tradisinya yang berbeda dan unik dibandingkan daerah lain, misalnya, hari raya Neyepi atau tahun baru Saka. Di Bali saat Nyepi, masyarakat tidak ada yang melakukan kegiatan ataupun keluar rumah. Mereka berdoa, menenangkan diri, dan berdiam di rumah masing-masing. Jika kita ke Bali saat Nyepi, jalan sangat sepi tak ada seorang pun dan tak ada mobil yang berjalan. Di Bali banyak sekali penduduk yang berasal dari luar negeri, lalu apakah mereka keluar rumah karena tidak merayakan
Nyepi ? Tidak, mereka menghargai masyarakt Bali dengan ikut berdiam diri di rumah.
Sebelum Nyepi masyarakat Bali melakukan upacara adat Melasti. Pada saat Melasti, penduduk berjalan beriringan menuju pantai yang ada di seputar Bali dan sumber air lainnya untuk bersembahyang. Mereka berjalan sambil menyunggi sesaji yang akan dipersembahkan.
Selain itu ada juga upacara adat Mesangih, yang dilakukan seorang anak ketika ia dianggap dewasa atau memasuki usia 17 tahun. Mesangih adalah upacara mengikir gigi, yang dipimpin oleh seorang pemuka agama. Walaupun gigi terasa ngilu saat dikikir, tapi anak-anak di Bali sangat menantikan saat di mana mereka dapat melakukan upacara Mesangih ini.
Di Bali, arah menuju gunung disebut kaja dan arah menuju laut disebut kelod. Arah ini mempengaruhi kehidupan sehari-hari, seperti arah rumah, tata cara upacara keagamaan, dan sebagainya. Bali dibagi menjadi Bali Utara dan Bali Selatan. Bagi orang Bali Utara, kaja berarti selatan dan kelod berarti utara. Sedangkan bagi orang Bali Selatan, kaja berarti utara dan kelod berarti selatan.
Begitulah semua kebudayaan Bali yang dapat saya tuliskan di sini, kebudayaan Bali sungguh unik dan beraneka-ragam. Namun, saat ini kebudayaan Indonesia sedang terancam hilang karena masuknya budaya dari luar. Masuknya budaya luar negeri memang baik dan berdampak positif karena dapat memperkaya budaya kita, tapi jangan sampai budaya luar itu malah akan menghilangkan budaya Indonesia kita sendiri. Karena itu, seharusnya kita melestarikan kebudayaan negara Indonesia kita ini.

TAMBAHAN BUDAYA BALI

AGAMA DAN TRADISI DI BALI

Judul : Cerita Gek dan Gus

Pengarang : (tidak dicantumkan)

Penerbit : PT. Dian Rakyat

No. ISBN: 979-523-517-6

Di Bali terdapat sejenis tarian yang cukup unik, dan dimainkan terutama oleh laki-laki dimana jumlah pemainnya mencapai puluhan atau lebih penari yang duduk berbaris dan melingkar dengan irama tertentu menyerukan suara “cak” sambil mengangkat kedua tangannya. Hal tersebut menggambarkan ketika barisan kera membantu Rama melawan Rahwana dalam kisah Ramayana.

Kecak berasal dari ritual Sanghyang, yaitu tradisi dimana penarinya akan dalam keadaan tidak sadar karena melakukan komunikasi dengan Tuhan, atau roh para leluhur yang kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat. Pada tari kecak tidak menggunakan alat musik dan hanya menggunakan kincringan yang dikenakan pada kaki para penari yang sedang memerankan tokoh-tokoh Ramayana. Sedangkan para penari yang duduk melingkar mengenakan kain kotak-kotak yang melingkari pinggang mereka.

Tari kecak ini di ciptakan pada tahun 1930-an oleh Wayan Limbak dan dengan seorang pelukis Jerman Walter Spies. Mereka menciptakan tari tersebut berdasarkan tradisi sanghyang kuno dan mengambil dari bagian-bagian kisah Ramayana. Tarian ini menjadi populer ketika Wayan Limbak bersama penari Bali-nya tour berkeliling dunia mengenalkan tarian Kecak tersebut. Hingga kini tari kecak menjadi tarian seni khas Bali yang terkenal.

Menurut saya, tari kecak ini sangat menarik unik karna dimainkan oleh banyak laki – laki. Tari kecak ini juga dapat membuat penonton masuk ke dalam suasana magis. Tari kecak sangat terkenal di lapisan masyarakat mana saja. Tari kecak juga dapat menarik para turis untuk menyaksikan tari kecak karna sangat menarik dan unik.

Di Bali berlaku sistem Catur Varna (Warna), yang mana kata Catur Warna berasal dari bahasa Sanskerta yang terdiri dari kata Catur berarti empat dan kata warna yang berasal dari urat kata Wr (baca: wri) artinya memilih. Catur Warna berarti empat pilihan hidup atau empat pembagian dalam kehidupan berdasarkan atas bakat (guna) dan ketrampilan (karma) seseorang, serta kualitas kerja yang dimiliki sebagai akibat pendidikan, pengembangan bakat yang tumbuh dari dalam dirinya dan ditopang oleh ketangguhan mentalnya dalam menghadapi suatu pekerjaan. Empat golongan yang kemudian terkenal dengan istilah Catur Warna itu ialah: Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra.

Dalam perjalanan kehidupan di masyarakat dari masa ke masa pelaksanaan sistem Catur Warna cenderung membaur mengarah kepada sistem yang tertutup yang disebut Catur Wangsa atau Turunan darah. Padahal Catur Warna menunjukkan pengertian golongan fungsional, sedangkan Catur Wangsa menunjukkan Turunan darah.

Bagi pemeluk agama Hindu-Bali, mereka diperbolehkan melakukan kegiatan apa saja kecuali pada hari ranya Nyepi. Pada hari itu, semua masyarakat Bali yang beragama Hindu-Bali tidak boleh melakukan kegiatan apa saja kecuali berdoa.

Masyarakat Bali juga memiliki tradisi untuk menyiapkan sesaji atau membanten. Hal ini merupakan kewajiban mereka sejak kecil. Membanten dimaksudkan agar masyarakat Bali yang membanten selalu selamat dari hal – hal buruk. Bila masyarakat Bali lupa untuk membanten, maka biasanya anak – anak suka bermimpi buruk.

Menurut saya, hari raya Nyepi sangat berguna bagi yang melakukannya. Karna pada saat itu kita harus dapat menyadari segala kesalahan yang telah kita perbuat dalam hidup kita. Dalam membanten masyarakat Bali harus taat dalam melakukannya karna bila mereka tidak melakukannya mereka akan tertimpa hal – hal buruk. (STEFFI IVANA)

BUDAYA BALI yang MENAKJUBKAN

Bali, salah satu tujuan wisata yang tak pernah bosan untuk dikunjungi. Selain karena panorama alamnya yang indah, Bali juga terkenal dengan keunikan budaya dan adat istiadatnya yang tidak dapat dijumpai di daerah tujuan wisata lainnya. Bali adalah sebuah pulau di Indonesia, sekaligus menjadi salah satu provinsi Indonesia. Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Ibukota provinsinya ialah Denpasar, yang terletak di bagian selatan pulau ini. Mayoritas penduduk Bali adalah pemeluk agama Hindu. Di dunia, Bali terkenal sebagai tujuan pariwisata dengan keunikan berbagai hasil seni-budayanya, khususnya bagi para wisatawan Jepang dan Australia. Bali juga dikenal sebagai Pulau Dewata.

Penduduk Bali kebanyakan bekerja sebagai Petani. Tapi kita tahu banyak  juga disana yang bekerja  mengerjakan kegiatan seni, seperti menari, menyanyi, melukis, membuat patung, dan menenun. Bagi masyarakat Bali, menjadi seniman atau seniwati merupakan kebanggan tersendiri bagi masyarakat Bali, karena juga menjadi bagian dari adat-istiadat dan kepercayaan. Maka itu banyak karya-karya seni yang dihasilkan di Bali.

Kita juga tahu bahwa agama Hindu banyak berkembang di Bali. Kita mengetahui karena sebagian besar atau 93% penduduk Bali beragama Hindu-Bali. Tempat suci untuk beribadah bagi pemeluk agama Hindu adalah Pura. Pura yang terbesar adalah Pura Besukih yang letaknya di Kaki Gunung Agung. Hari raya umat Hindu Bali aalah Nyepi. Dan Nyepi adalah hari tahun baru saka. Pada saat Nyepi ini semua pemeluk Hindu-Bali tidak diperbolehkan melakukan kegiatan apa pun.

Di Bali ada tradisi “Mbanten”. Mbanten atau menyiapkan sesaji ini merupakan kewajiban yang dibiasakan sejak kecil. Mbanten ini dilakukan untuk mendapat keselamatan. Bila lupa mbanten anak” suka bermimpi buruk. Dan juga banyak tradisi-tradisi lainnya di Bali.

Semua juga tahu bahwa Bali adalah pusat tujuan wisata. Maka itu jenis kendaraan yang terdapat di Bali sangat banyak atau beraneka ragam. Baik itu kendaraan darat, alat transportasi udara, maupun transportasi laut. Jika berpergian, masyarakat umum menggunakan sepeda, motor atau mobil pribadi. Jika tidak memiliki kendaraan pribadi, anggota masyarakat dapat menggunakan angkutan umum berupa angdes(angkutan pedesaan) disamping bis atau taksi. Dan jika untuk berpergian ke pulau-pulau lain mereka menggunakan alat angkutannya seperti ferry, kapal motor cepat atau speed boat dan kapal nelayan.

Di Bali, banyak tempat-tempat yang menjadi tujuan wisata. Seperti, kawasan Bedugul, pasar seni Sukowati, pantai DreamLand, Ubud, Uluwatu, dan Kintamani. Kawasan-kawasan seperti itu dapat menarik wisatawan untuk datang. Maka itu Bali selalu ramai oleh wisatawan maupun dari dalam negri dan luar negri. Ini karena Bali memiliki Objek-objek wisata yang menarik.

Di Bali, juga banyak organisasi-organisasi tradisional yang ada. Lazimnya sebuah organisasi tradisional di Bali memiliki sebuah Kulkul. Apabila terdengar suara kulkul maka hal itu sebagai pertanda panggilan kepada warga untuk berkumpul. Panggilan tersebut bisa karena kesepakatan sebelumnya atau karena situasi mendadak.

Kulkul adalah alat bunyian yang merupakan umumnya terbuat dari kayu dan benda peninggalan para leluhur. Selain di Bali Kulkul yang lazimnya disebut dengan kentongan hampir terdapat di seluruh pelosok kepulauan Indonesia. Kulkul dijadikan alat komunikasi tradisional oleh masyarakat Indonesia. Pada masa pemerintahan Belanda di Indonesia, kulkul lebih populer dengan nama “Tongtong.” Sedangkan pada zaman Jawa-Hindu kulkul disebut “Slit-drum yaitu berupa tabuhan dengan lubang memanjang yang terbuat dari bahan perunggu.

Dan di Bali ada tradisi “ciuman massal”. Dan belakangan ini muncul RUU tentang pornografi dan pornoaksi. Dan RUU itu sangat bertentangan dengan tradisi “ciuman missal” yang ada di Bali ini. Sebenarnya itu adalah tradisi dan bukanlah pornografi dan pornoaksi. Maka itu rakyat Bali kesal dengan keluarnya RUU seperti ini. Karena itu sama saja dengan membatasi tradisi dan budaya yang ada.

Pendapat Saya    :

Jadi di Bali memang kita ketahui banyak tradisi dan Budaya yang berkembang. Dan menurut saya ini harus dikembangkan dan didukung lagi oleh pemerintah. Karena budaya-budaya di Bali sangat menakjubkan atau dengan kata lain indah. Di Bali tidak hanya kaya akan tradisi dan budaya saja tetapi banyak macam kendaraan, tempat wisata, dan juga karya seni disana. Dan ini dapat menarik para wisatawan asing maupun wisatawan dalam negri. Maka itu Bali dapat dibilang memiliki daya tarik kepada para wisatawan. Dan Bali harus dipertahankan dan selalu dikembangkan. Karena Bali dapat dikatakan merupakan suatu kebanggan Indonesia memiliki Bali. Saya sendiri suka dengan suasana Bali yang penuh keragaman dan penuh dengan Budaya-budaya Bali dan juga tempat-tempat wisatanya yang sangat menarik. Tetapi kita ketika berada disana juga harus menghargai tradisi-tradisi yang ada. Jadi denang ini dapat disimpulkan bahwa Bali memiliki budaya, tradisi, yang beraneka ragam. Maka dapat kita katakan bahwa Bali Itu MENAKJUBKAN…

Informasi diperoleh dari :

-PUSTAKA ANAK NUSANTARA CERITA GEK DAN GUS

-DAN DARI SUMBER-SUMBER LAINNYA DARI INTERNET

Nama         :        Aloysius Adi Pamungkas

Kelas                   :        8A –  3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: