Lembur Singkur

Kumpulan Karya Pendidikan dan Budaya

Contoh Pengajaran Teks Prosedur (Kurikulum 2013)

Posted by lembursingkur pada Juli 8, 2016

Kompetensi Dasar 

3.5 Mengidentifikasi teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu  dan cara membuat (cara  memainkan alat musik/ tarian daerah, cara membuat kuliner khas daerah, dll.)  dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar

4.5   Menyimpulkan  isi teks  prosedur tentang cara melakukan sesuatu  dan cara membuat (cara  memainkan alat musik/ tarian daerah, cara membuat kuliner khas daerah dll.)  dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar yang dibaca dan didengar

3.6  Menelaah struktur dan aspek kebahasaan  teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu  dan cara membuat (cara  memainkan alat musik/ tarian daerah, cara membuat kuliner khas daerah, membuat cindera mata,  dll.)  dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar

4.6  Menyajikan  data rangkaian kegiatan  ke dalam bentuk teks prosedur (tentang cara memainkan alat musik daerah, tarian daerah, cara membuat cinderamata, dll) dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan isi secara lisan dan tulis

 

Materi Pembelajaran

Teks prosedur

  • Ciri umum teks prosedur
  • Struktur teks: Tujuan, bahan, alat langkah,
  • Ciri kebahasaan:    kalimat perintah, kalimat saran, kata benda, kata kerja, kalimat majemuk  (dengan, hingga, sampai), konjungsi urutan  (kemudian, selanjutnya, dll)
  • Simpulan isi teks prosedur
  • Variasi pola penyajian tujuan, bahan/ alat langkah
  • Variasi kalimat perintah/ saran/ larangan
  • Prinsip penyusunan kalimat perintah
  • Pilihan kata dalam penyusunan teks prosedur
  • Prinsip penggunaan kata/ kalimat/ tanda baca dan ejaan

Kegiatan Pembelajaran

  • Mendaftar kalimat perintah, saran, larangan pada teks prosedur
  • Mendaftar kalimat yang menunjukkan tujuan, bahan, alat,  langkah-langkah
  • Mendiskusikan ciri umum teks prosedur, tujuan komunikasi,  struktur, ragam/ jenis teks prosedur, kata/ kalimat yang digunakan pada teks prosedur, isi teks prosedur
  • Menyampaikan secara lisan hasil diskusi ciri umum teks prosedur, tujuan komunikasi, dan ragam/ jenis teks prosedur
  • Mendata jenis-jenis dan variasi pola penyajian tujuan, bahan dan alat, langkah teks prosedur
  • Menyusun teks prosedur dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan isi
  • Menyunting dan memperbaiki teks prosedur yang ditulis dari segi isi, pilihan kata/ kalimat/ paragraf dan penggunaan tanda baca/ ejaan
  • Memublikasikan teks prosedur yang dibuat

 

Refrensi untuk Teks Narasi:

http://www.materikelas.com/2015/10/teks-prosedur-kompleks-pengertian.html

http://www.ilmusiana.com/2015/09/4-contoh-teks-prosedur-kompleks-singkat.html

http://artikelmateri.blogspot.co.id/2015/11/teks-prosedur-kompleks-pengertian-tujuan-ciri-struktur-contoh.html

Posted in Artikel, kurikulum, Lain-Lain | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

Contoh Teks Narasi (Dongeng Fabel)

Posted by lembursingkur pada Juli 7, 2016

Di bawah ini disajikan contoh karya peserta didik SMP Santa Ursula BSD.

Kelinci dan Serigala yang Licik

Pada zaman dahulu kala, di sebuah hutan yang indah, hidup seekor kelinci putih yang gemuk nan imut. Ia terkenal sebagai binatang yang baik hati dan suka menolong. Hutan yang ia tempati sangat berkelimpahan makanan. Berbanding terbalik dengan hutan di dekat tempat tinggalnya. Hutan itu hutan yang gersang dan miskin makanan. Konon hutan itu pernah dikutuk oleh seorang dewa yang menyebabkan tidak ada seekor binatangpun yang dapat keluar dari hutan tersebut. Mereka hanya diberi dua pohon buah dan sebuah sungai yang hanya berbuah dan mengalir setiap dua kali sehari, pagi dan malam. Oleh karena itu, kelinci putih suka mengantarkan makanan dari hutannya sebagai makanan tambahan untuk teman-temannya di hutan itu. Semua teman-temannya sangat bersyukur mempunyai teman seperti kelinci. Seperti aturan dewa yang disebutkan tadi, rupanya setiap binatang yang masuk ke hutan itu tidak dapat keluar lagi. Tetapi pengecualian untuk kelinci. Dewa mengizinkan kelici keluar-masuk hanya pada siang hari dan hanya untuk membawa makanan.

Suatu hari, seekor serigala licik dibuang oleh kawanannya ke hutan itu karena dianggap pengkhianat. Tentunya ia tidak dapat keluar lagi dan akhirnya harus tinggal di hutan itu untuk memenuhi sisa hidupnya. Hal pertama yang ia dengar setelah mauk ke hutan itu adalah “kelinci sedang sakit”. Ia pun bingung dan bertanya-tanya dalam hati karena ia tidak tahu siapa sosok kelinci yang dimaksud. Kebingungannya itu membuat mulutnya mengatakan sebuah pertanyaan pada salah satu hewan yang sedang berkerumun di sana. “Kelinci itu siapa? Dia tinggal di mana?”. Tak lama kemudian, hewan yang merupakan teman kelinci itu pun menjawab: “Oh, pendatang baru, kamu belum tahu ya? Kelinci itu teman kami dari hutan sebelah. Ia gemuk dan lucu loh. Semenjak hutan ini dikutuk, dia suka membawakan makanan untuk kami semua. Tapi saat ini, dia sedang sakit”.

Mendengar perkataan tersebut, timbullah nafsu si Serigala dengan akal licik untuk memangsa kelinci. Selama kelinci sakit, tentunya ia tidak bisa berbuat apa-apa. Ia rela memakan buah-buahan selama kelinci belum pulih dengan anggapan bahwa ia akan memangsa kelinci nantinya. Waktu menunggu ini pun tak ia sia-siakan begitu saja. Ia menyusun rencana “pemburuan kelinci”. Serigala memasang perangkap di sepanjang jalan yang biasa kelinci lewati. Semua informasi yang ia dapatkan dari hewan-hewan di hutan dengan berpura-pura bersikap baik. Banyak hewan yang tidak menyadari akal busuk serigala, namun teman-teman kelinci yang ini sangat peka dan akhirnya mengetahui akal licik si Serigala. Mereka adalah Kura-Kura, Monyet, Sigung, Burung Hantu, dan Beruang. Lima sekawan ini tentunya juga mempersiapkan rencana agar rencana si Serigala licik gagal dan justru mengenai serigala.

Hari yang dinantikan pun tiba. Kelinci yang sudah sembuh kembali mengantarkan makanan untuk teman-temannya yang tercinta. Kelinci yang tidak mengetahui adanya perangkap-perangkap yang menantinya hanya berjalan seperti biasa tanpa ada gangguan pikiran apapun, tetapi tentunya dengan hati yang berseri-seri. Perangkap pertama yang dibuat serigala adalah jarring. Jaring itu akan tertarik ke atas bila mendapat sentuhan atau injakan. Agar tidak kasat mata, Serigala menyelimutinya dengan dedaunan. Perangkap itu dibatalkan oleh lima sekawan dengan menggantikan kelinci yang diharapkan terjebak dengan sebuah batu saat kelinci belum melihat dedaunan yang berserakan itu. Serigala yang pintar tapi licik hanya menunggu di jebakan ke-tiga, karena jebakan itulah yang ia anggap paling ampuh. Ia kurang yakin dengan jebakan pertama dan ke-dua karena beranggapan kelinci akan lolos dari jebakan itu. Sesuai dengan pemikiran serigala, kelinci lolos dan terbebas dari segala ancaman pada jebakan-jebakan itu tentunya semua hasil kerja sama antar lima sekawan. Pada jebakan ke-tiga, serigala mengayukan segelondong kayu yang masing-masing ujungnya diikatkan pada tali. Dengan sigap temann-teman kelinci berteriak dari arah berlawanan dengan gelondongan kayu:

“Kelinci! Menunduk!”, teriak mereka.

Karena selalu percaya dengan teman-temannya, ia menurutinya. Serigala yang menyaksikan itu terkejut dan terbengong-bengong dengan mulut menganga. Tanpa disadari olehnya, gelondongan kayu tersebut ternyata sudah berbalik arah menuju dirinya akibat ayunan berkekuatan ekstra dari teman-teman kelinci. “Tiga, dua, satu….. BRAAAAK!”, teriak lima sekawan itu menuju detik-detik gelondongan kayu menyentuh moncong serigala. Akhirnya, serigala pingsan dan dibawa ke tempat berkumpul semua binatang di hutan itu.

Saat serigala membuka matanya, ia melihat puluhan mata tertuju padanya. Ia langsung bangun dan merasa malu pada dirinya sendiri. Ia berjanji tidak akan mengulanginya dan akan selalu akur dengan hewan-hewan lain.

Pesan moral dari cerita ini adalah kita harus selalu berbuat baik dan saling membantu teman dan tentunya percaya adalah hal paling utama yang harus kita lakukan pada teman kita. Tetapi kita juga harus pintar-pintar dalam mempercayai teman. Tak semua teman baik di mata kita maupun orang lain, jadi kita harus selektif. Kita juga harus berhati-hati terhadap orang-orang baru di lingkungan sekitar kita. “Be Careful of Strangers”. J

(– Vania Aileen/VIII-B/33)

 

Posted in Artikel, Karya Siswa, kurikulum, Lain-Lain | Dengan kaitkata: , , | 1 Comment »

Contoh Pengajaran Teks Narasi (Kurikulum 2013)

Posted by lembursingkur pada Juli 7, 2016

Kompetensi Dasar 

3.3   Mengidentifikasi  unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca dan didengar

4.3   Menceritakan kembali isi teks narasi (cerita fantasi) yang didengar dan dibaca

4.3    Menelaah struktur dan kebahasaan teks narasi (cerita fantasi)  yang dibaca dan didengar

4.4     Menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk cerita fantasi secara lisan dan tulis dengan                memperhatikan struktur dan penggunaan bahasa

 

Materi Pembelajaran

Teks  Narasi

  • Pengertian dan contoh-contoh teks narasi (cerita fantasi)
  • Unsur-unsur teks cerita narasi.
  • Struktur teks narasi.
  • Kaidah kebahasaan teks narasi.
  • Kalimat langsung dan kalimat tidak langsung
  • Penceritaan kembali isi teks narasi
  • Struktur teks cerita fantasi (orientasi, komplikasi, resolusi)
  • Kebahasaan teks cerita fantasi
  • Prinsip memvariasikan teks cerita fantasi
  • Ejaan dan tanda baca
  • Langkah-langkah menulis cerita fantasi

Kegiatan Pembelajaran

  • Mengamati model-model teks narasi.
  • Mendaftar isi, kata ganti, konjungsi (kemudian, seketika, tiba-tiba, sementara itu), kalimat yang menunjukkan rincian latar, watak, peristiwa, kalimat langsung dan tidak langsung pada teks cerita fantasi
  • Mendiskusikan ciri umum teks cerita fantasi, tujuan komunikasi cerita fantasi, struktur teks cerita fantasi
  • Menyampaikan secara lisan hasil diskusi ciri umum cerita fantasi tujuan komunikasi, dan ragam/ jenis cerita fantasi, struktur cerita fantasi
  • Menceritakan kembali dengan cara naratif
  •  Mendata struktur dan kebahasaan teks cerita fantasi
  • Mendiskusikan prinsip memvariasikan cerita fantasi, penggunaan bahasa pada cerita fantasi, penggunaan tanda baca/ ejaan bagian cerita fantasi, memvariasikan cerita fantasi (misal: mengubah narasi menjadi dialog, mengubah alur, mengubah akhir cerita dll), melengkapi, dan menulis cerita fantasi sesuai dengan kreasi serta memperhatikan ejaan dan tanda baca
  • Mempublikasikan karya cerita fantasi/mempresentasikan karya

 

Refrensi untuk Teks Narasi:

https://lembursingkur.wordpress.com/2014/11/04/dongeng-fabel/

http://fikfanindo.blogspot.co.id/2012/03/anak-rembulan-negeri-misteri-di-balik.html

https://lembursingkur.wordpress.com/2016/07/07/contoh-teks-narasi-dongeng-fabel/

http://dongengterbaru.blogspot.co.id/2016/04/asal-usul-legenda-danau-toba.html

Posted in Artikel, kurikulum, Lain-Lain, RPP | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »

Teks Deskripsi: Perjalanan Liburan

Posted by lembursingkur pada Juli 6, 2016

DANAU LINOW

IMG_20160614_152725

Danau ini merupakan objek kedua yang kami kunjungi dalam wisata kami di Manado. Danau Linow terletak di Desa Lahedong, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon Minahasa Sulawesi Utara. Danau ini memiliki kadar belerang yang cukup tinggi sehingga warna danau mudah sekali berubah-ubah bahkan saat kami datang menampilkan 3 warna sekaligus. Kalau dilihat secara kasat mata warna tampak di hijau tosca, biru laut, serta coklat susu. Sungguh indah sekali ciptaan  Allah ini.

Perubahan warna itu disebabkan kandungan belerang di danau. Kandungan belerang itu sendiri karena di salah satu sisi danau terhubung langsung dengan sumber air yang mengandung belerang dan mengalir ke dalam danau. Penyebab lainnya karena pembiasan cahaya dan pantulan dari vegetasi di sekitar danau. Selain itu, warna  danau tersebut juga terpengaruh oleh terobosan sinar matahari yang masuk melalui celah-celah awan dan memantul di permukaan danau. Hawa sejuk dan asri pepohonan di sekitarnya membuat  perjalanan terasa nikmat dan nyaman, apalagi saat kami sampai hujan baru saja usa,i sehingga menambah kesejukan udara di Danau Linow.

Saya bertanya kepada pemandu kami, Om Boy, tentang seputar pengelolaan danau ini yang tampak bersih dan teratur. Om Boy mengatakan bahwa objek wisata ini dikelola oleh swasta. Sehingga, wajarlah bila pihak pengelola menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kealamian danau ini untuk menjadi daya tarik yang bisa mendatangkan para wisatawan.

Danau seluas 35 hektar ini juga lengkapi lintasan trekking atau buat pejalan kaki, jadi kita bisa memutari danau dengan berjalan menikmati keheningan dan keindahan dari berbagai sisi sudut danau linow. Kalau dilihat sekilas, danau ini  mirip Kawah Putih yang ada di Bandung, tapi Danau Linow ini lebih sepi dan lebih terawat.

Di kawasan sekitar Danau Linow tercium aroma belerang yang cukup kuat, baunya seperti bau kentut atau telur busuk. Di sini juga banyak ditemukan beberapa tempat pemandian air panas. Diduga, sumber belerang dan mata air panas tersebut berhubungan dengan Gunung Lokon yang masih aktif. Gunung yang terlihat gagah dan  elok dari pusat Kota Tomohon tersebut terakhir kali meletus pada September 2013.

Pengunjung juga bisa menikmati makanan di kafe yang terletak di sisi bukit yang mengitari danau. Menikmati kopi dan pisang goreng sambal ikan roa sungguh nikmat sembari melihat pemandangan ke seluruh area danau. Duduk berlama-lama di kafe terasa tak membosankan karena indahnya pemandangan danau dan sejuknya udara.

Jalanan menuju bibir danau terbuat dari kayu dan bambu yang dibangun seperti dermaga. Tepat di ujung jalan, sebenarnya tersedia sarana wisata berupa perahu kayuh (dikayuh dengan pedal mirip sepeda) dan kano yang bisa disewa. namun, kami tak menggunakan wahana itu. Kami hanya duduk menyeruput kopi dan menikmati pisang goreng sambal roa ditemani semilirnya angin. Kata Om Boy, pengunjung jangan coba-coba untuk berenang. Kandungan belerang yang tinggi bisa membuat tubuh terluka dan berakibat fatal.
Di sisi kanan danau terdapat sebuah bangunan rusak yang tampaknya dimaksudkan sebagai Pusat Informasi Geotermal dan Geowisata Tomohon. Sebenarnya pembangunan kantor semacam itu adalah inisiatif yang bagus, sayangnya bangunan belum selesai dibangun, dan entah kenapa dibiarkan begitu saja hingga rusak.  Om Boy menginformasikan kepada kami bahswa pembangunan oleh pemerintah itu pekerjaan yang sia-sia. Buang-buang uang dan energi, begitu ungkap Om Boy.

Menurut satu sumber yang saya baca, Linow berasal dari kata lilinowan yang artinya tempat berkumpul air. Kata itu diambil dari bahasa Tombulu atau bahasa dari salah satu etnis di Minahasa. Area Danau Linow seluas sekitar 35 hektar dan berkedalaman sekitar 5 meter bisa terlihat jelas dari atas bukit sebelum turun menuju bibir danau.

Setelah kami puas menikmati indahnya alam dan lezatnya kopi panas dengan pisang goreng sambal roa, kami mulai menaiki bis kami untuk menuju Kota Menado untuk makan malam dan beristirahat di hotel.

Meskipun jalan penuh liku, beruntung pemandangan asri sepanjang jalan dan hawa yang sejuk bisa mengusir rasa jenuh di perjalanan. Bahkan, kami bisa melihat pemandangan Laut Sulawesi dari jendela bis kami.  Jalan di Tomohon memang berliku dan melewati perbukitan. Sepanjang jalan Tomohon kami melihat penjual buah-buahan, seperti pisang dan langsat.  Hamparan hutan dan pohon cengkeh juga menjadi pemandangan sepanjang jalan. Beberapa teman, sudah mulai tertidur karena lelah dan bangun pada dini hari. Jadi, meskipun jalan penuh liku, kami bisa menikmati perjalanan dengan nyaman. (Ch. Enung Martina)

 

 

 

Posted in Artikel, kurikulum, Lain-Lain, LAPORAN Perjalanan | Dengan kaitkata: , , , , , , | Leave a Comment »

Contoh Pengajaran Teks Deskripsi (Kurikulum 2013)

Posted by lembursingkur pada Juli 6, 2016

Kompetensi Dasar 

Pengetahuan:

3.1 Mengidentifikasi informasi dalam teks deskripsi tentang objek (sekolah, tempat wisata,  tempat bersejarah, dan atau suasana pentas seni daerah)    yang didengar dan dibaca.

Ketrampilan:

4.1   Menentukan  isi teks  deskripsi   objek (tempat wisata,  tempat bersejarah, suasana pentas seni daerah, dll)  yang didengar dan dibaca

Materi Pembelajaran

Teks  deskripsi

  • Pengertian teks deskripsi
  • Isi teks deskripsi
  • Ciri umum teks deskripsi
  • Struktur teks deskripsi
  • Kaidah kebahasaan

 

 

Kegiatan Pembelajaran

  • Mengamati model-model teks deskripsi.
  • Merumuskan pengertiaan dan menjelaskan isi teks deskripsi
  • Mendaftar ciri umum teks deskripsi yang mencakup struktur dan kaidah kebahasaannya.
  • Mengerjakan sejumlah kegiatan secara berkelompok dan individual untuk menentukan isi dan ciri-cirinya berdasarkan struktur dan kaidah-kaidahnya.
  • Mengidentifikasi model teks observasi lainnya lainnya dari berbagai sumber untuk menentukan isi dan ciri-cirinya

Contoh Deskripsi

 

https://lembursingkur.wordpress.com/2015/06/26/laporan-perjalanan-terdampar-di-dubai/

https://lembursingkur.wordpress.com/2015/07/21/perjalanan-3-roma-kota-seni/

https://lembursingkur.wordpress.com/2015/10/01/perjalanan-10-kota-air-venesia/

https://lembursingkur.wordpress.com/2015/09/12/perjalanan-8-milan-kota-adibusana/

Posted in Artikel, kurikulum, Lain-Lain | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

KATA OPRASIONAL UNTUK INDIKATOR KOMPETENSI INTI SIKAP SPIRITUAL-SOSIAL

Posted by lembursingkur pada Juli 4, 2016

Indikator KI-1 & KI-2

SD

SMP

SMA

KI-1: MENERIMA &  MENJALANKAN

KI-2: MENUNJUKKAN PERILAKU (Keluarga, Teman, Dan Guru)

  • ·         Mengikuti
  • ·         Menganut
  • ·         Mematuhi
  • ·         Menanamkan
  • ·         Memilih
  • ·         Mempertanyakan
  • ·         Memberi
  • ·         Meminati
  • ·         Menggambarkan
  • ·         Menyelenggarakan
  • ·         Menempatkan
  • ·         Menggunakan
-1: MENGHARGAI & MENGHAYATI

KI-2: MENGHARGAI & MENGHAYATI PERILAKU (Lingkungan Sosial Dan Alam Dalam Jangkauan Pergaulan & Keberadaannya)

 

·         Meyakini/ MeyakinkanKI

·         Mengikuti

·         Menyenangi

·         Menolak

·         Mengompromikan

·         Mematuhi

·         Menyambut

·         Mendukung

·         Menyetujui

·         Menampilkan

·         Melaporkan

·         Memilih

·         Mengatakan

·         Memilah

·         Menggambarkan

·         Menerangkan

·         Mengajak bergabung

·         Memohon

·         Melapor

·         Mengatur

·         Menggabungkan

·         Mempertahankan

·         Menggeneralisikan

·         Mengembangkan

 

KI-1: MENGHAYATI & MENGAMALKAN

KI-2: MENGHAYATI DAN MENGAMALKAN PERILAKU

(Lingkungan Sosial & Alam Semesta Serta Dalam Menempatkan Diri Sebagai Cerminan Bangsa Dalam Pergaulan Dunia)

 

·         Mengimani

·         Meyakini/ Meyakinkan

·         Menganut

·         Mengasumsikan

·         Melengkapi

·         Memperjelas

·         Memprakarsai

·         Mengundang

·         Menggabungkan

·         Mengusulkan

·         Menekankan

·         Menyumbang

·         Mematuhi

·         Mengatur

·         Mempertahankan

·         Menggeneralisasikan

·         Mengembangkan

·         Mengubah

·         Menata

·         Mengklasifikasikan

·         Mengombinasikan

·         Mempertahankan

·         Membangun

·         Membentuk pendapat

·         Memadukan

·         Mengelola

·         Menegosiasi

·         Merembuk

·         Mengorganisasikan

·         Menyintesiskan

·         Mempergunakan

·         Mendengarkan

·         Melaksanakan

·         Memohon

·         Menanyakan

 

Posted in Artikel, kurikulum, Lain-Lain | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

CONTOH FORMAT RPP KURIKULUM 2013

Posted by lembursingkur pada Juli 4, 2016

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP)

 

Sekolah                         :SMP……..

Mata Pelajaran            : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Kelas/ Semester            : VIII/2

Alokasi Waktu             : 2 pertemuan (6 JP)

  1. KOMPETENSI INTI
KI 1 : Menghargaidanmenghayatiajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, bertanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudutpandang/teori.
  1. KOMPETENSI DASAR

1.2Terbiasa membaca al-Qur’ān dengan meyakini bahwa toleransi dan menghargai perbedaan adalah perintah agama.

2.2Menghayati perilaku toleran dan menghargai perbedaan dalam pergaulan di sekolah dan masyarakat sebagai implementasi pemahaman Q.S. al-Hujurāt/49: 13 dan Hadis terkait.

3.2 Memahami Q.S. al-Hujurāt/49: 13 tentang toleransi dan menghargai perbedaan dan Hadis terkait.

4.2.1 Membaca Q.S. al-Hujurāt/49: 13 dengan tartil.

4.2.2 Menunjukkan hafalan Q.S. al-Hujurāt/49: 13 serta Hadis terkait dengan lancar.

4.2.3 Menyajikan keterkaitan toleransi dan menghargai perbedaan dengan pesan Q.S. al-Hujurāt/49: 13.

 INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

 

MATERI PEMBELAJARAN

Pertemuan ke-1.

  1. Materi Regular :
  2. Materi pengayaan:
  3. Matedri Remidial

Pertemuan ke-2

  1. Materi Regular:
  2. Materi Pengayaan:
  3. Materi Remidial :

 

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

  1. Pendahuluan (10 menit)
  • Guru membuka pembelajaran dengan mengucap salam
  • Salah seorang peserta didik memimpin doa akan belajar dengan penuh khidmat.
  • Memulai pembelajaran dengan pembacaan al-Quran surahpilihan yang dipimpin oleh salah seorang peserta didik.
  • Guru melakukanappersepsidenganmenanyakanwawasanpesertadidikterkaittentang materi……………………..
  • Guru menyampaikan kompetensi dasar yang akan dicapai.

…….dst

 

2. Kegiatan inti (90 menit)

Menyampaikan tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan dalam pembelajaran.

Membentuk kelompok

……

  • Setelah mengamati gambar kelompok lain, setiap peserta didik menuliskan sebuah pertanyaan yang berkaitan dengan gambar di kertas plano.
  • Masing-masing kelompok diberikan tugas untuk berdiskusi sesuai dengan gambar yang ma kelompoknya.
  1. Penutup (20 menit)
  • 1) Guru memberikanpenguatanmateri…………..dan minuman yang halal dan haram.
  • 2) Pesertadidikdi bawahbimbingan guru menyimpulkan materi yang dibahas.
  • 3) Peserta didikbersama guru melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
  • 4) Guru menyampaikan rencanakegiatanpertemuan berikutnya…………………………….
  • 5) Pesertadidikmengungkapkanpesan moral yang diperolehdaripembelajaran.
  • 6) Peserta didik dan guru bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa.
  1. Pertemuan 2
  2. Pendahuluan (10 menit)
  • Guru membuka pembelajaran dengan mengucapsalam
  • Salah seorang peserta didik memimpindoaakanbelajar dengan penuh khidmat.
  • Memulai pembelajaran dengan pembacaan al-Quran surahpilihan yang dipimpin oleh salah seorang peserta didik.
  • Guru melakukanappersepsidenganmenanyakanwawasanpesertadidikterkaittentang makanan dan minuman halal
  • Guru menyampaikan kompetensi dasar yang akan dicapai.
  • Guru meberikan tausiyah tentang

 

  1. Kegiatan inti (90 menit)
    • Pesertadidik mengamati berbagai gambar-gambar produk makanan/minuman halal dan haram
    • Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum jelas dari hasi pengamatan
    • Peserta  didik menanyakan produk yang akan mereka buat.
    • Masing-masing kelompok membuat produk berupa rancangan terkait materi yang telah didiskusikan minggu lalu sebagai bahan jual beli informasi dengan ketentuan:

a.

b.

c.

d.

  • Masing-masing kelompok menentukan satu anggota yang akan tinggal sebagai penjual dan anggota lain akan berbelanja untuk mendapatkan informasi.
  • Anggota yang bertugas menjadi penjual akan menjelaskan posternya kepada pengunjung/pembeli.
  • Anggota yang mendapat tugas berbelanja ke “toko lain” berkeliling mengunjungi kelompok untuk berbelanja informasi dengan mencatat keterangan dari penjual.
  • Setelah usai berbelanja, siswa kembali ke kelompok masing-masing untuk mengajarkan hasil berbelanja kepada penunggu “toko” dan saling meneliti antar anggota kelompok.

 

  1. Penutup (20 menit)
  • ……….
  • ………
  • ……….
  • ……..
  • ……

 

Guru bersama-sama para peserta didik menutup pelajaran dengan berdoa.

  1. PENILAIAN, PEMBELAJARAN REMEDIAL DAN PENGAYAAN
  2. Teknik Penilaian
    1. Aspek sikap :Observasi
    2. Aspek Pengetahuan: Tes tertulis
    3. Aspek Ketrampilan: produk

 

  1. Instrumen penilaian dan pedoman perskoran :
  1. Pertemuan pertama
  • Sikap : (1) Spiritual,
  • Kompetensi dasar :

1.2Terbiasa membaca al-Qur’ān dengan meyakini bahwa toleransi dan menghargai perbedaan adalah perintah agama.

  • Kisi-kisi
No. Indikator
1 Meyakinisikaptolerasisebagaipengamalanqs. Alhujurat : 13
2
3
4
5

 

Instrumen:

Nama : ………………………………………………..
NIS : ………………………………………………..
Kelas : ………………………………………………..
Rubrik :  

 

Tgl Pengamatan    :  …………

No.

 

Aspek Pengamatan HasilPengamatan
1. Merhargaisesamtemanketikasholatberjamaah
2. Tidakmenggangguteman yang sedangmenjalankanpuasasunnahseninkamis
3.
4.
5.

 

  • Sikap : (2) Sosial
  • Kompetensi dasar :

2.2Menghayati perilaku toleran dan menghargai perbedaan dalam pergaulan di sekolah dan masyarakat sebagai implementasi pemahaman Q.S. al-Hujurāt/49: 13 dan Hadis terkait

  • Kisi-kisi:
No. Indikator
1. 2.12.1. Menunjukkanperilakutolerandalamkehidupansehari-haridisekolah.
2.
3.
4.
5.

 

Instrumen:

 

Nama : ………………………………………………..
NIS : ………………………………………………..
Kelas : ………………………………………………..
Rubrik :  

 

Tgl Pengamatan :  …………

No.

 

Aspek Pengamatan HasilPengamatan
1. Mengembangkan perilaku hidup sehat dengan menmsi m
2.
3.
4.
5.

 

  • Pengetahuan
  • Kompetensi dasar :
  • Kisi-kisi:
No. Indikator Butir Instrumen
1. Menjelaskan pengertian makanan da Jelaskan pengertian makanan hal
2. 3.12.1.    Menyebutkan jenis-jenis makanan dan Sebutkan jenis-jenis makanan
3.. 3.12.2.    Menjelaskan pengertian makanan dan m Jelaskan pengertian mn haram.
4. 3.12.3.
5. 3.12.4.
6. 3.12.5.
7. 3.12.6.
8. 3.12.7.
9. 3.12.8.
10. 3.12.9.

 

Pedoman penskoran: ………..

No Kunci skor
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Jumlah Skor 100

 

  1. Pertemuankedua:Keterampilan

Kompetensi dasar :

Kisi-kisi:

No. Indikator Butir Instrumen
1. 4.12.1.
2. 4.12.2.
3. 4.12.3.

 

Nama Kelompok            : …………Anggota                                  :……………….

Kelas                               : …………………..

Nama Produk                 : ……………..

No ASPEK SKOR (1-5)
1 2 3
1 Perencanaan
a.   Persiapan
b.   Rumusan Judul Rancangan
2 Tahapan Proses Pembuatan
a.      Persiapan Alat dan Bahan
b.      Analisiskonteks
c.       Kerjasama Kelompok
3 Tahap Akhir
a.  Bentuk Rancangan
b.   Inovasi
c.    Kreatifitas
  SkorPerolehan  

Keterangan penilaian:

1 = cukupbaik     2 = baik           3 = sangat baik

Petunjuk Penskoran :

Skor  tertinggi 3 x 8 = 24

 

Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :

 

  1. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

Pembelajaran remedial dilakukan segera setelah kegiatan penilaian bagi peserta didik yang belum mencapai KKM, sedangkan pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai atau melampaui KKM.

  • Pembelajaran Pengayaan: C
  • Remedial dirancangsetelahmengetahuianalisishasilpenilaian

 

  1. MEDIA/ALAT,BAHAN DAN SUMBER PEMBELAJARAN
  2. Media/alat
    1. Power Point
    2. Gambar
    3. Speaker active
    4. LCD/TV/Laptop

 

  1. Bahan
    1. Kertasplano
    2. Lem/dobel tip
    3. Spidol

 

  1. Sumber Belajar
    1. Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. Jakarta: Depag RI.
    2. Muhammad Ahsan dan Sumiyati,2014. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMP/MTs Kelas …./ Buku Siswa . Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
    3. Muhammad Ahsan dan Sumiyati, 2014. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMP/MTs Kelas ……/Buku Guru. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

 

suf Qardawi,Dr, 2003. Halal Haram dalam Islam, terj. Wahid Ahmadi,Solo: Era Intermedia halaman. 80-81

Serang, ……….. 2016

Mengetahui;                                                                             Guru PAI

KepalaSekolah

 

 

 

……………………………………                                                        …………………………………….

NIP.                                                                                           NIP.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Posted in Artikel, kurikulum, Lain-Lain | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

CONTOH PROGRAM TAHUNAN KURIKULUM 2013

Posted by lembursingkur pada Juli 4, 2016

PROGRAM TAHUNAN

MATA PELAJARAN    : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI

PEKERTI

SATUAN PENDIDIKAN    :

K E L A S            : VII

TAHUN PELAJARAN : 2016/ 2017

 

Kompetensi Dasar SMT ALOKASI WAKTU
1.1    Terbiasa membaca al-Qurān dengan meyakini bahwa Allah akan meninggikan derajat orang yang beriman dan berilmu.

2.1    Menghayati perilaku semangat menuntut ilmu sebagai implementasi Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33 dan hadis terkait.

3.1    Memahami Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33  serta hadis terkait tentang menuntut ilmu.

4.1.1  Membaca Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33  dengan tartil.

4.1.2  Menunjukkan hafalan Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.

4.1.3  Menyajikan    keterkaitan  semangat menuntut ilmu dengan pesanQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.

GANJIL 12 JP
1.3   Meyakini bahwa Allah Maha Mengetahui, Maha Waspada, Maha Mendengar, dan Maha Melihat.

2.3   Menghayati perilaku percaya diri, tekun, teliti, dan kerja keras sebagai implementasi  makna al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.

3.3   Memahami makna al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.

4.3   Menyajikan contoh perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.

GANJIL 9 JP
1.5  Meyakini bahwa jujur, amanah, dan istiqamah adalah perintah agama.

2.5  Menghayati perilaku jujur, amanah, dan istiqamah dalam kehidupan sehari-hari.

3.5  Memahami makna perilaku jujur, amanah, dan istiqamah

4.5  Menyajikan makna perilaku jujur, amanah, dan istiqamah.

GANJIL 6 JP
1.7 Menghayati ajaran bersuci dari hadas kecil dan hadas besar berdasarkan syariat Islam.

2.7 Menghayati perilaku hidup bersih sebagai wujud ketentuan bersuci dari hadas besar berdasarkan ketentuan syari’at Islam.

3.7 Memahami ketentuan bersuci dari hadas besar berdasarkan ketentuan syari’at Islam.

4.7Menyajikan tata cara bersuci dari hadas besar.

GANJIL 9 JP
1.8  Menunaikan salat wajib berjamaah sebagai implementasi pemahaman rukun Islam.

2.8 Menghayati perilaku demokratis sebagai implementasi pelaksanaan salat berjamaah.

3.8  Memahami ketentuan salat berjamaah.

4.8  Mempraktikkan salat berjamaah.

GANJIL 9 JP
1.11  Menghayati perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah dalam menegakkan risalah Allah Swt.

2.11 Meneladani perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.

3.11  Memahami sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw.periode Mekah.

4.11  Menyajikan contoh strategi perjuangan yang dilakukan Nabi Muhammad saw.periode Mekah.

GANJIL 6 JP
  51 JP
1.2    Terbiasa membaca al-Qur’ān dengan meyakini bahwa Allah mencintai orang-orang yang ikhlas, sabar, dan pemaaf.

2.2    Menghayati perilaku ikhlas, sabar, dan pemaaf sebagai implementasi pemahaman Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134, dan Hadis terkait.

3.2    Memahami Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134 serta hadis terkait tentang ikhlas, sabar, dan pemaaf.

4.2.1 Membaca Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134 dengan tartil.

4.2.2 Menunjukkan hafalan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134dengan lancar.

4.2.3. Menyajikan  hubungan  keterkaitan  ikhlas, sabar, dan pemaaf dengan pesan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.

GENAP 12 JP
1-4  Beriman kepada malaikat-malaikat Allah Swt.

2.4  Menghayati perilaku disiplin sebagai cerminan makna iman kepada malaikat.

3.4  Memahami makna iman kepada malaikat berdasarkan dalil naqli.

4.4  Menyajikan contoh perilaku yang mencerminkan iman kepada malaikat Allah Swt.

GENAP 9 JP

 

1.6  Menyakini bahwa hormat dan patuh kepada orang tua dan guru, dan berempati terhadap sesama adalah perintah agama.

2.6  Menghayati perilaku hormat dan patuh kepada orang tua dan guru, dan berempati terhadap sesama dalam kehidupan sehari-hari.

3.6   Memahami makna empati terhadap sesama, hormat dan patuh kepada kedua orang tua dan guru.

4.6  Menyajikan makna empati terhadap sesama, hormat dan patuh kepada orang tua dan guru.

GENAP 6 JP
1.9  Menunaikan salat Jum’at sebagai implementasi pemahaman ketaatan beribadah.

2.9    Menghayati perilaku peduli terhadap sesama dan lingkungan sebagai implementasi pelaksanaan salat Jum’at

3.9    Memahami ketentuan salat Jum’at.

4.9    Mempraktikkan salat Jum’at.

GENAP 12 JP
1.10  Menunaikan salat jamak qasar  ketika bepergian jauh (musafir) sebagai implementasi pemahaman ketaatan beribadah.

2.10  Menghayati perilaku disiplin sebagai implementasi pelaksanaan salat jamak qasar.

3.10  Memahami ketentuan salat jamak qasar.

4.10  Mempraktikkan salat jamak dan qasar.

GENAP 9 JP
1.12  Menghayati perjuangan Nabi Muhammad saw. Periode Madinah dalam menegakkan risalah Allah Swt.

2.12  Meneladani perjuangan Nabi Muhammad saw. Periode Madinah.

3.12  Memahami sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw.periode Madinah.

4.12 Menyajikan contoh strategi perjuangan yang dilakukan Nabi Muhammad saw.periode Madinah.

GENAP 6 JP
1.13  Menghayati perjuangan dan kepribadian sebagai penerus perjuangan Nabi Muhammad saw. dalam menegakkan risalah Allah Swt.

2.13  Meneladani perilaku terpuji al-Khulafa al-Rasyidun.

3.13  Memahami sejarah perjuangan dan kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun.

4.13  Menyajikan contoh strategi perjuangan dan kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun.

GENAP 6 JP
60 JP

 

Serpong,  Juni  2016

Mengetahui,                                                                                        Guru mata Pelajaran

Kepala xsekolah :

 

………………………                                                                                 ……………………………..

 

Posted in Artikel, kurikulum, Lain-Lain, Uncategorized | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR BAHASA INDONESIA SMP/MTs BAHASA INDONESIA KLS IX

Posted by lembursingkur pada Juli 4, 2016

KELAS: IX

 

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

 

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya”. Adapun  rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri  dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching),  yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

 

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang  proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

 

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut.

 

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)
3.       Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

 

4.       Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

 

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1     Mengidentifikasi informasi dari laporan  percobaan yang dibaca dan didengar  (percobaan sederhana untuk mendeteksi zat berbahaya pada makanan, adanya vitamin pada makanan, dll) 4.1     Menyimpulkan tujuan, bahan/ alat, langkah, dan hasil dalam laporan percobaan yang didengar dan/atau dibaca
3.2     Menelaah struktur dan kebahasaan dari teks laporan percobaan yang didengar atau dibaca (percobaan sederhana untuk mendeteksi zat berbahaya pada makanan, adanya vitamin pada makanan, dll) 4.2     Menyajikan tujuan, bahan/ alat, langkah, dan hasil dalam laporan percobaan  secara tulis dan lisan dengan memperhatikan kelengkapan data, struktur, aspek  kebahasaan, dan aspek lisan
3.3     Mengidentifikasi gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dalam pidato persuasif tentang permasalahan aktual yang didengar dan dibaca 4.3  Menyimpulkan gagasan,  pandangan, arahan, atau pesan dalam pidato (lingkungan hidup, kondisi sosial, dan/atau keragaman budaya) yang didengar dan/atau dibaca
3.4     Menelaah struktur dan ciri kebahasaan pidato persuasif tentang permasalahan aktual yang didengar dan dibaca

 

4.4     Menuangkan gagasan, pikiran, arahan atau pesan dalam pidato (lingkungan hidup, kondisi sosial, dan/atau keragaman budaya) secara lisan dan/atau tulis dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan.
3.5     Mengidentifikasi  unsur pembangun karya sastra dalam teks cerita pendek yang dibaca atau didengar

 

4.5     Menyimpulkan unsur-unsur pembangun karya sastra dengan bukti yang mendukung dari cerita pendek yang dibaca atau didengar
3.6     Menelaah  struktur  dan aspek kebahasaan cerita pendek yang dibaca atau didengar

 

 

4.6     Mengungkapkan pengalaman dan gagasan dalam bentuk cerita pendek dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan

 

3.7     Mengidentifikasi informasi berupa kritik, sanggahan, atau pujian dari teks tanggapan (lingkungan hidup, kondisi sosial, dan/atau keragaman budaya, dll) yang didengar dan/atau dibaca 4.7     Menyimpulkan isi teks  tanggapan berupa  kritik, sanggahan, atau pujian  (mengenai lingkungan hidup, kondisi sosial, dan/atau keragaman budaya) yang didengar dan dibaca
3.8     Menelaah  struktur dan kebahasaan  dari teks tanggapan (lingkungan hidup, kondisi sosial, dan/atau keragaman budaya, dll) berupa kritik, sanggahan, atau pujian yang didengar dan/atau  dibaca 4.8     Mengungkapkan  kritik, sanggahan, atau pujian dalam bentuk teks tanggapan  secara lisan dan/atau tulis dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan

 

3.9     Mengidentifikasi  informasi teks diskusi berupa pendapat pro dan kontra dari permasalahan aktual yang dibaca dan didengar

 

4 .9    Menyimpulkan isi gagasan, pendapat, argumen yang mendukung dan yang kontra serta solusi atas permasalahan aktual  dalam teks diskusi yang didengar dan dibaca
3.10             Menelaah  pendapat dan argumen yang mendukung dan yang kontra dalam teks diskusi berkaitan dengan permasalahan aktual yang dibaca dan didengar

 

4.10             Menyajikan gagasan/pendapat, argumen yang mendukung dan yang kontra serta solusi atas permasalahan aktual  dalam teks diskusi dengan memperhatikan struktur dan aspek  kebahasaan, dan aspek lisan (intonasi, gesture, pelafalan)
3.11   Mengidentifikasi isi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dari teks cerita inspiratif yang dibaca dan didengar

 

4.11   Menyimpulkan isi ungkapan simpati, kepedulian, empati atau perasaan pribadi dalam bentuk  cerita inspiratif yang dibaca dan didengar
3.12   Menelaah struktur, kebahasaan, dan isi  teks cerita inspiratif

 

4.12   Mengungkapkan rasa simpati, empati, kepedulian, dan perasaan dalam bentuk cerita inspiratif dengan memperhatikan struktur cerita dan aspek kebahasaan
3.13   Menggali informasi  unsur-unsur buku fiksi dan nonfiksi

 

4.13   Membuat peta konsep/garis alur dari buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca
3.14   Menelaah hubungan antara unsur-unsur buku fiksi/nonfiksi yang dibaca 4.14   Menyajikan tanggapan terhadap buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca
3.15   Menemukan unsur-unsur dari buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca

 

4.15   Membuat peta pikiran/ rangkuman alur tentang isi buku nonfiksi/ buku fiksi yang dibaca
3.16   Menelaah hubungan unsur-unsur dalam buku fiksi dan nonfiksi

 

4.16  Menyajikan tanggapan terhadap isi buku fiksi nonfiksi yang dibaca

 

 

Posted in Artikel, kurikulum, Lain-Lain | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR BAHASA INDONESIA SMP/MTs BAHASA INDONESIA KLS VIII

Posted by lembursingkur pada Juli 4, 2016

KELAS: VIII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya”. Adapun  rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri  dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching),  yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang  proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut.

 

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)
3.       Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

 

4.       Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

 

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1              Mengidentifikasi unsur-unsur  teks berita  (membanggakan dan memotivasi) yang didengar dan dibaca 4.1     Menyimpulkan isi berita (membanggakan dan memotivasi) yang dibaca dan didengar

 

3.2     Menelaah struktur dan kebahasaan teks berita (membanggakan dan memotivasi)  yang didengar dan dibaca 4.2     Menyajikan data dan  informasi dalam bentuk berita  secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, kebahasaan,  atau  aspek lisan (lafal, intonasi, mimik, dan kinesik)
3.3     Mengidentifikasi informasi teks iklan, slogan, atau poster (yang membuat bangga dan memotivasi) dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar 4.3     Menyimpulkan isi iklan, slogan, atau poster (membanggakan dan memotivasi) dari berbagai sumber

 

3.4     Menelaah pola penyajian dan kebahasaan teks iklan, slogan, atau poster (yang membuat bangga dan memotivasi) dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar 4.4     Menyajikan  gagasan, pesan, dan ajakan dalam bentuk iklan, slogan, atau poster  secara lisan dan  tulis
3.5     Mengidentifikasi informasi teks eksposisi berupa artikel ilmiah populer dari koran/majalah) yang didengar dan dibaca 4.5     Menyimpulkan isi teks eksposisi  (artikel ilmiah populer dari koran dan majalah) yang didengar dan dibaca

 

3.6     Mengidentifikasi informasi teks eksposisi (berupa artikel ilmiah populer dari koran/majalah) yang diperdengarkan atau dibaca

 

4.6     Menyajikan gagasan dan pendapat ke dalam bentuk teks eksposisi  artikel ilmiah populer (lingkungan hidup, kondisi sosial, dan/atau keragaman budaya, dll) secara lisan dan tertulis dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan aspek lisan
3.7     Mengidentifikasi unsur-unsur pembangun teks puisi yang diperdengarkan atau dibaca 4.7     Menyimpulkan unsur-unsur pembangun dan makna teks puisi  yang diperdengarkan atau dibaca
3.8     Menelaah unsur-unsur pembangun teks puisi (perjuangan, lingkungan hidup, kondisi sosial, dan lain-lain) yang diperdengarkan atau dibaca

 

4.8     Menyajikan gagasan, perasaan, dan pendapat dalam bentuk teks puisi  secara tulis/lisan dengan memperhatikan unsur-unsur pembangun puisi
3.9     Mengidentifikasi informasi dari teks ekplanasi berupa paparan kejadian suatu fenomena alam yang diperdengarkan atau dibaca 4.9     Meringkas  isi  teks eksplanasi yang berupa proses terjadinya suatu fenomena dari  beragam  sumber yang didengar  dan dibaca
3.10   Menelaah teks ekplanasi berupa paparan kejadian suatu fenomena alam yang diperdengarkan atau dibaca

 

4.10   Menyajikan informasi dan data dalam bentuk teks eksplanasi proses terjadinya suatu fenomena secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, atau aspek lisan
3.11   Mengidentifikasi  informasi pada teks  ulasan tentang kualitas karya (film, cerpen, puisi, novel, dan karya seni daerah) yang dibaca atau diperdengarkan 4.11   Menceritakan kembali isi teks ulasan tentang kualitas karya (film, cerpen, puisi, novel, karya seni daerah) yang dibaca atau didengar

 

3.12   Menelaah struktur  dan kebahasaan teks ulasan (film, cerpen, puisi, novel, dan karya seni daerah) yang diperdengarkan dan dibaca

 

4.12   Menyajikan tanggapan tentang kualitas karya (film, cerpen, puisi, novel, karya seni daerah, dll.) dalam bentuk teks ulasan  secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, atau aspek lisan
3.13   Mengidentifikasi jenis  saran, ajakan, arahan, dan pertimbangan tentang berbagai hal positif atas permasalahan aktual dari teks persuasi (lingkungan hidup, kondisi sosial, dan/atau keragaman budaya) yang didengar dan dibaca 4.13   Menyimpulkan  isi saran, ajakan, arahan, pertimbangan tentang berbagai hal positif permasalahan aktual dari teks persuasi (lingkungan hidup, kondisi sosial, dan/atau keragaman budaya) yang didengar dan dibaca
3.14   Menelaah struktur dan kebahasaan teks persuasi yang berupa saran, ajakan, dan pertimbangan tentang berbagai permasalahan aktual (lingkungan hidup, kondisi sosial, dan/atau keragaman budaya, dll) dari berbagai sumber yang didengar dan dibaca 4.14   Menyajikan teks persuasi (saran, ajakan, arahan, dan pertimbangan) secara tulis dan lisan dengan memperhatikan struktur, kebahasaan, atau aspek lisan

 

3.15   Mengidentifikasi unsur-unsur  drama (tradisional dan moderen) yang disajikan dalam bentuk pentas atau naskah 4.15   Menginterpretasi drama (tradisional dan modern) yang dibaca dan ditonton/didengar

 

3.16   Menelaah karakteristik unsur dan kaidah kebahasaan dalam teks drama yang berbentuk naskah atau pentas

 

4.16   Menyajikan drama dalam bentuk pentas atau naskah

 

3.17   Menggali dan menemukan informasi dari buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca 4.17   Membuat peta konsep/garis alur dari buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca
3.18   Menelaah unsur  buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca 4.18   Menyajikan tanggapan terhadap buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca  secara lisan/tertulis

 

 

 

Posted in Artikel, kurikulum, Lain-Lain | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

 
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.