Lembur Singkur

Kumpulan Karya Pendidikan dan Budaya

KUIS BAKAT DAN KEPRIBADIAN ANAK

Posted by lembursingkur pada Desember 17, 2015

 

Saya pernah mengikuti sebuah pelatihan, tepatnya mendampingi anak dalam  kegiatan pelatihan, tetapi saya lupa apa itu nama pelatihannya. Dalam pelatihan itu ada beberapa pertanyaan yang mengarahkan pesertanya untuk melihat dirinya dengan cara mengasosiasikan pada sesuatu. Saya mencoba berproses seperti murid-murid saya. Di bawah ini pertanyaan tersebut :

  1. Siapakah orang yang sangat menginspirasimu untuk menjadi orang yang lebih baik?

Seperti apakah ciri/sifat/karakter yang dimiliki orang tersebut yang ingin kamu kembangkan dalam dirimu?

 

Jawaban saya:

Orang tersebut adalah Ibu (Maria Napti)

  • Pekerja keras
  • Pantang menyerah
  • Berbelas kasih
  • Percaya diri

 

  1. Bayangkan 20 tahun lagi kamu menjadi seorang yang sukses dan dikelilingi oleh orang-orang yang terpenting dalam hidupmu. Siapa sajakah mereka? Dan apa yang kamu rayakan?

 

Jawaban saya:

  • Ayahku, ibuku, anak-anakku (Metta, Aga, Abhimanyu), Bob (suamiku), sanak saudara, Presidium Maria Imaculatta, dan warga lingkungan St. Silverius, dan teman-teman St. Ursula BSD
  • Ulang tahun ke-70

 

  1. Kalau ada sebatang baja diletakkan di antara dua gedung pencakar langit, demi apakah kamu bersediua menyebranginya? Demi uang? Demi keluarga? Demi harga diri? Renungkanlah baik-baik?

 

Jawaban saya:

Demi harga diri dan keluarga

 

  1. Kalau kamu bisa menghabiskan waktu 1 hari di sebuah perpustakaan besar, mempelajari buku yang kamu sukai, buku apakah yang akan kamu pilih?

 

Jawaban saya:

Fiksi ilmiah, filsafat, rohani, sosial budaya, iptek

 

  1. Sebutkan 10 aktivitas yang dengan senang hati kamu lakukan?

 

Jawaban saya:

Berdoa, berjalan-jalan/traveling, mengunjungi seseorang teman / saudara, ke Gereja, mendengarkan musik, memasak, menulis, berkumpul dengan keluarga, beres-beres rumah, berkebun

 

  1. Dalam kondisi seperti apakah kamu biasanya merasa benar-benar terinspirasi? Jelaskan secara detail!

 

Jawaban saya:

Kondisi setelah mendapat masukan dari film, bacaan, pelatihan, motivasi, dan setelah liburan.

 

  1. Lima tahun lagi, sebuah surat kabar meliput tentang kamu dan mereka ingin mewawancarai 3 orang, yaitu orang tuamu, saudaramu, dan temanmu. Kamu ingin mereka mengatakan apa tentang dirimu?

 

Jawaban saya:

  • Orang tua: Enung adalah anak yang berbakt, berdaya juang tinggi, dan mencintai keluarga
  • Saudaramu : Kakak adalah saudara yang peduli kebutuhan adik-adiknya, bertanggung jawab, menjadi pengayom dik-adik, dan gampang dimintai tolong saat kesusahan, menjadi pendamai bagi kami saudara-saudaranya.
  • Teman : Enung adalah teman yang bisa dipercaya, mau menolong, bersahabat, dan selalu bersaemangat

 

  1. Jika kamu bisa disimbolkan/dilambangkan dengan sesuatu, apakah itu? Misalnya: setangkai mawar, lagu, hewan, dll. Mengapa simbol itu yang kamu pilih?

 

Jawaban saya:

Burung pipit: kecil, berani, terabng bebas, pekerja keras

 

  1. Kalau kamu bisa bersama dengan seseorang yang sangat berharga untuk ditemuai selama 1 jam, siapakah yang akan kamu pilih? Apa yang akan kamu tanyakan padanya?

 

Jawaban saya:

Abraham (Bapak semua bangsa)

Pertanyaan yang diajukan antara lain:

  • Mengapa Bapak Abraham begitu yakin akan janji Allah?
  • Bagaimana perasaan Bapak ketika melihat bangsa-bangsa di dunia ini satu sama lain saling menjegal atas nama agama/kepercayaan? Apa saran Bapak untuk mengatasi hal ini?

 

  1. Semua orang punya 1 bakat atau lebih. Coba kamu pilih daftar di bawah ini atau tuliskan yang lain jika belum ada!
Angka-angka Kata-kata Berpikir kreatif Olah raga Mesin
Berorganisasi Berbicara Menulis Menari Bernyanyi
Humor Musik Melukis Berdebat Komputer

 

Jawaban saya:

Kata-kata, berorganisasi, menulis, berkebun

 

 

Posted in Artikel, Lain-Lain | Dengan kaitkata: , , , , , , , | Leave a Comment »

PENGALAMAN MENDAMPINGI ANAK KORBAN BULLYING

Posted by lembursingkur pada Desember 15, 2015

Pengalaman mendampingi anak yang di-bully menggembirakan dan mengesankan saya dalam berkomunikasi selama bekerja sebagai guru di SMP Santa Ursula BSD :

Saat saya mendampingi anak yang mengalami di-bully oleh temannya yang dulunya satu geng dengannya.  Bully yang dilakukan berupa ancaman melalui SMS, pandangan dingin, menjauhi, dan mengotori baju ganti di ruang ganti dengan sambal. Anak tersebut, sebut saja S, merasa tertekan saat dia berada di kelas 8 semester 2 karena dia dikeluarkan dari gengnya. S merasa terganggu dan takut masuk sekolah. Saat dia naik kelas 9, saya menjadi wali kelasnya.  Saya mengetahui dia dibully karena perilaku anak ini di kelas tampak pendiam dan tertekan serta prestasinya buruk. Ketika saya mempelajari rapotnya di kelas 7 dia selalu menduduki rangking antara 2-5. Namun, ketika di semester 2 kelas 8 dia menduduki rangking 15.

Kemudian saya memanggil dia dan bertanya tentang perasaannya. Dia bercerita tentang hal   yang menyebabkan dia di-dibully. Langkah berikutnya, saya berdiskusi dengan guru bimbingan konseling untuk mendampingi anak ini dan membantu menyelesaikan masalahnya. Langkah selanjutnya saya memanggil ketua geng yang me-mbully (kita sebut saja M) dan mempengaruhi anggota untuk ikut mem-bully.

Dari pembicaraan dengan M, saya menjadi tahu alasan M tidak suka S karena menurut M S suka ‘kepo’ terlalu ingin tahu urusan orang lain. Sementara S menyatakan bahwa ia merasa sebagai sesama teman dekat harus berbagi rahasia. Ada salah paham antara mereka.

Kami (saya dan guru BK) sepakat mempertemukan S dan M. Ketika mereka dipertemukan, terjadilah adegan seperti dalam sinetron Indonesia. Keduanya salingmemaki.  Kami membimbing keduanya untuk rekonsiliasi . Memerlukan waktu ya 4 minggu untuk mereka bisa melakukannya.

Akhirnya S dan M bertemu kembali sesuai dengan waktu yang disepakati bersama.  Pelukan saling memaafkan pun terjadi. Kami pastilah terharu melihatnya. Meskipun sesudah peristiwa itu, kdeduanya tak bisa karib kembali. Saya bisa memaklumi sesuatu yang sudah terputus ketika disambung lagi tak seutuh dulu. Apalagi ini dalam relasi hati.

Satu hal lagi yang menggembirakan saya adalah S pada semester 1 di kelas 9 meraih rangking 3 dan di semeter 2 ranking 2. Jelas ada korelasi antara antara prestasi dengan perasaan trertekan.  Karena itu, saya selalu berperinsip, tuntaskan bully dengan segera dan dampingi korban bully dengan baik sehingga ia tidak berlarut. Jangan biarkan bullying merajalela.

(Ch. Enung Martina)

Posted in Artikel, Lain-Lain | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

ARTIKEL TENTANG GURU PROFESIONAL

Posted by lembursingkur pada Desember 2, 2015

GURU, PROFESIKU

Pendidik merupakan pelita segala zaman, tanpa pendidik, niscaya manusia seperti binatang, sebab pendidikan adalah upaya mengeluarkan manusia dari sifat kebinatangan. Kedudukan guru sangatlah penting dalam pendidikan, tidak adanya guru, maka tak mungkin ada pendidikan. Karena itu, berbahagialah saya dan Anda yang berprofesi sebagai pendidik.

Guru merupakan seorang profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak jalur pendidikan formal. Profesi guru dihubungkan dengan kualitas manusia yang dibentuknya. Dengan demikian, kepiawaian guru menjadi hal yang utama dalam menentukan kualitasnya. Namun, dewasa ini guru hanyalah sebagai formalitas pekerjaan saja karena ada banyak guru di Nusantara ini yang tidak profesional. Menjadi tantangan bagi saya untuk bisa menjaga kualitas diri dalam mengajar dengan terus meningkatkan diri dalam wawasan maupun teknonologi.

Guru sebagai pendidik menjadi tokoh panutan bagi para peserta didik dan lingkungannya. Oleh karena itu, guru harus memiliki standar
kualitas pribadi tertentu yang mencakup tanggung jawab, wibawa dan disiplin. Berkenaan dengan wibawa, guru harus memiliki kelebihan dalam merealisasikan nilai spiritual, emosional, moral, sosial, intelektual dalam pribadinya, serta memiliki kelebihan dan pemahaman ilmu pengetahuan, teknologi dan seni sesuai dengan bidang yang dikembangkan. Kedisiplin dimaksudkan bahwa guru harus mematuhi berbagai peraturan dan tata tertib secara konsisten atas kesadaran profesional karena guru bertugas untuk mendisiplinkan peserta didik di dalam sekolah, terurama  pada saat pembelajaran.  Karena itu, menanamkan disiplin guru harus memulai dari diri sendiri, dalam berbagai tindakan dan perilakunya.

Peranan guru sebagai pengajar, setiap guru harus memberikan pengetahuan, ketrampilan, dan pengalaman lain diluar fungsi sekolah seperti perkawinan dan kehidupan keluarga, hasil belajar yang berupa tingkah laku pribadi, spiritual, dan memilih pekerjaan dimasyarakat, hasil belajar yang berkaitan dengan tanggung jawab sosial serta tingkah laku sosial anak. Guru membantu peserta didik yang sedang berkembang untuk mempelajari sesuatu yang belum diketahuinya, membentuk kompetensi, dan memahami materi standar yang dipelajari.

Perkembangan teknologi mengubah peran guru dari mengajar  yang bertugas menyampaikan materi pelajaran, menjadi fasilitator yang bertugas memberikan kemudahan dalam belajar. Hal ini dimungkinkan karena perkembangan teknologi menimbulkan banyak informasi tersedia dalam berbagai media. Karena itu dalam pembelajaran agar berlangsung dengan baik terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan guru dalam pembelajaran, sebagai berikut: membuat ilustrasi, mendefinisikan, menganalisis, mensintesis, bertanya, merespon, mendengarkan, menciptakan kepercayaan, memberikan pandangan yang bervariasi, menyediakan media untuk mengkaji materi standar, menyesuaikan metode pembelajaran.

Guru sebagai tenaga profesional mempunyai ciri-ciri :

  1. Guru mempunyai komitmen pada peserat didik dan proses belajarnya
  2. Guru menguasai secara mendalam bahan / mata pelajaran yang diajarkan serta cara mengajarkannya kepada para siswa
  3. Guru bertanggung jawab memantau hasil belajar siswa melalui berbagai teknik evaluasi, mulai cara pengamatan dalam perilaku siswa sampai tes hasil belajar
  4. Guru mampu berpikir secara sistematis tentang apa yang dilakukannya dan belajar dari pengalamannya
  5. Guru seyogianya merupakan bagian dari masyarakat belajar dalam lingkungan profesinya.

Guru adalah pembimbing perjalanan, yang berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya bertanggung jawab atas kelancaran perjalanan itu. Dalam hal ini, istilah perjalanan tidak hanya menyangkut fisik, tetapi juga perjalanan mental, emosional, kreativitas, moral, dan spiritual yang lebih dalam dan kompleks.

Selain itu, proses pendidikan dan pembelajaran memerlukan latihan ketrampilan, baik intelektual maupun motorik, sehingga menuntut guru untuk bertindak sebagai pelatih. Pelatihan yang dilakukan, disamping harus memperhatikan kompetensi dasar dan materi standar, juga harus memperhatikan perbedaan individual peserta didik dan lingkungannya.

Guru juga sebagai agen pembaharuan yang  mempengaruhi keputusan inovasi para peserta didik (sasaran) ke arah yang diharapkan. Dengan demikian sebagai agen pembaharuan, ia harus memperhatikan tiga  tahapan  invention (penemuan) yang meliputi penemuan hal-hal baru dalam aspek tertentu dalam pendidikan, tahap kedua development (pengembangan) meliputi saran alternatif pemecahan masalah, percobaan,  penelitian, percobaan kembali, dan penilaian. Tahap ketiga adalah diffusion (penyebaran), mencakup penyebaran ide-ide baru kepada sasaran penerimanya.

Peran guru sebagai model atau contoh bagi anak. Setiap anak mengharapkan guru mereka dapat menjadi contoh atau model bagginya. Tingkah laku pendidik harus sesuai dengan norma-norma yang dianut oleh masyarakat, bangsa, dan negara. Guru tidak hanya bicara saja, tetapi juka harus melakukann hal yang diujarkannya sehingga tidak ada istilah OD (omomg doang) ato NATO (no action, talk only). Seorang guru harus bisa berkedudukan sebagai teman bagi peserta didiknya sehingga mereka akan merasa lebih nyaman, tetapi tidak  kurang ajar, tetap bisa menempatkan dirinya sebagai murid.

Seorang guru tak hanhya berkaitan dengan tugasnya sebagai pengajar dan pendidik saja, tetapi dia juga berinteraksi dengan teman sejawatnya yang juga guru. Tentunya, sebagai seorang rekan sejawat, teman seprofesi, dan kawan seperjuangan diharapkan dapat membantu kawannya yang memerlukan bantuan dalam mengembangkan kemampuannya. Bantuan dapat secara langsung melalui pertemuan-pertemuan resmi maupun pertemuan insidental.

Dalam bidang hubungan dengan masyarakat  guru sebagai salah satu warga sekolah dituntut untuk berpartisipasi secara aktif dan konstruktif di lingkungan sekitar agar dalam menjalin hubungan yang harmonis antara sekolah dengan pihak luar tercapai dan terbina dengan baik.  Dalam hal ini sering kita melihat para guru ikut terlibat  dalam kegiatan di lingkungan keagamaan dan RT/RW.

Hari Guru yang diperingati setiap tanggal 25 November setiap tahunnya dapat dijadikan indikator betapa pentingnya peran guru dalam abad global dan era reformasi saat ini. Itu berarti, komunitas dunia secara global mengakui kontribusi guru terhadap pembentukan sikap, perilaku, serta ketercapaian transfer of learning pada para peserta didik baik secara individu maupun kelompok.

Begitu membaca sekian banyak artikel atau buku berkaitan dengan guru dan keguruan, nyatalah bahwa seorang guru dituntut untuk selalu menambah pengetahuan dan ketrampilan agar pengetahuan dan ketrampilan yang dimilikinya tidak ketinggalan zaman. Guru memang tumpuan harapan bagi orang banyak, baik rakyat jelata maupun petinggi negara. Tugas yang berat, tetapi mulia.  Itu menjadi tugas saya dan Anda yang mempunyai pilihan hidup menjadi guru.

Karena itu, saya sebagai seorang guru, mengajak Saudari-Saudara saya yang berprofesi sebagai guru untuk terus meningkatkan kualitas diri agar kita menjadi guru yang mempunyai harga diri dan bermartabat.  Dengan meningkatkan kualitas diri, pantaslah kiranya kita menyandang gelar yang selama ini didengungkan syair para penggubah  lagu yang memuja guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Saya nyatakan bahwa saya bangga sebagai guru.

Ch. Enung Martina

Posted in Artikel | Dengan kaitkata: , , , , , , | Leave a Comment »

JALAN MENUJU SANTIAGO

Posted by lembursingkur pada Desember 1, 2015

ziarah-gramedia5

Saya membaca buku  karya Paullo Coelho ini banyak gangguannya karena kewajiban dunia yang harus saya penuhi. Sehingga buku ini  baru selesai sesudah 1 bulan meminjam di perpustakaan SMA Santa Ursula BSD. Namun, waktu yang lama bukan halangan untuk mendapatkan inspirasi bukan? Nah, mari saya bagi hasil yang saya dapatkan dari membaca ini. O, ya salah satu inspirasinya adalah saya ingin berziarah ke Santiago de Compostela. Bisakah saya pergi ke sana?

Bagi Paulo Coelho sendiri, The Pilgrimage mempunyai arti yang sangat penting dalam perjalanan hidupnya. Novel ini merupakan pengalaman pribadinya yang ia tulis setahun setelah melakukan perjalanan ziarah Road to Santiago. The Pilgrimage mengungkapkan pencerahan-pencerahan yang ia peroleh pada awal-awal karirnya sebagai penulis.

Road to Santiago atau Perjalanan Menuju Santiago adalah perjalanan ziarah yang biasa dilakukan umat Kristiani, khususnya penganut Katolik, sejak awal Masehi. Umat Kristiani sejak abad pertama Masehi juga dianjurkan menempuh tiga rute peziarahan yang dianggap suci. “Setiap rute,” tulis Coelho dalam The Pilgrimage, “memiliki berkah dan keuntungan tersendiri bagi mereka yang berjalan menempuhnya.”

Perjalanan ziarah pertama yang dianjurkan itu adalah perjalanan menuju pusara Santo Petrus di Roma (Vatikan). Para peziarah ke Roma disebut sebagai Pengembara, bersimbolkan salib. Yang kedua, ziarah ke makam suci Yesus Kristus di Yerusalem. Para peziarahnya disebut sebagai Pembawa Daun Palem, karena mereka membawa daun palem yang dulu digunakan orang untuk menyambut Yesus saat memasuki Yerusalem. Dan, yang ketiga, adalah perjalanan ziarah ke makam San Tiago. Orang yang menempuh jalan ini disebut sebagai Peziarah, dengan simbol kulit kerang.

San Tiago adalah salah seorang dari tiga murid Yesus (dua lainnya: Saint Peter (Petrus) dan Saint John (Yohanes)) yang menjadi saksi kebangkitan Kristus. Di Inggris, San Tiago dikenal dengan nama Saint James, di Prancis Jacques, di Italia Giacomo, bahasa Latinnya Jacob, di Indonesia Yakobus,  dan nama aslinya (dalam bahasa Aramaic) Yaakov ben Zehdi.

San Tiago dimakamkan di suatu tempat di Tanjung Iberia, di daerah Galicia, Barat Daya Spanyol. Tempat itu kini dikenal sebagai Compostela, dan makam San Tiago berada di di Katedral Santiago de Compostela.

Dalam The Pilgrimage, Coelho menguraikan bahwa keputusannya melakukan perjalanan ziarah menuju Santiago, adalah lantaran perintah dari Sang Guru. Sang Guru meminta Coelho melakukan perjalanan ziarah menuju Santiago, guna menemukan kembali pedangnya, yang sebenarnya nyaris diperolehnya dalam suatu ritual di salah satu puncak gunung Serra do Mar di Brasil.

Cerita diawali dengan upacara inisiasi di sebuah ordo esoterik, yang oleh Coelho disebut sebagai Ordo Tradisi, di suatu tempat bernama Itatiaia, di ketinggian puncak gunung Serra do Mar, yang termasuk dalam rangkaian pegunungan Agulhas Negras (Jarum Hitam) Brasilia. Upacara berlangsung malam hari, 2 Januari 1986.

Dalam inisiasi itu Paulo akan dianugrahi sebuah pedang. Namun ketika Coelho menyentuh sarung pedang dan bersiap menggenggamnya, tiba-tiba saja Sang guru menginjak jemarinya, dan dengan nada marah mengatakan bahwa ia belum berhak memiliki pedang itu karena ia sedang diliputi kesombongan.

Sang Guru meminta Coelho untuk berjuang kembali melakukan pencarian pedang tersebut mulai dari awal. Dan, melalui isterinya, Sang Guru berpesan agar Coelho membuka peta Spanyol, dan mencari rute perjalanan dari abad pertengahan, yang dikenal dengan Jalan Misterius menuju Santiago. Jalan itu terbentang sekitar 700 kilometer, dari Saint-Jean-Pied-de-Port di Prancis hingga ke Katedral Santiago de Compostela di Spanyol. Perjalanan itu harus ditempuh dengan berjalan kaki, seperti yang dilakukan para peziarah di masa lalu. Tak tanggung-tanggung, ada sejumlah orang besar yang pernah melakukan perjalanan ziarah dengan rute tersebut, di antaranya Karel Agung, Santo Fransiskus dari Asisi, Isabella dari Castille, dan Paus Johannes Paulus XXIII.

Paulo Coelho pun berangkat menuju Saint-Jean-Pied-de-Port, dan menemui Mme Lourdes, seorang perempuan setengah baya, kuncen pintu gerbang menuju rute peziarahan. Dari Mme Lourdes, Coelho memperoleh kulit kerang, sebagai simbol para peziarah menuju Santiago. Namun Coelho bukanlah peziarah biasa yang akan dibiarkan berjalan sendiri tanpa pemandu.  Coelho, harus ditemani seorang pemandu yang akan menemuinya di suatu tempat.

Coelho bertemu dengan sang pemandu, yang belakangan diketahui ternyata seorang disainer ternama dan termasuk orang terkaya di Italia. Ia juga seorang anggota partai komunis Italia dan — anehnya — seorang penganut Katolik yang — tentu saja — sangat taat. Pemandu itu, yang disebutnya Petrus (untuk menyamarkan nama aslinya) tak hanya bertugas memandu (menunjukkan) rute perjalanan, tetapi juga berfungsi sebagai guru spiritual Coelho, yang akan mengajari Coelho berbagai hal yang bersifat batiniah. Mengarahkan Coelho untuk memandang hidup ini dengan penuh kasih tanpa batas. Penuh optimisme. Tanpa kekhawatiran dan ketakutan.

Coelho harus menjalani serangkaian latihan fisik. Terutama tahapan-tahapan latihan RAM, semacam latihan olah nafas dan olah tubuh, guna mengajari tubuh dan jiwa menyatu dengan semesta. Ia bahkan harus menyelam di sungai yang dalam, kemudian naik ke atas air terjun yang sangat membahayakan jiwanya. Coelho tidak boleh membantah perintah sang pemandu, meskipun berlawanan dengan akal sehat.

Coelho melukiskan perjalanan menuju Santiago itu dengan sangat detail. Para pembaca diajaknya menyusuri tempat-tempat yang indah. Ladang-ladang gandum yang membentang sepanjang mata memandang, padang-padang pasir yang berdebu, hutan sabana dan stepa, menyusuri pegunungan Pyrenees, mendaki dan menuruni tebing dan lembah.

Pemandu yang menemani Paulo rupanya berakhir sampai di sebuah kota kecil bernama  Ponferrada. Dalam mperpisahannya Petrus berkata kepada Paulo, “Jika kau berhasil mendapatkan orang memberitahukannya kepada kita. Kehidupan memberikan pengetahuan kepada kita setiap pedangmu, kau harus mengajarkan Jalan menuju Santiago ini kepada orang lain. Dan jika hal ini terjadi — saat kau menerima peranmu sebagai Guru — kau baru akan menemukan jawaban yang terdapat di hatimu.” “Semua orang sebenarnya tahu jawabannya,” lanjut Petrus, “bahkan saat belum ada waktu, dan rahasianya adalah menerima bahwa hanya dalam kehidupan sehari-hari saja kita akan mampu sebijak Sulaiman dan seperkasa Iskandar Agung. Namun kita baru akan menyadari hal ini hanya saat kita terpaksa mengajari orang lain dan terlibat dalam petualangan luar biasa seperti sekarang.”

Dalam kesendirian, di sebuah puncak gunung bernama El Cebrero, Coelho semakin menyadari bahwa Perjalanan Ziarah menuju Santiago yang hampir diselesaikannya itu, tak semata untuk mencari pedang. Melainkan untuk merasakan penderitaan dan sekaligus kebahagiaan umat manusia sekecil apapun.

Usai berdo’a di Gunung El Cebrero  , Coelho bergerak perlahan menuruni lereng menuju sebuah dusun yang juga bernama El Cebrero.  Di sana ada sebuah kapel yang kemudian dimasukinya. Di kapel itu, ternyata Sang Guru telah menunggunya di depan altar dengan sebilah pedang di tangan, sambil berseri penuh kebanggaan. Pedang itu, diserahkannya kepada Paulo Coelho, dengan penuh keikhlasan.

Perjalanan Ziarah menuju Santiago, hakikatnya merupakan perjalanan ziarah ke dasar diri, dan Coelho, telah melakukannya dengan baik. Namun, tidak semau orang bisa melakukan ziarah ke dasar diri. Saya pun termasuk orang yang berpendapat bahwa hal itu tidaklah mudah.  (Ch. Enung Martina)

Posted in Artikel, Ringkasan, Uncategorized | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Pelajaran Membuat Resensi Buku

Posted by lembursingkur pada November 7, 2015

Di bawah ini kami cantumkan pengajaran membuat resensi buku ilmu pengetahuan. Selamat mempelajari dan selamat berkarya. 

Salam

Lembur Singkur

Mata Pelajaran                                 :       Bahasa Indonesia

Kelas/ Semester                               :       IX / 1 (satu)

Standar Kompetensi                       : 4. Mengungkapkan informasi dalam bentuk iklan baris, resensi,

dan karangan.

Kompetensi Dasar                           : 4.2 Meresensi buku pengetahuan

Penekanan Nilai                               :  Daya juang, ketelitian

Alokasi Waktu                                   : 2 jam pelajaran (2 x 45 menit)

  1. Indikator :    

Siswa mampu :

(1) mengidentifikasi bentuk fisik dan isi buku serta menunjukkan kelebihan serta

kekurangannya.

(2)  merangkum isi buku.

(3)  menuliskan pendapat pribadi sebagai tanggapan atas isi buku.

(4)  meresensi buku pengetahuan.

(5)  menyunting resensi.

 

  1. Tujuan Pembelajaran :

Setelah melakukan kegiatan pembelajaran melalui tanya jawab dan penugasan, diharapkan :

  1. siswa mampu mempunyai daya juang dalam membuat resensi yang baik.
  2. siswa mampu mengidentifikasi bentuk fisik dan isi buku.
  3. siswa mampu merangkum isi buku.
  4. siswa mampu menuliskan pendapat pribadi sebagai tanggapan atas isi buku.
  5. siswa mampu meresensi buku pengetahuan.
  6. siswa mampu menyunting resensi

Contoh Resensi Buku:

 

RESENSI BUKU ILMU PENGETAHUAN

“BUAH ANGGUR DUTA TANAMAN DALAM POT”

Disusun sebagai tugas akhir semsester

mata pelajaran Bahasa Indonesia

Tahun Ajaran 2012/2013

Disusun Oleh :

Nama        : Siwi Indah Sari

Nis               : 103386

Kelas           : XII IPA 2

PEMERINTAH KABUPATEN KEEROM

DINAS PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN

SMA NEGERI 1 ARSO

Jalan Ketimun No.1, Kampung Asyaman, Kab.Keerom. Kode Pos 99368

 

  1.  Identitas Buku

Judul                     : Anggur dalam Pot

Penulis                 : Eko M. Nurcahyo

Penerbit              : Penebar Swadaya, anggota ikapi

Tahun Terbit      : 2011, cetakan ke- X

Tebal Buku          : vi + 50 hlm.; ilus.; 21 cm

Harga                    : Rp. 25.000

  1. Ikhtisar Isi Buku

Buku berjudul Anggur dalam Pot ini memuat uraian mengenai cara membudidayakan tanaman anggur dalam pot. Selama ini banyak orang beranggapan bahwa menanam anggur memerlukan lahan yang luas serta perawatan yang sangat rumit. Namun, pada kenyataannya pandangan itu tidak tepat. Dalam buku berjudul Anggur dalam Pot ini dijelaskan bahwa sebenarnya pembudidayaan buah anggur tidaklah sesulit pandangan banyak orang.

Dalam buku ini dikemukakan hal-hal yang berkaitan dengan pembudidayaan tanaman anggur dalam pot atau kantong plastik. Hal-hal tersebut di antaranya meliputi seluk-beluk tanaman anggur beserta jenis dan ciri-cirinya. Tanaman anggur merupakan semak yang tumbuh memanjat. Semak ini memiliki keistimewaan, yakni ranting – rantingnya mampu mengeluarkan buah yang teramat lebat dan berasa lezat. Karena keistimewaan ini, anggur dibudidayakan sebagai tanaman penghasil buah.

Pada buku ini dikemukakan juga mengenai cara memilih bibit anggur yang baik, cara menyiapkan media tanam, serta cara perawatan selama pertumbuhan. Buah anggur umumnya muncul dari ranting. Oleh karena itu, semakin banyak ranting akan semakin banyak pula buah yang dihasilkan. Karena ditanam di dalam pot, pengaturan ranting harus benar-benar diperhatikan agar bentuk percabangan berkesan indah. Kunci utama untuk membuahkan tanaman anggur dalam pot adalah melakukan pemangkasan. Pemangkasan harus dilakukan secara selektif, yakni memilih cabang tersier dengan mata tunas menonjol yang dipangkas agar nantinya mengeluarkan bunga. Agar tanaman berbuah sepanjang tahun, pemangkasan tidak dilakukan secara serentak terhadap seluruh cabang tersier. Pemangkasan secara serentak membuat buah yang dihasilkan juga masak secara bersamaan. Akibatnya, ada saat tanaman tidak memiliki buah saat semua buah telah dipetik karena masak.  Setiap kali masak, buah dipetik dan ranting dibiarkan tumbuh selama satu bulan. Setelah itu ranting bisa dipangkas lagi untuk membuahkannya. Dengan cara seperti ini tanaman anggur dalam pot akan senantiasa dihiasi buah sepanjang tahun.

Pada bab akhir dalam buku ini dikemukakan hal-hal yang berkaitan dengan perawatan pohon anggur dewasa dari berbagai penyakit. Keindahan tanaman anggur dalam pot sering dirusak oleh hadirnya hama dan penyakit yang dapat menyebabkan daun berlubang–lubang, buah tertutup tepung kotor,  atau keadaan lain yang bisa dipastikan akan mengurangi  keindahan anggur sebagai tanaman hias. Hama yang biasa menyerang tanaman anggur antara lain tungau, ulat, belalang, dan rayap. Hama yang menyerang tanaman anggur dapat diatasi dengan akarisida dan insektisida, sedangkan penyakitnya dapat diatasi dengan fungisida.

  1. Kelebihan Buku

1.)     Menjelaskan secara terperinci mengenai  tanaman anggur, mulai dari karateristik, jenis, cara memilih bibit untuk ditanam di dalam pot, ciri-ciri bibit yang baik, dan cara memperoleh bibit tanaman anggur.

2.)    Untuk mempermudah memperoleh bibit tanaman anggur, dalam buku ini juga mencantumkan beberapa  alamat agen-agen penjual bibit tanaman anggur, sehingga masyarakat akan lebih mudah memperolehnya.

3.)    Setiap penjelasan dan tahap-tahap pelaksanaan disertai dengan gambar-gambar penjelas, sehingga memudahkan para pemula untuk mempraktikkannya.

4.)    Buku dikemas menarik dengan sampul buku yang berwarna dan sederhana, sehingga menarik minat para pembaca.

5.)    Gaya bahasa penulisan mudah dimengerti.

  1. Kelemahan Buku

1.)    Posisi cetak  isi dan letak gambar dalam buku ada yang miring, sehingga mengurangi kualitas buku.

2.)    Sebagian gambar penjelas tidak berwarna sehingga sukar dipahami karena gambar kurang jelas.

3.)    Terdapat judul bab yang kurang menarik karena menggunakan kalimat-kalimat sederhana yang tidak baku.

4.)    Terdapat penjelasan yang membingungkan, karena pada salah satu bab dijelaskan bahwa tanaman anggur tidak mudah stress sehingga mudah jika dipindah tempatkan. Namun, pada bab selanjurnya disebut bahwa tanaman anggur merupakan tanaman yang mudah stress. Hal ini dapat membingungkan para pembaca tentang kebenarannya.

  1. Nilai Buku

Buku berjudul Anggur dalam Pot ini sangat bermanfaat baik bagi petani anggur maupun masyarakat biasa , karena di dalam buku ini dijelaskan bagaimana proses membuahkan tanaman anggur dalam pot dengan sederhana dan mudah dimengerti. Manfaat yang diperoleh setelah membaca keseluruhan isi buku adalah lebih memahami proses menanam anggur yang selama ini di anggap sukar karena membutuhkan perawatan yang ekstra sulit, menjadikan tanaman anggur dalam pot bernilai jual tinggi. Jika pembaca tertarik untuk mempraktikkannya, ada tiga manfaat yang bisa didapat, yakni buah tanaman enak dimakan, tanaman anggur dalam pot dapat berbuah sepanjang tahun dan dijadikan tanaman hias yang bernilai jual tinggi.

Pada kenyataannya menanam anggur tidaklah sulit. Menanam anggur tak ubahnya menanam singkong. Potong rantingnya, lalu tancapkan di tanah, tak lama kemudian tumbuhlah tanaman anggur. Jadi, bertanam anggur dalam pot bisa menjadi alternatif bagi kita yang sama sekali tidak memiliki lahan pekarangan yang  luas. Kelebihan menanam anggur dalam pot adalah mudah perawatannya serta mudah dipindahkan, bahkan jika ditekuni bisa menjadi bisnis yang menarik dan menguntungkan.

(Sumber: https://rohmadarso.wordpress.com/resensi/resensi-buku-pengetahuan-anggur-dalam-pot/)

Posted in Uncategorized | Dengan kaitkata: , , , , , , , | Leave a Comment »

PERJALANAN 10: KOTA AIR, VENESIA

Posted by lembursingkur pada Oktober 1, 2015

Perjalanan kami sesudah berkunjung dari Basilika Santo Antonius Padua adalah menuju tempat yang terkenal, yaitu kota air, Venesia.

Kota yang dikenal dengan sebutan Kota Kanal ini memiliki daya tarik tersendiri karena karena jalur transportasinya kebanyakan terdiri atas kanal-kanal alih-alih jalanan beton atau aspal. Oleh karena itu, penduduk Venesia menggunakan gondola sebagai alat transportasi mereka. Gondola adalah perahu dayung tradisional dari Venesia yang berbentuk panjang dan bagian bawahnya datar. Selain gondola, kota terapung ini juga memiliki  vaporetto,  semacam perahu untuk memuat orang banyak.

 

Kota air nan cantik ini memiliki sebutan “City of Mask” karena topeng khasnya. Mengapa dengan topeng? Orang-orang Venesia memakai topeng saat diadakannya karnaval tahunan di negara mereka. Karnaval ini dimulai dari 40 hari sebelum hari paskah dan berakhir pada hari Rabu Abu. Para pengrajin topeng, yang disebut mascherari memiliki tingkat sosial yang spesial di antara masyarakat.

Kota Venesia terpisah menjadi dua bagian besar oleh Grand Canal, kanal utama yang ada di tengah kota ini. Dulu, orang-orang mengalami kesulitan untuk menyebrang dari satu bagian ke bagian lainnya. Oleh karena itu, dibangunlah Rialto Bridge untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Jembatan ini dibangun pada tahun 1811 oleh Nicolo Barattieri. Rialto Bridge adalah jembatan tertua di Venesia.

Venesia (bahasa Italia: Venezia) adalah ibu kota regione Veneto dan Provinsi Venesia di Italia. Kota ini memiliki luas wilayah 412 km².  Dahulunya pernah menjadi sebuah negara tersendiri.   Republik Venesia (bahasa Italia: Repubblica di Venezia, bahasa Venesia: Repùblica Vèneta atau Repùblica de Venesia) adalah negara yang berpusat di daerah Venesia di Italia timur-laut. Negara ini berdiri selama satu milenium, dari akhir abad ke-7 hingga tahun 1797. Negeri ini juga dikenal dengan julukan La Serenissima. Republik Venesia pada masa kejayaannya adalah kekuatan maritim dan perdagangan utama di wilayah Mediterania. Republik Venesia berdiri di kota ini dari abad ke-9 hingga ke-18.

Kota yang terletak di bagian timur laut Italia ini langsung mengingatkan kita pada sebuah nama, Marco Polo. Nama pedagang asal Venesia yang mengembara ke sejumlah negara Asia ini mudah diingat karena tercantum di pelbagai buku sejarah yang diajarkan sejak sekolah dasar. Nama Marco Polo tak bisa dipisahkan dari Venesia. Bahkan nama Marco Polo diabadikan sebagai nama bandara di kota itu.

Venesia lebih dikenal sebagai kota wisata dan kota industri. Peninggalan dari kemasyhuran kota dagang menjadikan Venesia sebagai salah satu tempat wisata yang terkenal di tepi Laut Adriatik. Dengan julukan The Queen of The Adriatic yang hingga kini masih melekat.

Beberapa tempat yang terkenal di Venesia selain Rialto Bridge adalah Piazza San Marco, atau disebut juga St. Mark’s Square, adalah taman terkenal di Venesia. Tempat ini dibangun pada abad ke-9. Ada sebuah kanal kecil di dekat tempat ini, namanya Rio Batario. Piazza San Marco dapat disebut sebagai tempat yang paling terkenal di Venesia. Tempat ini selalu dipadati oleh turis dan masyarakat setempat. Selain dipenuhi oleh manusia, tempat ini juga dipenuhi oleh burung merpati.

Campanile di San Marco atau mungkin dikenal sebagai menara lonceng St Marks telah berdiri  di bawah satu abad, atau lebih dari seribu tahun. Menara lonceng ini masih asli dan runtuh pada tahun 1902. Struktur yang berdiri pada saat ini telah diselesaikan pada tahun 1912 dan merupakan replika yang tepat dari menara. Lima lonceng yang digunakan untuk menyampaikan lima pesan yang berbeda dan masih dibunyikan saat ini, tetapi hanya untuk mempertahankan tradisi dan bukan sebagai alat komunikasi. Untuk mencapai atas gunakan lift dan akan melihat bagian atas untuk serta melihat pemandangan isi kota yaitu melihat atap, air, pelabuhan, pegunungan dan alun-alun semua dapat dilihat dari pandangan 360 derajat.

Venesia dahulu merupakan wilayah terkaya di Eropa dan pernah berdiri sendiri sebagai Republik sehingga tak heran memiliki banyak gereja indah.Beberapa wisata gereja  di Venesia antara lain  :

Gereja St. Roch, nama St. Roch dikenal sebagai santo yaitu pelindung orang sakit. Pengunjung dapat melihat makam kaca di gereja di mana tubuhnya terbungkus. Banyak wisatawan berjalan-jalan di jalur utama Venesia ini untuk mencari ketenangan sambil menikmati karya seni yang luar biasa. Namun, saat kami berkunjung ke Venesia begitu banyak wisatawan sehingga tak ada ketenangan itu.

Gereja Basilica San Marco ini dibangun pada tahun 1084-1117 oleh arsitek Domenico Contarini dengan gaya arsitektur campuran Gotik dan Byzantine. Pengaruh Byzantine terlihat jelas pada kelima kubahnya yang menyerupai kubah masjid bergaya Ottoman Turki. Gereja ini merupakan gereja terpenting di kota air Venesia dan menyimpan relik jenazah St. Markus, salah satu dari ke-12 murid Yesus. Pada abad ke-11, keindahan gereja ini membuatnya dikenal dengan nick-name Chiesa del Oro atau “Gereja Emas”. Basilika ini merupakan gereja katedral Katolik Roma Keuskupan Agung Venice, Italia utara. Didepan gereja Basilika tersebut terdapat halaman yang begitu luas berbentuk kotak, dimana disetiap pinggirnya juga terdapat banyak toko-toko yang berjualan termasuk juga ada rumah makan dan kafe-kafe.

Gereja Santa Maria della Salute ini dibangun pada 1631-1681 oleh arsitek Baldassare Longhena, gereja bergaya Baroque ini didirikan sebagai wujud syukur atas berakhirnya wabah yang melanda Venesia pada 1630 (“salute” sendiri berarti kesehatan). Kubah raksasanya telah mewarnai panorama Venesia dan terlihat jelas saat wisatawan memasuki Grand Canal, aliran sungai terbesar di Venesia.

Gereja San Giorgio Maggiore adalah di sebuah gereja dekat di Basilika St Mark, di seberang Lapangan Santo Markus. Gereja ini dirancang oleh arsitek Italia terkenal Andrea Palladio. Selesai pada 1610, desain adalah contoh klasik dari arsitektur Renaissance, dengan material marmer. Dibuat  dua tingkat dan tinggi, dan berbentuk kolom simetris. Di dalam ruangan, cahaya menelusup melalui jendela untuk menerangi lengkungan tinggi. Bangunan itu dengan pengaturan sederhana dari ubin berwarna putih dan terakota.

Gaya bangunan Gereja San Zaccaria mengusung transisi campuran ghotik dan renaissance. Gereja tersebut mengisi ruang bawah tanah selaras dengan sungai yang menjadi ikon Venesia. Salah satu pemimpin lokal yang dikenal dengan Doge e mendirikan gereja sejak abad ke-9. Belum sampai satu abad penuh, seorang arsitek melirik gereja untuk direnovasi. Tak lama kemudian, Doge e meninggal dan dimakamkan di ruang bawah tanah. Lahan pemakaman sang pendiri gereja ditata rapih sesuai karakter.

Biasanya sebagian ruang bawah tanah di Venesia menjadi tempat pembuangan air sungai. Berbeda dengan sekitar gereja malah dibuat ruang doa bagi umatnya. Daripada menghancurkan pemakaman asli, sang arsitek membuat taman pemakaman cantik di bawah tanah dengan hiasan kolam segar. Namun, pemakaman tersebut belum banyak terekspose. Pengunjung hanya mengincar segi arsitektur gereja yang unik dan elegan (dikutip Atlas Obscura, Selasa (23/9/2014).

Di Venesia ada sebuah gereja yang diubah menjadi mesjid. Karena itu saya mencari beberapa sumber kebenarannya. Ini hasilnya:

Sebuah Gereja Katolik di kawasan Cannaregio, Santa Maria della Misericordia, Venesia akan difungsikan sebagai Masjid. Bangunan ini disulap hingga dinding ruangannya berhiaskan huruf arab, lantainya ditutupi sajadah yang menghadap ke kiblat serta tidak menghilangkan identias mosaik salib yang berada di balik mihrab. Adapun hasil karya seniman Swiss-Islandia Christoph Buchel ini merupakan bagian dari Venice Bienalle yang akan dijadikan paviliun nasional selama Bienalle. Buchel sendri dikenal sebagai seorang seniman progresif yang kerap kali membuat karya yang menyita perhatian publik lantaran kerap kali mengangkat tema yang memiliki pro dan kontra.

Awalnya ia cukup kesulitan memilih lokasi yang tepat untuk dijadikan masjid, hingga akhirnya pilihan jatuh ke Gereja Katolik Santa Maria della Misericordia, yang sudah tak digunakan selama lebih dari 40 tahun. Setelah menemukan tempat yang cocok, masalah lainnya pun datang. Dalam pertemuannya bersama dengan tokoh Venesia, polisi dan pejabat Bienalle, Buchel diingatkan untuk tidak mengubah eksterior gereja termasuk di antaranya tidak diperbolehkan memasang lafadz ‘Allahu Akbar’ di pintu masuk.

Bahkan pada bulan April kemarin, proyek ini terancam gagal setelah pemimpin tokoh Venesia mengirim surat ke Pusat Seni Islandia dengan peringatan bahwa ini bisa menjadi ancaman keamanan. Terutama setelah mereka mengaitkannya dengan isu-isu kekerasan di dunia internasional. Para pejabat Bienalle juga memberi jarak dengan proyek tersebut. Namun begitu, Buchel dan kurator seni Nina Magnúsdóttir tak menyerah.

Setelah mereka berkonsultasi dengan pengacara, mereka memutuskan untuk terus membangun proyek tersebut. Hingga pada hari Rabu (06/5/2015) kemarin, proyek ini nyaris rampung. Buchel berharap ini bisa menjadi simbol toleransi ditengah krisis Islamophobia di Eropa.

Dua hari sebelum peresmian, diharapkan masjid ini sudah bisa digunakan untuk Shalat Jumat. Hamad Mahamed, seorang imam lokal juga sudah datang dan memimpin doa di masjid tersebut.

“Tidak masalah jika masjid berada di Gereja Katolik, ini juga bisa menunjukan bagaimana sebenarnya Islam, tidak seperti yang mereka kerap lihat di media,” tandasnya.

Bagaimanapun, ini merupakan langkah berani di tengah meningkatkan islamophobia di Eropa. Pemimpin muslim di Venesia mengatakan, bahwa ini merupakan media yang tepat untuk mengkampanyekan hal yang sebenarnya tentang Islam. Terutama untuk mengimbangi isu yang sangat kuat mengenai pandangan barat soal islam dan kekerasan.

“Kadang-kadang anda harus memperlihatkan diri untuk menunjukkan bahwa anda cinta perdamaian dan menunjukkan diri untuk memperlihatkan bagaimana budaya anda pada orang-orang,” jelas Mohamed Amin Al Ahdab, Presiden Komunitas Muslim Venesia, kepada New York Times, Kamis (07/5/2015).

Keberadaan masjid ini akan melengkapi masjid agung di Marghera yang selama ini dijadikan sebagai pusat komunitas Islam di Venesia. Umat Islam di Venesia sendiri sudah sejak lama memimpikan adanya masjid yang berada di pusat kota Venesia. (jogya.tribunnews.com)

Venesia memang kota yang diimpikan orang untuk dikunjungi. Saya orang yang tidak terlalu suka keramaian. Karena itu ketika saya datang di Venesia, saya merasa kurang nyaman karena padatnya pengunjung. Di sini begitu banyak kafe dan toko-toko merek terkenal. Di beberapa tempat bisa ditemui kafe 24 jam, jadi tak perlu takut kelaparan. Mau minuman beralkohol, kopi panas,  sampai minuman teh tersedia di sudut-sudut kota. Demikian pula makanan dari pasta hingga pizza semua ada di sini. Pesan saya adalah berhati-hati ketika memesan makanan di kafe atau restaurant karena kebanyakan hanya menggunakan bahasa Italia. Terutama ketika kita memesan pasta dengan saus  sea food. Mengapa begitu? Karena kelompok kami mempunyai pengalaman seru dan kecut dalam hal ini. Di daftar menu tertulis 13 Euro, tetapi ketika bayar harus bayar 32 Euro. Ketika ditanya alasannya karena tergantung pada timbangan lobster   yang  dipesan. Begitu katanya!

Namun, di atas semua pengalaman yang kami alami, saya sungguh bersyukur atas kesempatan yang Tuhan berikan sehingga saya sampai di tempat yang luar biasa ini.

(Ch. Enung Martina)

Posted in Artikel, Lain-Lain, LAPORAN Perjalanan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

PERJALANAN 9: ST. ANTONIO PADOVA

Posted by lembursingkur pada September 17, 2015

PADUA, dikenal sebagai Padova di Italia. Padua merupakan kota tertua di Italia Utara. Kota ini diyakini berdiri pada  abad ke-12 SM oleh penguasa Trojan (Troya-Yunani). Padua sudah pasti sarat dengan sejarah yang membentuknya.  Sebagai kota tertua, tentunya Padua kaya akan kisah dan peninggalan sejarah, di antaranya Galileo Galilei yang pernah menjadi dosen di Universitas Padua yang berusia hampir 800 tahun; ahli sejarah Livy yang lahir di kota tersebut; serta Santo Antonius, seorang pastor dari ordo Fransiskan yang terkenal akan kotbah-kotbahnya yang kuat. Basilica di Sant’Antonio (tempat istirahat dari St. Anthonius) merupakan salah satu  situs sejarah terkenal dan  tertua di Eropa (1222). Selain itu ada juga Kapel Scrovegni yang dibangun pada abad ke-13.

Untuk masa sekarang Padua merupakan salah satu comune di wilayah Veneto, Italia Utara, tepatnya timur laut. Kota ini dialiri dua sungai besar yaitu  Sungai Bacchiglione dan Sungai Brenta. Memang, kota ini masih kalah populer dengan Venezia, yang berada tidak jauh dari Padova (lebih kurang 40 Km). Tapi soal potensi wisata, Padova tak kalah memesonanya. Bagi penggemar sepak bola Calcio San Paolo Padova  merupakan klub sepak bola dari kota Padua. Pemain terkenal dari Padua adalah Francesco Toldo , yang lahir di sini, dan Alessandro Del Piero , yang memulai karir profesionalnya di Calcio Padova .

Kami mengunjungi kota ini pada hari ke-7, tepatnya hari Minggu, tanggal 21 Juni 2015. Kami tiba di Padua disambut dengan hangatnya matahari bulan Juni. Kami bermakssud untuk mengikuti perayaan ekaristi di Basilica St. Antonio Padova.

Apa hubungannya Kota Padua dengan napak tilas Santa angela? Rupanya Santa Angela semasa hidupnya juga pernah pergi mengunjungi kota ini, tentunya untuk berdoa di Basilika Santo Antonius Padua yang terkenal itu. Seperti kita ketahui bahwa Angela itu seorang anggota Fransiscan ordo ke-3. Sudah pasti tempat itu merupakan tempat yang penting bagi Angela.  Mari kita mengenal sedikit  wisata rohani di kota ini!

Basilika Santo Antonius Padua

Pada masa Santo Antonius, di tempat ini awalnya berdiri sebuah gereja kecil bernama Santa Maria Mater Domini, yang pada akhirnya disatukan ke dalam bangunan Basilika. Bagian bekas gereja kecil ini sekarang bernama Chapel of the Black Madonna.

Basilika ini memiliki altar yang dihiasi pahatan dan relief bergaya rennaisance karya seniman master Donatello. Di dalamnya terdapat tempat penyimpanan relikwi dari Santo Antonius dan beberapa santo lainnya. Setidaknya lima juta peziarah dari berbagai penjuru dunia mengunjungi gereja ini setiap tahunnya.

Pembangunannya dimulai pada tahun 1232, tepat satu tahun setelah Santo Antonius wafat, dan rampung pada tahun 1301 setelah melalui beberapa tahapan renovasi di atas tiga konstruksi. Basilika yang ada saat ini merupakan bangunan yang berdiri di atas 3 konstruksi sebelumnya dalam kurun waktu 70 tahun, mulia tahun 1238-1310.

Di dalam Gereja terdapat 3 tempat yang menyimpan relikwi dari Santo Antonius dan Santo-santo yang lainnya. Yang menjadi bagian paling penting adalah tempat yang menyimpan relikwi lidah dari St. Antonius sendiri yang masih utuh sampai saat ini.

Makam dari St. Antonius yang disebut sebagai tabut dari awalnya, berada di altar dari kapel yang bernama Chapel of the tomb of St. Anthony. Pada awalnya jenazah St. Antonius berada di Kapel St. Maria Mater Domini (yang sekarang disebut Chapel of the Black Madonna) mulai dari tahun 1231 sampai 1263. Kemudian dari tahun 1263 sampai 1310 jenazahnya berada di bagian tengah Basilika di bawah altar utama. Lalu sampai akhirnya mulai dari tahun 1350 – sekarang dipindahkan ke dalam kapel yang sekarang ini disebut sebagai Chapel of the tomb of St. Anthony.

Kami mengikuti perayaan ekaristi di sini dari pukul 11.00 sampai pukul 11.45. pada hari Minggu setiap jam di basilika ini diselenggarakan ekaristi kudus. Misa diselenggarakan dalam bahasa Italia. Namun, keuntungan dari Gereja Katolik adalah tata cara liturgi yang sama di seluruh dunia, sehingga meskipun bahasa pengantar menjadi kendala, kami tetap bisa mengikuti perayaan itu dengan baik. Selama kami mengikuti ekaristi, pengunjung yang keluar dan amsuk untuk berdoa di dekat makam Santo antonius tak henti mengalir. Mereka berjalan dengan tenang, tanpa menganggu perayaan ekaristi yang sedang berlangsung.

Sepanjang mengikuti perayaan ekaristi di basilika ini, saya merasakan bahwa gereja kuno ini auranya memang lain. Tatkala berdoa itu rasanya berbeda. Karena saya sedang belajar meditasi, saat berdoa saya berusaha menerapkan metode meditasi tersebut. Berdoa di basilika ini ketika saya memadukan cara ini, aliran energi yang saya rasakan adalah hangat di dalam tubuh, tetapi hawa di sekitar saya dingin, serjuk menyegarkan.

Usai perayaan misa, giliran  kami untuk mengantri mendekati makam tersebut. Antrian berjalan perlahan dalam tenang. Beberapa orang meletakkan foto dan kertas ujud doa di altar dekat makam tersebut. Kami tidak tahu hal itu, jadi kami tak menyiapkan hal seperti itu. Saat  sedang mengantri, kami berpapasan dengan rombongan lain dari berbagai bangsa. Ketika saya melihat kiri dan kanan, tiba-tiba ada seorang perempuan Asia tersenyum kepada saya seolah sudah mengenal saya. Saya pun membalas senyumnya. Dia lantas menyapa saya denagn bahasa yang saya tak mengenalinya. Namun, ketika saya simak rupanya itu bahasa Thailand. Perempuan itu menyangka saya orang Thailand juga. Saya jawab dalam bahasa Inggris bahwa saya dari Indonesia. Namun, rupanya ia kurang memahami bahasa Inggris. Jadi kami hanya saling melempar seyum persahabatan saja.

Kisah  Santo Antonius Padua

St. Antonius lahir di Lisbon pada tahun 1195 dari sebuah keluarga bangsawan yang kaya dan terhormat. Orang tuanya mengirim dia studi untuk berharap suatu hari kelak anaknya akan menjadi seorang magister atau uskup. Ia kecewa dengan rencana orangtuanya yang sangat ambisius  agar kelak anaknya menjadi orang terkenal. Antonius kecil yang menerima nama baptis Ferdinand, sangat rajin berdoa. Sebuah lukisan yang melegenda menceritakan kepada kita kekuatan yang dimilikinya karena doanya : suatu hari sementara dia sedang berdoa di Katedral Lisbon, dia mengusir setan dengan membuat tanda salib di atas lantai.

Pada usia 11 tahun kedua orangtuanya meninggal dunia sehingga Fernando menjadi yatim piatu. Ia diasuh oleh pamannya yang sangat memanjakannya. Ketika usianya mencapai 13 tahun, setelah doa yang panjang dan refleksi yang sangat serius, ia memutuskan untuk masuk biara. Pada usia 15 tahun, Fernando merasa terpanggil untuk menjadi seorang imam. Meskipun pamannya menentang dengan keras keinginannya, toh pada akhirnya Fernando diijinkan juga masuk biara.  Dia meninggalkan istananya yang kaya dan pergi ke biara Santo Vincent. Di dalam ordo ini Antonius mendapatkan pendidikan intelektual yang sangat baik sehingga dia menjadi salah seorang religius yang sangat pandai di daratan Eropa pada permulaan abad ke 13. Namun kehidupan di dalam biara di situ tidak mendukung kehidupan Antonius. Maka dengan ijin superiornya, dia meninggalkan biara tersebut dan menuju ke biara St. Agustinus yang penuh kedamaian di Coimbra, Portugal. Di situ dia melanjutkan studinya dengan intensif sampai berumur 25 tahun dan pada saat itu dia telah ditahbiskan menjadi imam. Sembilan tahun di Universitas Coimbra, Fernando belajar dengan tekun. Ia menjalin persahabatan dengan para pengikut St. Fransiskus dari Asisi.

Kemudian Fernando memutuskan untuk bergabung dengan Ordo Fransiskus Asisi (OFM = Ordo Saudara-saudara Dina) dengan tujuan agar dapat segera ditugaskan ke Maroko, supaya ia pun juga dapat menjadi saksi sekaligus martir Kristus seperti para martir yang lain. Fernando diterima di Ordo Fransiskus dengan nama Antonius. Sayang sekali, begitu tiba di Maroko, Antonius jatuh sakit sehingga terpaksa pulang kembali.

Sembilan tahun lamanya Antonius berkhotbah, mempertobatkan banyak orang dan melakukan banyak mukjizat di Perancis, Sisilia serta Italia. Ia seorang pengkhotbah yang ulung. Kemana pun ia pergi orang banyak datang berduyun-duyun untuk mendengarkan khotbahnya. Menurut legenda, bahkan ikan-ikan di danau pun bermunculan  keluar untuk mendengarkan khotbahnya.

Antonius begitu bersemangat dalam mewartakan Injil, sehingga ia sering lupa makan dan kurang istirahat. Karena itu ia jatuh sakit dan meninggal dunia di Arcella, dekat Padua, pada tanggal 13 Juni 1231, dalam usia 36 tahun. Setahun kemudian, ia dimaklumkan sebagai santo oleh Paus Gregorius IX. Pesta St. Antonius dirayakan tanggal 13 Juni.

Kita mengenal beliau sebagai santo yang dimintai doanya bila ada barang yang hilang. Mengapa bisa begitu? Nah, ini kisah dibaliknya! Santo Antonius diangkat menjadi santo pelindung barang-barang yang hilang atau pun dicuri karena pengalaman hidupnya. St. Antonius mempunyai sebuah buku Mazmur yang sangat berarti baginya. Dalam buku Mazmurnya itulah ia mencoretkan catatan-catatan atau komentar-komentar yang dipergunakannya untuk mengajar murid-muridnya di Ordo Fransiskus. Seorang novis (yaitu seorang biarawan yang sedang menjalani masa percobaan) mulai bosan dengan kehidupan religius biara, karenanya ia memutuskan untuk melarikan diri. Ia pergi dengan membawa serta buku Mazmur St. Antonius! Ketika St. Antonius menyadari bahwa bukunya telah hilang, ia menjadi sangat sedih. St. Antonius berdoa dengan sangat agar buku Mazmurnya segera diketemukan atau dikembalikan kepadanya. Tuhan menjawab doa St. Antonius. Novis yang telah mencuri bukunya itu merasa tidak tenang jiwanya, sehingga akhirnya ia mengembalikan buku Mazmur itu kepada St. Antonius. St. Antonius memaafkan segala perbuatannya. Novis itu bahkan diterima kembali di biara. Begitu ceritanya!

Prato della Valle

Saat kami akan menuju Basilika Santo antonius Padua, kami diajak melewati sebuah taman berumput hijau yang luas. Rupanya nama taman itu adalah Prato della Valle (“padang rumput dari pebukitan). Prato della Valle memiliki luas 90 ribu meter persegi, berbentuk lingkaran elips dan termasuk salah satu taman terluas di Eropa dan terluas di Italia.

Taman ini dikelilingi parit yang dialiri air sehingga mengesankan sebagai sebuah pulau di tengah laut. Ada empat jembatan sebagai penghubung taman dengan jalan utama. Mulai dibangun pada tahun 1636 dengan didanai oleh sekelompok bangsawan asal Venezia dan Veneto, awalnya tempat ini dibuat sebagai tempat pertarungan antar penunggang kuda. Sementara di sekelilingnya berdiri megah puluhan patung. Salah satunya adalah patung Andrea Memmo, dianggap sebagai pendiri kota Padua.

Saat kami lewat di taman itu, banyak sekali orang sedang berekreasi, keluarga, muda-mudi berpasangan, dan orang-orang tua. Mereka asyik menikmati hangatnya udara musim panas di tengah hamparan rumput hijau yang diselingi pohon-pohon. Keindahan taman itu yang menimbulkan suasana romantis sehingga banyak digunakan untuk mengambil foto preweding. (Ch. Enung Martina)

Posted in Artikel, Lain-Lain, LAPORAN Perjalanan | Dengan kaitkata: , , , , , , , | Leave a Comment »

PERJALANAN 8 : Milan, Kota Adibusana

Posted by lembursingkur pada September 12, 2015

Setelah berwisata ke Gunung Kudus Varallo, kami melanjutkan perjalanan untuk melihat kota terkenal yang sering tercatat karena sepak bolanya dan karena menjadi pusat fashion dunia.


Comune di Milano merupakan kota yang terletak di Lombardia, wilayah paling maju di Italia. Sebagai ibu kota dari wilayah Lombardia, kota Milan terkenal dengan perusahaan adibusana dan toko-tokonya  yang terletak di via Montenapoleone dan Galleria Vittorio Emanuele di Piazza Duomo, yang adalah salah satu pusat belanja tertua di dunia. Beberapa perusahaan merek dunia yang ada di Milan misalnya Giorgio Armani, Dolce & Gabbana, Prada, Gianni Versace, Pirelli, Telecom Italia, Fiera Milano, Alemagna, Alfa Romeo, Motta, Mediaset, Bugatti, dll.

Milano berasal dari bahasa Latin, Mediolanum yang berarti ‘di tengah hamparan’. Kota ini adalah kota utama di sebelah utara Italia yang merupakan ibu kota wilayah Lombardia dan pusat ekonomi serta keuangan Italia. Provinsi Milan mencakup wilayah seluas 1.982 km² dan mempunyai 188 distrik.

Selain dikenal sebagai pusat fashion dunia, Milan juga dikenal dengan karya seninya yang mendunia. Di sini ditemukan bangunan-bangunan dengan seni artsitektur tinggi.  Beberapa bangunan gereja dengan arsitektur tinggi adalah    Duomo (katedral Milan), Sant’Alessandro, Basilica di Sant’Ambrogio, Santa Maria delle Grazie (di dalamnya terdapat lukisan terkenal  “Jamuan Terakhir” karya Leonardo da Vinci), San Babila, San Bernardino alle Ossa, Basilica di Sant’Eustorgio, Basilica di San Lorenzo, San Marco, Santuario di Santa Maria dei Miracoli, Santa Maria del Carmine, Basilica di San Nazaro Maggiore, Santa Maria presso San Satiro, Santo Stefano Maggiore.

Sebetulnya, saya tidak berjalan-jalan keliling untuk mencari objek bersejarah dan seni. Mengingat waktu yang tersedia terbatas, menjadi pilihan yang tak mudah kala itu untuk memutuskan: memilih berkeliling melihat aneka karya seni atau berkeliling melihat pusat belanja dunia? Saya akhirnya memutuskan  berkeliling masuk dari toko ke toko untuk melihat berbagai barang merek terkenal dunia karena ada banyak jenis karya seni dan arsitektur yang tersebar di seluruh Italia. Beberapa karya dan objek seni itu sudah saya kunjungi. Sebetulnya saya masuk dari toko ke toko  hanya lihat saja karena pastilah kocek saya tak bisa beli barang-barang itu. Maklum euro-nya terbatas! Saya hanya penasaran saja, ingin tahu seperti apa pusat belanja kelas dunia ini. Saya ikut teman saya, Ibu Paramitha,  yang sangat akrab dengan berbagai merek barang tersebut. Saya ternganga saja melihat harga barang yang bagi saya tak masuk di akal ketika dikalkulasi ke rupiah. Namun, ketika dari toko- ke toko saya sambangi, setiap toko berjejal dengan orang, pembeli atau mungkin juga jenis orang seperti saya yang hanya ingin tahu saja.

Namun, saya tak kurang akal untuk mencari keindahan Milan dari sudut seni. Saya mencari tahu dari media dan bertanya-tanya pada tour guide kami, Louis. Inilah hasil penjelajahan saya!

Katedral dengan gaya Gothic , Duomo, terletak di jantung geografis pusat kota. Bangunan ini hanya saya lewati dan pandang dari sebrang tempat parkir bis kami. Banguan klasik yang  satu  ini mengungkapkan cinta dan keindahan serta  kekuatan yang masih membuat kota ini nampak berbeda dari kota lainnya hingga  hari ini. Konstruksi bangunan ini dimulai pada tahun 1386 namun penyelesaiannya memakan waktu hampir 500 tahun. Katedral ini memiliki 135 menara dan 3.200 patung yang menghiasi atap katedral.  Katedral ini merupakan gereja ketiga terbesar di dunia berwarna abu abu muda, berukuran tinggi 108 m dan panjang 158 m, dengan bentuk bangunan yang sangat artistik ini masih berdiri kokoh sampai saat ini.

Piazza del Duomo, merupakan alun-alun dari katedral yang merupakan pusat sejarah kota Milan. Di alun-alun ini juga terdapat  patung Vittorio Emanuele dan perumahan Palazzo Reale, Museum Duomo dan Museum of Contemporary Art. Louis menjelaskan bahwa jika kita memperhatikan jalan-jalan yang berada di sekitar kawasan ini, maka akan terlihat jelas bahwa jalan-jalan tersebut membentuk pola yang berpusat di Piazza del Duomo. Sebuah bukti yang sekali lagi menunjukan bahwa tempat ini memiliki kedudukan paling penting di Milan.

Bangunan lain adalah Basilika Sant ‘Ambrogio adalah salah satu gereja tertua di Milan. Gereja ini dibangun pada tahun 379 s/d 386 SM. St. ‘Ambrogio (Ambrosius) adalah santo pelindung Milan. Kata Louis, kita  bisa melihatnya (tubuh yang diawetkan) di ruang bawah tanah bersama dengan dua martir dari  abad ketiga. Gereja ini adalah contoh yang sangat bagus dari arsitektur Romawi dan di dalamnya terdapat peninggalan, ukiran, mosaik dan juga mezbah emas.

Selain bangunan gereja, bangunan lain yang terkenal dengan keindahan arsitekturnya adalah Castello Sforzesco, Ca’ Granda (Universitas Milan), Palazzo della Ragione, Palazzo Reale, Teatro alla Scala, Stasiun Sentral Milan, Palazzo Serbelloni, Galleria Vittorio Emanuele II, Menara Velasca, dan Menara Pirelli. Selain itu ada juga beberapa musium yang memamerkan  berbagai barang bersejarah seperti  Museo Egizio, Museo Poldi Pezzoli, Museo della Preistoria e Protostoria, Museo d’Arte Antica, Museo Teatro alla Scala. Tentu saja kami tak sempat mengunjungi semua tempat yang menjanjikan penuh dengan petualangan ilmu pengetahuan tersebut.

Koleksi seni lama dan baru berpadu menjadi satu di kota metropolitan ini. Lukisan yang paling terkenal di Milan adalah  The Last Supper karya Leonardo Da Vinci yang tersembunyi di dinding ruang makan yang berdampingan dengan Basilica di Santa Maria delle Grazie. Karya ini menggambarkan Kristus dan murid-muridnya pada saat yang perjamuan terakhir yang dramatis. Lukisan itu berkisah  ketika Kristus mengungkapkan bahwa dia menyadari pengkhianatan salah satu muridnya, Yudas Iskariot. Lukisan itu  adalah salah satu karya yang sarat secara  psikologis menurut para ahli. Karya ini merupakan  salah satu gambar yang menjadi  ikon dunia.

Pusat belanja kelas dunia yang  tak tertandingi merupakan  salah satu dari daya tarik tersendiri bagi para turis. Kompleks perdagangan besar ini tak bisa lepas dari  kehidupan malam yang  berkilau. Pamor opera di La Scala, jejak karya Si Jenius Leonardo da Vinci, dan aneka merek dunia yang bertebaran, membuat Milan dikenal sebagai kota yang tak tertandingi.

Saya mau bagi-bagi pengalaman bagi yang gemar berbelanja. Bila Anda akan belanja di Milano, yang gemar berbelanja pakaian ataupun barang-barang bermerk terkenal seperti : Gucci, Versace, Fratelli Rossetti, Prada, Cartier dan masih banyak lagi. Ada beberapa tempat atau pusat perbelanjaan yang terkenal di kota Milan, antara lain : Via Montenapoleone, Via della Spiga, Via Sant’Andrea, Via Manzoni, Via Borgospesso dan Via Santo Spirito. Bagi Anda yang gemar berburu barang bermerk Giorgio Armani, Via Manzoni adalah tempat yang harus Anda tuju.

Jika Anda hanya ingin berbelanja di outlet-outlet, di kota Milan pun banyak tersedia. Harg-harga barang yang dijual di outlet biasanya relatif murah. Louis memberikan tips berbelanja di Milan. Katanya untuk mendapatkan seasonal sale hingga diskon 70%, datanglah pada awal bulan Januari dan Juli. Butik terkenal ‘10 Corso Como’ juga mempunyai outlet yang menjual barang-barang dari musim lalu. Outlet ‘10 Corso Como’  ini berada di Via Tazzoli 3 – 20154 Milan. Kata Louis lagi , ada baiknya mengunjungi butik-butik di segitiga emas Montenapoleone di Milan, karena butik-butik Prada, Gucci dan merk lainnya itu dibangun dan didesain seperti layaknya museum. Walaupun kita tidak berbelanja di sini, kita tetap bisa melihat dan mengalami pengalaman berbelanja barang bermerk. Begitu kata Louis.

O, ya ada sisi kurang enak dari kota ini: Selain dikenal dengan kemegahannya, kota ini juga dikenal memiliki tingkat kriminalitas yang cukup tinggi terutama kasus pencopetan. Milan menjadi salah satu kota yang tidak aman di Eropa karena banyaknya turis-turis yang berkunjung untuk berbelanja dan hal ini digunakan sebagai kesempatan para kriminal untuk mendapatkan keuntungan dari orang-orang tertentu. Daerah-daerah di sekitar pusat perbelanjaan menjadi tempat yang sangat popular bagi sekelompok orang bohemian, gypsy, atau imigran-imigran yang datang dari Asia Selatan dan Afrika Utara untuk mencuri barang atau uang para pengunjung dengan sangat cepat.

Sisi yang tidak enak yang lain adalah pengunjung juga wajib berhati-hati saat berada di Piazza de Duomo, biasanya imigran-imigran dari Asia Selatan datang menghampiri untuk menawarkan sekepal jagung untuk makanan burung-burung merpati. Kita memang dapat menolaknya walaupun mereka akan terus memaksa. Dan jika Anda menerimanya maka bersiap-siaplah untuk membayar dengan harga tinggi. Satu-satunya cara untuk menghindar adalah dengan mengalihkan diri atau berjalan menuju crabieneri (polisi) di sekitar Anda. Tempat lain yang harus diwaspadai adalah saat berada di Milan Stazione Centrale, stasiun kereta utama di kota Milan. Turis-turis yang terlihat baru tiba pertama kali di kota ini akan menjadi tujuan para kriminal jika tidak berhati-hati.

Milan memang memiliki magnet bagi setiap orang yang berkunjung ke sana. Tidak hanya wisata belanjanya, tetapi juga keindahan bangunan bangunan kuno yang bersejarah yang masih terawat dengan baik. Milan memang mempesona dan pesonanya siap menghipnotis siapa saja yang sempat menginjakan kakinya di Milan. Karena itu berhati-hatilah berbelanja di sini, bisa-bisa  membuat lupa waktu dan nyaris menghabiskan limit kartu kredit atau persediaan euro Anda! . (Ch. Enung Martina)

Posted in Artikel, LAPORAN Perjalanan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

LAPORAN PERJALANAN 7: Sacro Monte di Varallo (Gunung Suci Varallo)

Posted by lembursingkur pada September 3, 2015

Setelah makan pagi di penginapan dengan menu cofee lateyang hangat dan harum  ditemani roti kruisan serta selai dengan aneka rasa yang lezat, peserta melanjutkan perjalanan napak tilas dengan memaknai kembali arti peziarahan bagi pertumbuhan iman, sebagaimana dilakukan Santa Angela semasa hidupnya. Salah satu tempat yang diziarahi Angela adalah Gunung Suci Varallo.

Untuk menuju gunung ini, kami harus keluar dari Brescia menuju luar kota atau pedesaan Italia. Sepanjang jalan kami menyaksikan hutan-hutan yang diselingi dengan ladang anggur, zaitun, gandum, jagung, kentang, dan beberapa tanaman yang tidak saya kenal jenisnya. Pegunungan  Alpen membentang sepanjang perjalanan kami. Berwarna hijau kebiruan. Saya merasa takjub karena saya membaca dan menyebut kata Pegunungan Alpen itu sejak saya belajar di SD tentang geografi. Nah, sekarang saya melihatnya dari dekat, bahkan saya berada dilingkupi oleh pegunungan itu. Luar biasa! Tak pernah sekalipun ketika saya membaca dan belajar geografi membayangkan akan sampai di tempat ini! Puji Tuhan.

Mari kita mengenal sedikit seperti apakah Varallo itu.

Varallo umumnya dikenal sebagai Varallo Sesia, adalah comune(pembagian daerah administratif di Italia setara dengan kotamadya/kabupaten) dan kota di provinsi Vercelli di wilayah Piedmont di Italia Utara. Wilayahl ini terletak di Valsesia,  450 meter (1.480 kaki) di atas permukaan laut, 66 kilometer (41 mil) timur laut dari Vercelli, dan 55 kilometer (34 mil) barat laut dari Novara. Daerah ini dibagi dalam dua distrik (Varallo Vecchia dan Varallo Nuova) yang dibatasi  oleh aliran sungai  Mastallone yang merupakan anak Sungai Seisa.

Lembah Sesia

Kota Varallo Sesia memiliki luas sebesar 88.71 km². Daerah ini merupakan lembah yang di dalamnya mengalir Sungai Sesia dan Sungai Mastallone yang memisahkan kedua wilayah Varallo. NamaSesia (Latin Sesites atau Sessites) adalah sebuah sungai di utara-barat Italia , yang merupakan anak sungai Po.  Sumbernya adalah gletser Monte Rosa di perbatasan  Swiss . Mengalir melalui lembah Alpine Valsesia dan kota-kota Varallo Sesia , Quarona , Borgosesia, dan Vercelli . Sesia mengalir ke Sungai Po dekat Casale Monferrato . Kualitas air kedua sungai itu sangat baik sehingga bisa dimanfaatkan untuk air minim dan jaringan pusat  layanan air. Curah hujan paling banyak antara bulan April sampai Juni, sehingga sungai ini bisa dimanfaatkan untuk wisata air kano dan kayak. Selain itu di sungai ini pun hidup ikan trout (ikan air tawar seperti belut, patin, dll). Karena itu dimanfaatkan pula untuk budidaya ikan.

Lembah Varallo Seisa dikelilingi oleh kaki Pegunungan Alpen dan tidak jauh dari Monte Rosa, yang terlihat samar-samar dari bukit-bukit sekitarnya. Monte Rosa adalah sebuah gunung yang terletak di Zermatt, Swiss. Monte Rosa adalah gunung tertinggi kedua diSwiss sesudah Pegunungan Alpen. Gunung ini melintasi perbatasan antara negara Swiss dan Italia.

Sacro Monte di Varallo

Sekitar 150 meter (490 kaki) di atas kota terdapat  Sacro Monte di Varallo, adalah salah satu situs ziarah yang paling terkenal dan yang tertua di Piedmont dan Lombardy. Situs ini sudah dinyatakan sebagai warisan dunia  yang ditorehkan oleh UNESCO dalam Daftar Warisan Dunia pada tahun 2003. Untuk sampai ke tempat suci ini, para pengunjung harus melalui jalan  berliku dan menanjak. Namun, sekarang ada pilihan lain untuk sampai ke tempat ini dengan menaiki cabel car.

Gunung suci yang dikelilingi pegunungan Alpen dan Monte Rosa yang menjulang hijau kebiruan  ini sangat hening dan kudus. Ketika kami sampai ke tempat ini, suasana tak begitu ramai karena pengunjung tidak begitu banyak. Dari bukit suci ini kita bisa melihat Lembah Seisa yang tampak menawan dan damai di bawahnya. Pemandangan kota kecil Italia  yang menawan.

Tempat Suci dibangun pada akhir abad kelima belas oleh Fransiskan Friar, yang dipimpin oleh Pastor Bernardino CAIMI. Beliau  pernah menjadi wali Makam Suci di Yerusalem pada tahun 1478. Ia ingin mewujudkan impiannya mendirikan tempat ziarah di bukit di atas kota Varallo yang meniru tempat-tempat suci Palestina. Tujuannya agar memungkinkan umat beriman untuk melaksanakan ziarah dengan berpusat  pada kehidupan Kristus. Bernardino CAIMI, pendiri Sacro Monte, lahir pada abad kelima belas, ia mengambil sumpah sebagai Fransiskan dan tinggal selama beberapa tahun di Biara Sant’Angelo di Milan, kemudian di biara Lodi. Bapak Ciami meninggal pada tahun 1499. Beliau sangat berjasa untuk membantu memudahkan  kaum beriman melihat visualisasi peristiwa-peristiwa dalam Al Kitab dengan sangat nyata dan jelas pada keempat puluh tiga kapel di Gunung Suci Varallo.

            Gunung Suci Varallo memiliki 43 kapel. Kapel pertama didirikan dengan  konstruksi sangat sederhana, yang kadang-kadang terlihat seperti arsitektur alam (gua) dan bangunan pedesaan.  Baru berikutnya  dilanjutkan dengan  model arsitektur dan bahan yang meniru budaya arsitektur Valsesia. Hal ini dibuktikan dengan  kompleks kuno Nazaret (C. 2, 3, 4), kapelTemptation of Christ (C.13), dan bagian tertua dari kompleks Betlehem (C. 5, 6, 7, 8, 9) yang telah mempertahankan tampilan gereja sederhana dengan menara dan loggia tradisi lokal.
            Dalam bangunan  ini lukisan dan patung dibuat  seukuran manusia agar menampilkan suasana sesuai dengan peristiwa asli yang telah terjadi. Setiap lukisan dan patung di Gunung Suci ini sangat nampak ekspresi dan emosi dari setiap tokoh yang divisualkan.  Patung  tertua di Sacro Monte adalah patung batu pemberian minyak suci (saat ini disimpan di Pinacoteca dari Varallo), karya  De Donati.
Salah satu lukisan di Gunung Varalo
              Pada awal abad ke-16 proyek Sacro Monte melibatkan seorang pelukis, pematung,  dan arsitek ternama yaitu Gaudenzio Ferrari. Proyek ini mendapat dukungan dari tokoh masyarakat kala itu yaitu Duke of Milan, Ludovico il Moro, dan para tokoh yang lain. Bapak Bernadio Caimi mempertimbangkan melibatkan tokoh-tokoh  ini dari sisi sosial, politik, dan ekonomi. Beliau berpikir dengan berdirinya tempat berziarah ini, perekonomian di daerah yang kala itu miskin sumber daya dan gersang, tetapi strategis dan ditunjang dengan kemolekan alam ini,  bisa berubah. Padre Caimi membutuhkan dukungan dari tokoh – tokoh penting bangsawan lokal untuk menjaga kemanan dan tentu saja dukungan dana. Karena itu, kita bisa menemukan ukiran nama-nama para tokoh pendukung dalam pembangunan situs ini.
             Pada sekitar tahun 1560-an Sacro Monte  secara radikal didesain ulang atas prakarsa Giacomo d’Adda, seorang pemilik modal  kaya dari Milan. Dia menugaskan arsitek dan perencana kota Galeazzo Alessi untuk memperbaahrui Sacro Monte secara  lengkap. Mereka juga merestorasi lukisan dan patung dengan mendatangkan para seniman Lombardi yang juga mengerjakan proyek Katedral Milan.
            Pada tahun 1583 Duke of Savoy, Charles Emmanuel I, mengunjungi Sacro Monte dan memberikan  dana untuk kapel baru Slaughter dari Innocents (C.11) pada tahun berikutnya. Pada tahun yang sama Carolus Borromeus, melakukan  kunjungan terakhir ke Sacro Monte. Dijelaskan oleh penulis biografinya,  Charles Bascapè, sesaat sebelum wafat, beliau bermeditasi di gunung suci itu. Saat kunjungannya, beliau  membawa beberapa penasihat ahli teologi dan arsitektur, Bapa Panigarola, Pellegrino Tibaldi,  dan Coin  untuk memberikan sentuhan di tempat suci itu. Namun, kematiannya mencegah realisasi proyek ini.
           Dari tahun 1593-1615 Uskup Novara, Carlo Bascapè, memimpin transformasi baru dari kompleks keagamaan ini. Beliau juga mengubah jalur kapel sesuai dengan  alur cerita kehidupan Kristus. Beliau menunjuk para seniman berkualitas  untuk memperbaharui situs suci itu. Salah satu seniman itu adalah Pierfrancesco Mazzucchelli, “il Morazzone”.  Ia mengerjakan  lukisan kapel Jalan ke Kalvari (c.36), Ecce Homo (C.33) dan Penghukuman Kristus (C. 35). Selain itu dilibatkan juga senimanFlemish Juan de Wespin dan Giovanni d’Enrico.
        Pada abad ke-17 bekerja untuk Sacro Monte para seniman dari berbagai latar belakang. Di antaranya adalah pelukis Valsesian,  tetapi sangat dipengaruhi karya-karya Caravaggio, yaitu Tanzio dari Varallo. Beliau mengerjakan kapel Presentasi Kristus Sebelum Pilatus (C.27), Pilatus Mencuci Tangan (C.34), dan Kristus di Istana Herodes (C.28). Setelah dia, ada seniman lokal, seperti pelukis Martinoli dan pematung Gaudenzio Scetis.
Basilika di Gunung Varalo

           Sekitar tahun 1740, Arsitek Pertama Raja, Benedetto Alfieri , memperbaiki proyek altar utama dan ruang bawah tanah Basilika Perawan. Kapel terakhir, Kristus Sebelum Pengadilan Anna (C.24), diperbaiki dengan mendatangkan pematung Tandardini.

Gunung ini mempunyai aura tersendiri seperti paad umumnya gereja-gereja tua. Ketika kami melewati setiap kapel patung – patung yang seukuran manusia itu membantu kami untuk menghayati peristiwa kehidupan Kristus. Pada setiap stasi, kami berhenti untuk  berdoa dan tentu saja mengambil gambar. Udara dan matahari yang cerah di musim panas menambah keindahan alam di sekitar tempat ini. Saya selalu berusaha mendekati Padre Ignatio agar bisa mendengarkan penjelasan dari setiap gambar, patung, dan tulisan dalam bahasa Latin yang ada  pada ke-43 stasi tersebut. Kunjungan kami di sini diakhiri dengan pembagian medali dari suster kepala yang dibeli di tempat penjualan souvenir di situs ini. Akhirnya, kami pun kembali menuruni bukit ini dengan menaiki cabel car seperti tadi kami datang.

(Ch. Enung Martina)

Posted in Artikel, Lain-Lain, LAPORAN Perjalanan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Contoh Pengajaran Kritik Seni

Posted by lembursingkur pada Agustus 16, 2015

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran                      :     Bahasa Indonesia

Kelas/ Semester                     :     IX / 1 (satu)

Alokasi Waktu                       : 2 jam pelajaran (2 x 45 menit)

 

Standar Kompetensi             : 2. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam

bentuk  komentar dan laporan.

 

Kompetensi Dasar                 : 2.1 Mengkritik/ memuji berbagai karya  dengan bahasa

yang lugas dan santun.

 

  1. Indikator :
  2. Kognitif

Peserta didik mampu

  1. menyebutkan unsur-unsur kritik yang baik.
  2. menunjukkan unsur kritik yang terdapat dalam wacana kritik.
  3. mengkritik/ memuji berbagai karya dengan bahasa yang lugas dan santun.
  4. memberikan tanggapan pada hasil berdiskusi kelompok dengan santunPsikomotorik

 

Afektif

  1. Peserta didik mampu menunjukkan ketelitian dengan menyebutkan unsur-unsur kritik
  2. Peserta didik mampu menunjukkan ketelitian dengan menunjukkan unsur kritik yang terdapat dalam wacana kritik
  3. Peserta didik mampu menunjukkan kesantunan dengan mengkritik/ memuji berbagai karya  dengan bahasa yang lugas dan santun.
  4. Peserta didik mampu menunjukkan kesantunan pada saat memberikan tanggapan pada hasil berdiskusi kelompok.

Materi Ajar                            :

  1. Unsur-unsur kritik
  2. Pembuatan kritik dengan bahasa yng santun
  3. Kritikan/ pujian dengan bahasa lugas dan santun
  4. Tanggapan dengan bahasa yang santun
  5. Pendidikan nilai ketelitian
  6. Pendidikan nilai kesantunan

 

Contoh:

Objek yang dikritik film pendek:

Langkah:

  1. Siswa diminta menonton dan mencermati film
  2. Diminta mencatat sinopsis film
  3. Diminta melihat dan mencatat acting para pemain yang menarik dan alasan mengapa menarik
  4. Diminta mencatat dialog yang menarik dan alasan mengapa menarik
  5. Diminta mencatat adegan yang menarik dan alasan mengapa menarik
  6. Diminta untuk mencatat kelebihan dari film
  7. Diminta untuk mencacat kekurangan film
  8. Diminta membuat kesimpulan film

Posted in Artikel, Lain-Lain, RPP | Dengan kaitkata: , , , , , , , | Leave a Comment »

 
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.