Lembur Singkur

Kumpulan Karya Pendidikan dan Budaya

Contoh Kritik Seni

Posted by lembursingkur pada Agustus 16, 2015

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran                      :     Bahasa Indonesia

Kelas/ Semester                     :     IX / 1 (satu)

Alokasi Waktu                       : 2 jam pelajaran (2 x 45 menit)

 

Standar Kompetensi             : 2. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam

bentuk  komentar dan laporan.

 

Kompetensi Dasar                 : 2.1 Mengkritik/ memuji berbagai karya  dengan bahasa

yang lugas dan santun.

 

  1. Indikator :
  2. Kognitif

Peserta didik mampu

  1. menyebutkan unsur-unsur kritik yang baik.
  2. menunjukkan unsur kritik yang terdapat dalam wacana kritik.
  3. mengkritik/ memuji berbagai karya dengan bahasa yang lugas dan santun.
  4. memberikan tanggapan pada hasil berdiskusi kelompok dengan santunPsikomotorik

 

Afektif

  1. Peserta didik mampu menunjukkan ketelitian dengan menyebutkan unsur-unsur kritik
  2. Peserta didik mampu menunjukkan ketelitian dengan menunjukkan unsur kritik yang terdapat dalam wacana kritik
  3. Peserta didik mampu menunjukkan kesantunan dengan mengkritik/ memuji berbagai karya  dengan bahasa yang lugas dan santun.
  4. Peserta didik mampu menunjukkan kesantunan pada saat memberikan tanggapan pada hasil berdiskusi kelompok.

Materi Ajar                            :

  1. Unsur-unsur kritik
  2. Pembuatan kritik dengan bahasa yng santun
  3. Kritikan/ pujian dengan bahasa lugas dan santun
  4. Tanggapan dengan bahasa yang santun
  5. Pendidikan nilai ketelitian
  6. Pendidikan nilai kesantunan

 

Contoh:

Objek yang dikritik film pendek:

Langkah:

  1. Siswa diminta menonton dan mencermati film
  2. Diminta mencatat sinopsis film
  3. Diminta melihat dan mencatat acting para pemain yang menarik dan alasan mengapa menarik
  4. Diminta mencatat dialog yang menarik dan alasan mengapa menarik
  5. Diminta mencatat adegan yang menarik dan alasan mengapa menarik
  6. Diminta untuk mencatat kelebihan dari film
  7. Diminta untuk mencacat kekurangan film
  8. Diminta membuat kesimpulan film

Posted in Artikel, Lain-Lain, RPP | Dengan kaitkata: , , , , , , , | Leave a Comment »

Contoh Naskah Pidato HUT RI Ke-70

Posted by lembursingkur pada Agustus 16, 2015

PERINGATAN HARI ULANG TAHUN REPUBLIK INDONESIA KE-70

DSC_0389

Upacara di helipad  Tanjung Kambani

Yang terhormat :

Kepala SMAN I , Para Guru, Staf Tata Usaha, dan para karyawan, serta  para  siswa yang terkasih.

 

Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat dan kasih-Nya, pada hari ini kita semua diberi kesempatan untuk ikut serta memeriahkan acara hari ulang tahun kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke-70.

Dengan memperingati hari ulang tahun kemerdekaan ini,  kita berharap dapat lebih meningkatkan rasa cinta kita kepada tanah air dan bangsa.  Hal ini dapat dilakukan dengan  lebih meningkatkan daya juang  dalam keseharian kita sebagai guru, tata usaha, karyawan, atau pelajar. Selain itu, kita juga berharap agar dapat  lebih meningkatkan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam hidup kita. Salah satunya adalah dengan meningkatkan  rasa persatuan  di antara kita sebagai keluarga besar SMAN I. Dengan demikian kita ikut andil dalam  memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Kita membaca dalam sejarah betapa hebatnya para pejuang bangsa dalam mempertahankan dan merebut  kemerdekaan negara kita dari tangan penjajah.

Hadirin yang berbahagia, jika kita kenang perjuangan para pahlawan di masa lalu,  maka terlintas jelas di benak kita bahwa semangat pertempuran mereka tak kunjung padam bagaikan api yang terus membara. Semangat itu   begitu hebat menyatu pada jiwa para pejuang  tersebut. Kita sebagai rakyat Indonesia dan sebagai bangsa yang besar, harus dapat menghormati dan menghargai jasa para pahlawan.

Namun, peran kita semua sekarang ini, juga tak kalah penting. Perjuangan belumlah selesai. Perjuangan kita memang berbeda dengan para pejuang di masa sebelum merdeka. Perjuangan kita lebih kepada bagaimana kita melakukan tugas sehari-hari kita dengan tulus, jujur, dan dan tak penuh tanggung jawab.    Dengan integritas dalam  diri, kita bisa membawa pengaruh yang positif bagi orang-orang di sekitar kita. Peranan kita sebagai generasi penerus sangatlah penting demi kemajuan kita bersama.

Dengan memperingati hari ulang tahun kemerdekaan negara kita yang ke 70 ini,   saya berharap kita lebih dapat  meningkatkan jiwa patriotisme dan nasionalisme terhadap tanah air tercinta, Indonesia. Sebagai warga SMAN I, kita harus menjadi pribadi yang berintegritas tinggi. Berintegritas artinya konsisten, teguh, tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur serta pelaksanaannya dalam kehidupan. Adanya konsistensi antara tindakan dengan  nilai dan prinsip. Adanya konsistensi anatar perkataan dengan tindakan. Berintegritas ditandai oleh satunya kata dan perbuatan.

 

Sebagai warga Santa Ursula BSD, tentunya kita  lebih meningkatkan semangat kita untuk lebih terlibat dalam semua kegiatan di kampus SMAN I. Sebagai warga sekolah kita harus lebih meningkatkan kepedulian kita terhadap kampus kita dan terhadap lingkungan di sekitar kita. Sebagai generasi penerus, kita mempunyai kewajiban  membuat negara tercinta kita menjadi lebih maju dan dikenal sebagai bangsa yang berbudi luhur.

Masih banyak  hal yang harus kita perjuangkan. Kemerdekaan sebagai warisan para pahlawan kita, hendaknya kita isi dengan semangat pembangunan tanpa mengenal kepentingan pribadi terlebih dahulu. Jiwa dan semangat 45 ialah jiwa dan semangat kebersamaan. Jiwa yang mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. Untuk itu pula, maka kita wajib menigkatkan rasa solidaritas berbangsa dan bernegara melalui solidaritas di kampus kita tercinta ini. Persatuan dan kesatuan nasional lebih di atas kepentingan pribadi dan kelompok. Tumbuhkan terus semangat kebersamaan dalam memperjuangkan cita-cita kemerdekaan melalui semangat dan kerja keras kita dalam menjalankan tugas masing-masing.

Dengan demikian harapan para pejuang agar  bangsa Indonesia mencapai kehidupan yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, bisa tercapai melalui kerja keras dan semangat persatuan yang ada dalam diri kita.   Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Penyayang, marilah kita tingkatkan terus jiwa dan semangat 45, dengan mewujudkan  semangat kebangsaan dan daya juang yang tangguh dalam diri kita. Merdeka!

Ch. Enung Martina

 

Posted in Artikel, Lain-Lain, Naskah Pidato | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

CONTOH LAPORAN PERJALANAN 6: ANTARA SALO-DESENZANO

Posted by lembursingkur pada Agustus 14, 2015

Perjalanan kami pada hari ke-5 yaitu Kota Salo dan Dezensano. Dua tempat yang berarti dalam perjalanan hidup Santa Angela Mericci.

Salo

Salo ternyata merupakan kota yang dan dulu pernah menjadi basis fasisme di Italia dipimpin oleh mantan pemimpin Italia Mussolini yang membentuk Republic of Salo pada tahun 1943. Sedikit tentang peristiwa sejarah ini kita simak: Pada bulan September 1943, Italia menyerah kepada Sekutu setelah Benito Mussolini dipecat dari kedudukannya sebagai Perdana Menteri. Reaksi Hitler atas pengkhianatan Sekutunya itu adalah dengan menduduki Italia dan wilayah pendudukannya di Balkan dan Prancis Selatan. Untuk menopang kedudukannya, diktator Nazi itu membentuk sebuah rezim Fasis di Salo, Italia Utara. Untuk memimpin pemerintahan boneka Nazi itu dia mengangkat Mussolini, yang berhasil dibebaskan dari penjara Italia oleh pasukan komando Jerman. Untuk menopang pertahanan negara boneka Italia tersebut, Hitler memerintahkan Wehrmacht membentuk unit-unit tempur yang terdiri atas para prajurit Italia yang pro-Fasis dan bersedia tetap bertempur di pihak Jerman melawan Inggris dan Amerika.

Salò berada di bantaran kiri Danau Garda, yang di situ terdapat pantai dan pelabuhan. Di utara Salò terdapat taman alam setempat bernama Alto Garda Bresciano. Di selatannya terdapat timbunan miring yang banyak dimanfaatkan untuk pertanian.  Berdasarkan sejarah Salò didirikan dengan nama Pagus Salodium oleh bangsa Romawi. Pada tahun 1337, Salodium menjadi ibu kota daerah otonom Magnifica Patria, tempat  bantaran barat danau dan Valle Sabbia membentuk bagian Republik Venesia.

Ketika kami sampai di kota ini, di depan mata terbentang pemandangan yang bikin mulut ternganga. Danau yang begitu luas, riak air danau berwarna biru bersih yang tenang, deretan gunung berpuncak runcing-runcing ( bila musim dingin kata Louis, gunung tersebut  berlapis salju)  tampak di kejauhan, musim panas membuat matahari terasa sangat bersinar dan sangat terang sehingga membuat bunga-bunga di pantai Danau Garda nampak lebih cantik dan lebih berseri.  Langit biru terang membentang luas, plus hembusan angin semilir di awal musim panas yang menyegarkan. Che bella vista! Aaah  sungguh kemewahan yang tiada tara. Sempurnalah segalanya!

Kota Salo mempunyai arti tersendiri bagi Santa Angela Merici. Sesudah kedua orang tuanya meninggal dunia, tak mungkin lagi bagi Angela untuk tetap tinggal di desanya, Desenzano, sebab pada masa itu tak pantaslah seorang gadis tinggal hidup sendirian. Karena itu, dengan berat hati ditinggalkannya desanya tercinta menuju ke Salo, untuk tinggal bersama pamannya.

Salo sangat dekat dengan Desenzano, tetapi jelas Salo lebih besar dan lebih penting kedudukannya pada masa itu. Di kota ini banyak bangsawan dan cerdik cendekia tinggal. Kehidupan di kota ini jelas berbeda dengan kehidupan di kota kecil Desenzano. Namun, gaya hidup Salo, tak mampu mengubah pribadi dan melunturkan semangat kemiskinan yang meresapi diri Angela. Angela merasa kerasan tinggal di rumah pamannya, karena suasana keluraga Biancosi tak jauh berbeda dengan keluarganya yang mendasarkan pada hidup kekeristenan yang saleh. Dengan penuh kasih sayang keluarga itu menerima Angela sebagai anaknya sendiri.

Keluarga Biancosi termasuk keluarga bangsawan menengah dan dikenal sebagai orang kaya di kota itu. Corak kehidupan keluarga ini berbeda dengan keluarga Angela. Di rumah pamannya segala sesuatu tersedia, banyak pelayan yang siap sepanjang waktu untuk melayani. Namun, Angela tak membiarkan dirinya dimanjakan. Dia tetap mengurus dirinya sendiri dan mengerjakan pekerrjaan rumah tangga. Rasa humornya dan kerelaannya menolong, ternyata banyak menawan hati banyak orang. Di rumah pamannya, Angela mempunyai kesempatan untuk bergaul dengan para bangsawan. Pengalaman ini tentunya membantu Angela kelak dalam karyanya karena beliau banyak berhubungan dengan kaum bangsawan dan cerdik-cendekia.

Salo memperkaya Angela. Di sini ia mulai berkenalan dengan para biarawan Fransiskan. Pada masa itu, para Fransiskan merasul dengan hebat sekali sehingga banyak menawan hati orang-orang. Di samping berkhotbah, para Fransiskan ini  melakukan jenis kerasulan lain seperti: membuka rumah yatim piatu, rumah gadai untuk orang miskin, rumah sakit, dan rumah penampungan. Santo Fransiskus Asisi sendiri rupanya mau mengikutsertakan kaum awam dalam pengabdian mereka kepada gereja dengan menyusun sebuah peraturan hidup bagi Ordo Ketiga yang anggotanya terdiri dari kaum awam yang menyadari tugas dan kewajibannya sebagai garam dunia.

Terdorong keinginannya untuk menyambut komuni setiap hari, Angela mendaftarkan diri menjadi anggota Ordo Ketiga Fransiskan. Sampai akhir hayatnya, kesetiaan Angela pada persekutuan itu tak pernah luntur. Dia selalu memperkenalkan diri sebagai Sour Angela Terziaria. Angela berusaha memenuhi kewajibannya sebagai anggota Ordo Ketiga. Dia tekun menerapkan dan menghayati kemiskinannya dengan berdoa dan mati raga. Angela mendapat pengaruh yang sangat besar dari Ordo Ketiga Fransiskan dalam pembentukan spiritual dan kerasulannya. Demikian besar kesetiaan Angela, sampai dia minta dimakamkan dalam pakaian Ordo Ketiga.

Di kota Salo kami mengunjungi Duomo di Salo, yaitu  katedral yang dipersembahkan untuk memperingati Maria yang mendapat kabar suka cita. Gereja ini dibangun pada tahun 1453. Di dalam katdedral ini ada lukisan karya Moretto yang menggambarkan St. Angela sedang berdoa.

Desenzano del Garda

Desenzano adalah sebuah kota resor danau yang indah di tepi Lago di Garda, Italia Utara. Cuaca yang cerah di musim panas menimbulkan suasana romantis. Nama kota ini sekarang dikenal dengan Desenzano del Garda. Kota ini termasuk di Italia bagian utara , Wilayah Lombardia, Provinsi Brescia. Kota ini tak bisa lepas dari Danau Garda, danau terbesar di Italia.

Danau Garda

Danau yang juga dikenal sebagai Lago di Garda ini banyak dikunjungi para wisatawan.  Wisatawan  bisa berolahraga di atas permukaan air yang tenang. Berenang, berlayar, atau mendayung sampan, dapat dilakukan sambil menikmati air yang sewarna zamrud. Kota-kota kecil di tepian danau Garda bagian selatan memiliki mikro iklim Mediterania yang hangat sehingga pohon-pohon anggur serta zaitun pun dapat tumbuh dengan baik di sana.

Di kota kecil ini pula,kita bisa memperkaya wawasan arsitektur dengan memperhatikan bangunan-bangunannya yang masih dalam kondisi terjaga. Beberapa bangunan dari tahun 1004  sudah direstorasi dengan baik. Meski tata ruangnya kini bergaya kontemporer dengan lantai kayu ek dan mebel yang  simpel, tetapi dari kejauhan tetap memancarkan aura masa lalu. Gereja-gereja tua juga sudah banyak yang direstorasi, tetapi masih mempertahankan keasliannya.

Di Desenzano,  tepi danau Garda ini, kami mengunjungi gereja yang pada masa hidup Angela sering dikunjungi beliau. Kami mengunjungi Duomo. Gereja ini dibangun di atas reruntuhan Gereja St. Zeno. Pembangunan selesai pada tahun 1480. Gereja ini dipersembahkan untuk menghormati St. Maria Magdalena. Seabad kemudian warga Desenzano memugar secara bertahap. Akhirnya tahun 1611 gereja selesai dibangun dan diresmikan. Di sana ada altar yang diperuntukkan kepada Santa Angela yang dibangun pada tahun 1874.  Pada altar gereja ini tertanam relikwi Santa Angela. Pada gereja ini pula ada altar yang sering dikunjungi Santa Angela untuk berdoa  semasa hidupnya, yaitu Altar St. Nicholas Tolentino, St. Vincentius, St. Anastasius, dan St. Catherina dari Alexandria. Kami berdoa dan menikmati keindahan bangunan kuno ini. Ada keharuan yang menyeruak ketika kami memasuki gereja tempat santa pelindung kami juga berdoa di dalamnya.

Untuk sampai di Desenzano, kami dari Salo diajak menyusuri Danau garda dengan cruize yang sudah tersedia untuk kami. Keindahan danau kami nikmati sepanjang kami berada di cruize. Danau ini bermuara di Provinsi Brescia, Provinsi Trento, dan Provinsi Verona dengan luas 2.350 km² yang terdiri dari 5 pulau. Danau ini dikenal sebagai destinasi favorit para traveller dan sosialitas Italia, bahkan tidak hanya dari dalam negri saja. Turis dari berbagai negara pun kerap mengunjungi tempat ini guna menikmati pemandangan alamnya yang sangat indah. Tidak peduli musim semi, musim panas,  atau musim dingin, dalam setiap musim danau ini tetap menjadi tujuan  para turis. Saat musim panas  dan cuaca cerah, kita dapat melakukan aktivitas air mulai dari diving hingga berlayar mengelilingi daerah sekitar. Sementara saat musim dingin dan turun salju. Kawasan ini merupakan spot ski yang cukup ramai dikunjungi setiap tahunnya. Begitu kata Louis ketika saya mengobrol tentang keindahan danau ini.

Secara topografis kawasan Danau Lago Di Garda dikelilingi oleh perkebunan anggur, peternakan, serta bukit dan pegunungan yang bayangan indahnya dapat kita lihat melalui pantulan di permukaan airnya. Danau Garda juga terkenal sebagai tempat para sosialita Eropa menikmati aktifitas water sports, seperti berlayar, wind-surfing, dan diving. Saat  cuaca yang sejuk dan saat langit berwarna cerah, katanya, kita  bisa berjalan-jalan ke bagian lain danau ini, yaitu ke pegunungan Dolomites yang sempurna untuk menikmati olah raga panjat tebing ataupun hiking. Namun, kami tidak ke sana karena bukan bagian dari perjalanan kami.

Selain itu, Danau Garda merupakan danau terbesar di Italia dan terletak di antara Milan dan Venice serta merupakan salah satu titik liburan terpopuler bagi orang Italia. Daratan bagian selatan merupakan rumah bagi penginapan dengan warna-warna pastel dan hotel-hotel dengan atap terakota. Daerah selatan juga merupakan daerah yang sepi dan nyaman. Bagian utara merupakan titik tertinggi Dolomit, magnet bagi para pejalan kaki dan pesepeda yang ingin menguji nyali mereka.

Desenzano dan  Masa Angela

Masa kecil Angela dihabiskan di Desenzano. Kota kecil ini sejak dulu sudah terkenal keindahan alamnya. Di sebelah utara Danau garda tampak menjulang tinggi lereng Pegunungan Alpen yang curam. Bagian selatan Danau ini melengkung bagaikan sebuah busur. Dengan bentuk  yang unik ini, menjadikan Desenzano sebagai salah satu kota pelabuhan alam yang penting.

Le Grezze Mericci: Rumah keluarga Angela Mericci di Desenzano

Dengan naungan alam nan molek inilah, Angela Mericci dibesarkan dalam keluarga Kristen sederhana yang saleh. Di tengah kemerosotan moral pada zamannya, keluarga Merici memberikan pelajaran agama dan moral kepada kedua putrinya. Giovanni Mericci selalu membacakan riwayat para martir  dan para orang kudus kepada anak-anaknya. Sampai akhir hayatnya, Angela selalu terkenang akan kemesraan keluarganya. Suasana keluarga yang demikian baik dan kesaksian yang diberikan ayahnya, menyuburkan benih panggilan yang ditanam Tuhan dalam hati Angela.

Seperti gadis-gadis Desenzano pada umumnya, Angela pun tidak pergi ke sekolah, melainkan membantu orang tuanya di ladang dan di rumah. Pada masa itu hanya para gadis kaum bangsawan saja yang bersekolah. Angela menerima pendidikan yang baik dari kedua orang tuanya yang saleh. Ibunya mengajarkan pekerjaan rumah tangga kepada putri-putrinya. Dan sifat sosial ibunya yang selalu memperhatikan orang-orang yang mengalami kesukaran dan kemiskinan direkam oleh Angela. Ayahnya memiliki sebuah ladang anggur. Kedua orang tua Angela seusai bekerja di ladang., sering menceritakan kisah orang kudus kepada anak-anaknya, sehingga seringkali kedua putrinya bermain dan berkhayal menjadi pertapa dan pendoa.

Kebahagiaan Angela bersama keluarga di Desenzano tak berlangsung lama. Adik tercintanya yang sekaligus menjadi temannya bermain direnggut maut. Sepeninggal adiknya Angela merasa kesepian dan sangat kehilangan. Hatinya dipenuhi kedukaan dan kecemasan akan keselamatan adiknya. Dia cemas kalau-kalau adiknya mengalami penderitaan. Terdorong rasa cinta dan kecemasan akan keselamatan adiknya, Angela selalu berdoa bagi adiknya.

Hingga pada suatu siang saat  musim panen,  di ladang yang berlokasi di Brudazzo, tepatnya saat ia mengaso dan berdoa, tiba-tiba ia melihat langit terbuka. serombongan malaikat naik turun tangga yang menghubungkan dunia dengan surga…. dan di antara malaikat-malaikat itu ada serombongan gadis-gadis. Angela mengenali saudarinya juga ada di sana di antara para gadis itu.

 

Penampakan itu menimbulkan kepastian dalam dirinya bahwa adiknya sudah mengalami kebahagiaan abadi. Sesudah mengalami peristiwa itu, Angela merasa semakin dekat dengan Tuhan. Tekadnya untuk membaktikan dirinya seumur hidup semakin kuat.

Peristiwa kematian adiknya belum hilang dari ingatan Angela, tetapi wabah besar datang melanda Italia. Tanpa kenal belas kasihan, wabah itu pun menyerang penduduk Desenzano, termasuk kedua orang tua Angela. Angela yang kira-kira berusia 13 tahun pun kini yatim piatu.  Karena itulah, Angela memutuskan menerima ajakan pamannya, Biancossi, untuk tinggal bersamanya di kota Salo.

Kunjungan kami di Desenzano diakhiri dengan mengikuti perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Igantius Ismartono, SJ. Ekaristi ini diseleggarakan di Mericianum, yaitu sebuah bangunan modern yang dibangun oleh para suster Ursulin dari St. Carolus Baromeus dari tahun 1963 sampai 1973. Tempat ini digunakan sebagai pusat spiritual Mericci (Mericcian Spirituality Center). Mericcianum Center merupakan asosiasi yang didirikan pada tanggal 9 Mei 1984. Asosiasi ini bertujuan melakukan riset dan mempertahankan semua warisan iman serta budaya dari St. Angela, baik berupa tulisan ataupun gagasan. (Ch. Enung Martina) 

Posted in Lain-Lain, LAPORAN Perjalanan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Laporan Perjalanan 5: Brescia Kota Bersejarah

Posted by lembursingkur pada Agustus 8, 2015

Selesai kami bereksplorasi di Cinque Terre, kami melanjutkan napak tilas kami menuju ke Brescia untuk menginap di rumah Ursulin. Perjalanan ke Brescia ditempuh sekitar 2,5 jam  dengan jarak dari Cinque Terre 215 Km. Di Brescia kami dibagi dalam dua rombongan penginapan karena ketersediaan tempat yang tidak memunginkan. Penginapan pertama bertempat di Compagnia di S. Orsula (CSU) yang beralamat di Via Martinegro da Barco 4. Penginapan kedua di Convitto Vescoville S. Giorgio, via S. Galilei 67. Kedua lokasi tersebut 35 menit berjalan kaki (kalau jalannya / gangnya benar: karena teman saya menempuhnya dalam waktu 60 menit).

Selesai kami bereksplorasi di Cinque Terre, kami melanjutkan napak tilas kami menuju ke Brescia untuk menginap di rumah Ursulin. Perjalanan ke Brescia ditempuh sekitar 2,5 jam  dengan jarak dari Cinque Terre 215 Km. Di Brescia kami dibagi dalam dua rombongan penginapan karena ketersediaan tempat yang tidak memunginkan. Penginapan pertama bertempat di Compagnia di S. Orsula (CSU) yang beralamat di Via Martinegro da Barco 4. Penginapan kedua di Convitto Vescoville S. Giorgio, via S. Galilei 67. Kedua lokasi tersebut 35 menit berjalan kaki (kalau jalannya / gangnya benar: karena teman saya menempuhnya dalam waktu 60 menit).

Brescia merupakan salah satu kota penting dalam napak tilas kami. Bagi orang Italia, Brescia sering hanya dianggap sebagai daerah industri yang penuh polusi. Di sana memang terdapat pusat industri besi dan baja. Di balik wajah kerasnya, berdasarkan pendataan beberapa tahun lalu, kota kecil Brescia yang hanya memiliki 89.979 rumah, ternyata menyimpan keanggunan tersendiri. Kota Brescia terletak di Wilayah Lombardia, Italia bagian utara. Masih bertetangga dengan kota Milan, berjarak 88 km dan dengan Bergamo (48 km).

salah satu sudut Brescia

Nama “Brescia” sendiri konon diadopsi dari kosa kata kuno yang artinya “bukit”. Stadion Mario Rigamonti adalah salah satu landmark paling terkenal di Brescia. Digambarkan kaya akan karakter sejarah, di pelosok Brescia -terutama di puncak perbukitan, berdirilah kastil-kastil yang anggun. Bagi penggemar sepak bola ada stadion yang menjadi tiang sejarah kota Brescia dan menjadi stadion kandang Brescia Calcio yang  memiliki sejuta kisah yang jauh dari perihal prestasi. Klub sepak bola Brescia eksis di antara dua seting yang bertolak belakang intelektual dan pekerja pabrik. Tak mengherankan jika tifosi Brescia berasal dari dua kalangan yang mendominasi kota: pekerja pabrik dan kaum intelektual. Kota ini cukup berbangga memiliki klub seperti Brescia Calcio, meski prestasinya ibarat langit dan bumi kalau dibandingkan dengan tetangganya AC Milan dan Internazionale Milan. Brescia juga telah melahirkan pemain bintang Italia Andrea Pirlo, serta pernah diperkuat Josep Guardiola dan striker Rumania Gheorghe Hagi. Brescia pernah menjadi juara Piala Anglo-Italia tahun 1994, yang menjadi pencapaian terbesar mereka dalam sejarah. Namun, Brescia baru terlihat kiprah besarnya pada tahun 2000, ketika berhasil mendaratkan pemain terbaik dunia FIFA, Roberto Baggio.

 Brescia bagi perjalanan karya Angela merupakan kota yang penting. Pada tahun 1516 di kota ini Santa Angela di ditugaskan Ordo Fransiskan, tempat ia bergabung, untuk melayani  di Brescia. Pembunuhan besar-besaran atas penduduk Brescia oleh tentara Prancis yang terjadi sekitar tahun 1512 masih segar dalam ingatan orang banyak. Brescia serta seluruh Italia bagian utara masih dalam keadaan kacau dan tidak aman. Selama 4 tahun sejak 1512, Brescia terus menerus berpindah-pindah dari tangan negara penakluk satu ke tangan negara penakluk yang lain.

Kerusakan akibat peperangan yang berlarut-larut sangat menyedihkan hati Santa Angela Merici pada kala itu. Kerisauan dan perasaan belas kasihan pada Brescia sangat mendalam dirasakan oleh Angela. Hal ini terutama karena kemerosotan moral yang terjadi di Brescia. Bagi angela, penduduk Brescia yang makin lama makin tenggelam dalam penderitaan itu, memerlukan pengertian, cinta, pengorbanan, pengabdian, dan doanya. Dengan mata iman, beliau melihat bahwa kedatangannya ke Brescia akan semakin membawanya kepada pemenuhan kehendak Tuhan.

Patung Santa Angela

Saat Angela bertugas di kota ini, terdapat banyak anggota Divino Amore (perkumpulan relawan) yang membantu para korban perang. Selain itu, di Brescia banyak juga  bangsawan yang cerdik pandai. Salah satu keluarga bangsawan ini adalah keluarga Patengola tempat Angela tinggal di Brescia. Keluarga ini memiliki hubungan yang baik dengan para Fransiskan. Dalam waktu yang singkat Angela berkenalan dengan para pemimpin rohani kota Brescia seperti Girolamo Patingola, Agostino Gallo, dan Antonio Romano. Pada saat itu di Italia belum ada emansipasi wanita. Karena itu persahabatan dengan para pemimpin itu memberikan perlindungan dan bantuan bagi Angela. Di Brescia Angela membantu dengan menghibur, memberi nasihat, melayani korban perang, dan mendoakan orang-orang yang memerlukannya.

Khabar tentang kesucian Angela sudah tersiar di seluruh Brescia. Karena itu banyak orang dari seluruh lapisan masyarakat datang untuk minta nasihat atau didoakan. Dengan tangan terbuka Angela menyambut mereka di kamarnya yang kecil. Dilayaninya setiap orang dengan penuh kesabaran dan perhatian. Angela menghargai dan menghormati setiap orang yang datang kepadanya. Kesemuanya itu dilakukan Angela karena imannya yang teguh dan persatuannya yang erat dengan Tuhan. Tuhan adalah poros kehidupannya, dari Tuhanlah ia menimba segala inspirasi, kebijaksanaan, cinta, kekuatan, kegembiraan, harapan, dan penghiburan yang kemudian diteruskannya kepada mereka yang membutuhkan.
rumah di Brescia

Brescia mempunyai kesan tersendiri bagi saya. Ketika saya bermalam selama 4 malam dan minum s airnya serta menikmati kelezatan makanannya, kota ini  nyaman, indah, teratur, bersih, dan penduduknya ramah. Kawan saya ibu Astuti mengatakan bahwa ia bersedia untuk tinggal di Brescia karena kotanya nyaman dan banyak orang bersosialisasi duduk di kafe atau bsekedar omong-omong.

Saya tidur menginap di Compagnia di S. Orsula (CSU) yang beralamat di Via Martinegro da Barco 4. Rumah itu merupakan rumah Ursulin yang didapatkan dari hibah Elisabeth Girelli. Bangunan kuno yang sangat besar. Kesannya tua dan tak terurus. Namun, begitu masuk dan tidur di dalamnya akan terasa kehangatan dan kenyamanannya. Saya merasa seperti rumah Ursulin di Sukabumi. Selama berada di rumah ini, saya dan Ibu Lina, teman sekamar saya, tidur pulas hingga pagi menjelang.

 

beranda Compagnia di S. Orsula

Yang paling berkesaan di rumah ini adalah makananannya yang lezat dan selalu dalam keadaan hangat dan segar. Para suster di rumah ini sangat ramah, terutama Suster Fullbia. Sepertinya orang bernama Fullbia memamng slelalu gembira dan ceria. Dua orang Fullbia yang saya temukan kesannya sama: periang! Meskipun suster di sini tak bisa berbahasa Inggris, tetapi tak mengurangi keakraban kami. Dengan bahasa Inggris bercampur aduk dengan bahasa Itali yang saya pungut di sana, serta bahasa tubuh, jadilah kami berkomunikasi sangat seru. Untung kalau ada Suster Littah yang jadi penyambung lidah. Pergo! Pergo! Bono! Bono! begitulah kata-kata yang sering kami ungkapkan.

 Ch. Enung Martina

Posted in Lain-Lain, LAPORAN Perjalanan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Perjalanan 4: Pesona Cinque Terre

Posted by lembursingkur pada Juli 26, 2015

pedesaan di Sarzana, Italia Utara

Sekitar pukul 14.00 waktu Itali, kami melanjutkan perjalanan kami dari Roma  menuju Sarzana – La Spezia. Wilayah ini berada di Italia Utara yang terkenal kesuburannya. Menurut Wikipedia La Spezia (Spèza dalam dialek lokal Liguria) adalah sebuah kota di daerah Liguria di Italia Utara, di ujung atas La Spezia Gulf, ibukota provinsi La Spezia. Kota ini adalah salah satu pelabuhan militer dan dagang Italia utama, terletak antara Genoa dan Pisa di Ligurian Sea. La Spezia juga memiliki industri militer terbesar di Italia, bernama OTO Melara.

Di Sarzana – La Spezia kami menginap di  Hotel La Rondine, viale (jalan) Litoraneo no 58, Marinella di Sarzana setelah menempuh jarak 430 Km dalam waktu  lebih kurang 4 jam perjalanan dengan  bis wisata yang nyaman. Setibanya di hotel, kami sudah disambut dengan hidangan malam berupa pasta yang seperti selang dipotongi dengan saus kerang dan udang. Kawan saya Pak Kris menyebutnyaselang diketoki.

Italia, salah satu Negara di Eropa yang di juluki Negri Pizza ini ternyata memilki banyak obyek wisata yang sangat menarik. Mulai dari perfileman, arsitektur, wisata sejarah, menara  Pisa, wisata Fassion di kota Milan, wisata agama di Vatikan, wisata makanan, galeri, wisata alam dan banyak lagi yang bisa kita nikmati. Salah satu yang terkenal dan menjadi warisan dunia adalah Cinque Terre. Di Indonesia tempat wisata ini belum begitu dikenal banyak orang. Mari saya bagi pengalaman di tempat wisata yang luar biasa ini! Kami mengunjungi tempat ini pada hari Kamis, 18 Juni 2015

Cinque Terre yang terletak di Provinsi La Spezia, Liguaria, Italia Utara ini merupakan salah satu warisan dunia yang ditetapkan UNESCO. Cinque Terre sendiri berarti lima desa yaitu Riomaggiore Riomaggiore, Manarola, Corniglia, Vernazza, dan Monterosso. Cinque Terre sekarang dijadikan sebagai taman nasional dan suaka alam laut. Beberapa abad silam, di area ini seorang arsitek lansekap berkebun buah anggur. Kebunnya luas dan berteras dengan tekstur berundak, terlihat seperti tangga dengan dataran di bagian bawah mengarah ke laut. Karena tanah yang kuat seperti batu, undakan tidak perlu diperkuat bahan-bahan bangunan lain. Maka mulailah orang membangun desa di tempat berkarang yang terjal ini.

Cinque Terre

Ketika kami melihat daerah ini, salah satu teman saya, Ibu Yuli Lewar, berkomentar: daerah seperti ini di Flores ada, malah lebih indah daripada ini. Memang, pariwisata semakin meningkat ketika suatu tempat  ditemukan dan dikelola dengan baik. Pantai di Flores yang Ibu Yuli Lewar katakan pun akan menjadi seperti Cinque Terre bila pemerintah dan masyarakat mengelola dengan baik serta memasarkannya agar bisa dilihat oleh mata dunia.

Pantai di Cinque Terre

Desa-desa di Cinque Terre yang tadinya miskin dan terpencil menjadi berkembang dengan dibangunnya infrastruktur transportasi kereta yang setiap jamnya bisa kita temukan. Jalur lalu lintas yang semakin mudah membuat lima kawasan yang mempunyai dialek dan budaya yang berbeda ini bisa menjadi satu dan menjadikan warna tersendiri di dunia pariwisata. Pengunjung bisa mendaki dan berpetualang bersama dengan masyarakat setempat dan menikmati kuliner khas di desa itu. Seperti yang komentar Ibu Yulia Lewar di atas, saya pun bertanya: kapan Indonesia bisa memajukan pariwisatanya seperti ini? Saya yakin tak hanya di Flores yang dikatakan tadi, tetapi di tempat lain di Indonesia banyak tempat yang tak kalah fantastic-nya.
 Kita bisa melihat matahari bersinar, laut, pasir pantai yang indah, dan bangunan-bangunan yang menawan. Banyak wisatawan yang sengaja datang ke sini hanya untuk berenang dan juga mendaki karena kawasan ini juga berupa perbukitan yang terjal. Karena saat kami berkunjung sedang musim panas, pantai di kelima desa ini penuh dengan orang berjemur. Bagi yang ingin bermalas-malasan, tempat ini juga sangat mendukung, dengan sinar matahari yang hangat akan memanjakan diri untuk berjemur dan menikmati semilir angin. Tempat sangat cocok untuk  bersantai sejenak melepaskan diri dari rutinitas pekerjaan yang melelahkan.
Keindahan laut dan bukit terjal di Cinque Terre
Lima desa ini bisa dijangkau hanya melalui kereta api. Namun, berhati-hatilah ketika naik kereta api karena sangat padat, maka pencopet beroprasi di sini bisa tersamarkan oleh padatnya penumpang. Para pencopet ini sangat perlente. Mereka anak-anak muda yang tampan dan cantik. Bagi kita orang Indonesia rasanya tak percaya bahwa mereka pencopet bila melihat sosok mereka.  Saya mengenali mereka pencopet karena Fullbia, local guide kami, menjelaskan ciri meraka. Bahkan denagn sadisnya ia menunjukkan orangnya. Cara mereka beroprasi sangat rapi dan profesional. Teman saya, Ibu Sofie, mengalami hampir dicopet. O ya, kata Fullbia, orang Asia menjadi sasaran empuk para pencopet itu. Mereka beranggapan orang Asia selalu membawa uang cash.
Kereta api satu-satunya tranportasi ke Cinque Terre
Desa-desa  ini terkenal dengan pelabuhan dan hasil lautnya. Banyak restoran di sana yang menyajikan hidangan laut, seperti kerang dan mix grill al mare (aneka ikan, cumi, udang, lobster panggang, disajikan dengan irisan tipis terong, paprika, dan jeruk lemon). Berbicara tentang makanan kami mengalami pengalaman seru ketika memesan makanan. Saya termasuk kelompok 9. Kami semua berenam: Pak Victor sebagai ketua, Ibu Mitha, Ibu Sofia, Ibu Darpi, Ibu Rawati, dan saya. Setiap kelompok akan bersama-sama pada saat kegiatan yang memerlukan kebersamaan agar saling melindungi dan saling memperhatikan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tak diharapkan di negri orang.
Begini cerita seru kelompok kami. Kami mendapat jatah makan siang sebesar 13 euro. Ketika di Manarolla, kami makan siang di sebuah restoran lokal. Saat masuk restoran kecil itu, kami sudah clingak-clinguk kebingungan akan memesan makanan apa. Pelayan yang sepertinya sekaligus pemilik restoran tersebut tanggap, segeralah dia memberikan papan menu kepada kami. Kami pun asyik menyimak tulisan di papan tersebut. Tak ada gambar pada papan itu. Hanya ada tulisan dalam bahasa Italia. Setelah melalui kesepakatan, kami memesan porsi yang berbeda untuk setiap orang agar bisa saling mencicipi. Datanglah pesanan Pak Victor: pasta seperti spageti dengan bumbu seafood  kerang. Yummmy, nampak lezat! Yang kedua datang pesanan saya, spagheti dengan saus olive oil dan campuran olive muda. Lumayan! Datanglah pesanan Ibu Darpi: Pasta kotak-kotak dengan udang dan daging. Nampaknya lezat! Berikutnya pesanan Ibu Rawati: pasta bulat lonjong kecil dengan saus merah beraroma keju muda. Kami melihatnya langsung tertawa karena bentuk pastanya mirip tahi kambing. Intil wedhus! Tiba giliran pesanan Ibu Sofie. Kami penasaran dan menantikannya, ternyata bentuk pastanya sama dengan pesanan Ibu Rawati hanya sausnya berwarna hijau royo-royo. Otomatis kami tertawa lagi lebih keras dan lebih terpingkal-pingkal. Ibu Mitha tak ikut rombongan karena dia makan di atas, kakinya sudah tak kuat  berjalan terlalu jauh. Ketika kami mencicipi rasanya: yang paling lezat menurut lidah kami pesanan Ibu Darpi, kedua Pak Victor, ketiga saya, sedangkan pesanan Ibu Rawati dan Ibu Sofie, perlu waktu lama dan perjuangan kami menghabiskannya. Sepanjang makan, tak henti kami menertawakan kebodohan kami.

Inilah sedikit informasi tentang kelima desa tersebut menurut beberaap sumber dan  Fullbia, local guide, yang menjelaskannya dengan suara keras- toa, dan penuh canda. Sesuai dengan makna namanya  Fullbia berarti gembira.

Riomaggiore

toko suvenir di Cinque Terre

Kawasan ini berada paling selatan dan merupakan tempat pertama yang bisa kita capai jika kita datang dari Provinsi La Spezia, seperti kami. Kami  sudah bisa melihat rumah-rumah yang dibangun di sepanjang tebing yang curam. Via Colombo adalah jalan utama yang bisa dilalui, di sepanjang jalan itu bisa dijumpai restauran, bar, dan toko-toko. Via dell’Amore menjadi penghubung antara Riomaggiore dan Manarola yang masih merupakan bagian dari Cinque Terre.

Manarola
Merupakan kota terkecil kedua yang menjadi bagian dari Cinque Terre. Rumah-rumah yang berwarna-warni dan desa-desa kecil terhampar di sepanjang tebing Liguria. Barangkali Manarola adalah merupakan kota tertua di kawasan ini, ditandai dengan adanya bangunan gereja San Lorenzo yang terbuat dari batu, yang terdapat angka tahun 1338. Kami mampir di gereja batu ini dan berdoa untuk beberapa saat. Dialek daerah ini agak berbeda dengan daerah di sekitarnya. Kata Manarola kemungkinan merupakan perubahan dari dialek Latin yang berasal dari kata Magna rota. Dalam dialek setempat menjadi Magna roea yang berarti roda besar. Ini mengacu pada roda pabrik di kota. Industri utama di sini adalah pemancingan dan anggur. Anggur lokal yang terkenal adalah sciacchetra. Banyak tulisan orang Romawi yang memuji kualitas anggur tersebut.

Corniglia

pertanian di Cinque Terre

Merupakan satu-satunya dari kawasan Cinque Terre yang tidak berada di atas air. Tidak berbatasan dengan laut. Berada di sebuah tanjung yang menjulang tinggi kurang lebih 100 meter. Pada ketiga sisinya dikelilingi kebun-kebun anggur dan pada sisi yang lain merupakan tebing yang curam. Untuk mencapai Corniglia bisa dengan mendaki, lewat jalur penerbangan dan juga lewat jalur darat dengan bus kecil. Desa ini membentang sepanjang jalan utama Fieschi Road. Rumah-rumah di sana salah satu sisinya menghadap ke jalan dan yang lain menghadap ke laut. Bangunannya rendah seperti rumah di pedalaman. Jalan-jalan di sini cukup sempit jika dibandingkan kawasan yang lain. Dari stasiun kereta api, jalan setapak zigzag naik hampir 400 tangga ke puncak bukit kota. Menurut legenda, seorang petani Romawi awalnya menetap di Corniglia. Nama itu diambil dari nama ibunya, Cornelia. Dalam bahasa Italia, Cornelia diucapkan Corniglia. Warga mengklaim anak Cornelia inilah yang mampu menghasilkan anggur yang begitu terkenal.

Monterosso
Merupakan satu-satunya kota resor di Cinque Terre. Banyak hotel dan penginapan yang bisa disewa di sini. Kota ini terbagi menjadi dua bagian yang berbeda, yaitu kota tua dan kota baru. Dua daerah ini dibagi oleh sebuah terowongan tunggal yang melayani pejalan kaki dan sangat sedikit mobil di kota. Pantai Monterosso membentang di sepanjang sebagian besar garis pantai di wilayah tersebut. Biasa digunakan oleh turis dan warga lokal. Pantainya merupakan yang terluas di kawasan Cinque Terre. Monterosso merupakan kota kecil yang selalu dibanjiri turis di musim panas. Desa ini sempat dikeluarkan dari Cinque Terre pada tahun 1948 tapi kembali diperkenalkan sebagai bagian Cinque Terre. Hal ini disebabkan karena para pejabat Italia mengganggap desa itu terlalu besar untuk dianggap sebagai bagian dari jejak sejarah.
Vernazza

Jalan berliku di pantai Cinque Terre

Merupakan permata dari Cinque Terre. Tidak ada lalu lintas mobil di kota ini. Vernazza merupakan tempat yang paling layak disebut desa nelayan. Catatan pertama tahun 1080 menyatakan bahwa kota ini adalah kota benteng yang merupakan basis dari Obertenghi, keluarga bangsawan Italia. Merupakan titik awal keberangkatan pasukan angkatan laut. Selama dua abad berikutnya Vernazza berperan penting dalam penaklukan Genova terhadap Liguria. Tempat ini menyediakan pelabuhan, armada dan tentara. Pada tahun 1209, kurang lebih 90 keluarga yang paling kuat di kota ini bersumpah setia untuk mendukung Republik Genova. Pada tahun 1400-an Vernazza fokus terhadap pertahanan dengan membuat benteng untuk menangkal serangan bajak laut. Produksi anggur menjadi menurun. Pada tahun 1800-an dibangunlah infrastruktur transportasi yang mengakhiri isolasi Vernazza, itu merupakan awal kebangkitan dari kota tersebut. Setelah UNESCO mengakui kawasan Cinque Terre sebagai Situs warisan dunia, pariwisata semakin meningkat dan untuk mempertahankan nilai sejarah maka tradisi memancing, industri anggur, dan zaitun kembali dikembangkan. Pada tanggal 25 Oktober 2011 kawasan ini dilanda hujan deras dan mengakibatkan banyak tempat yang longsor. Kerugian ditaksir mencapai 100 juta euro. Setelah dievakuasi kota ini dinyatakan berstatus darurat.

Posted in Artikel, LAPORAN Perjalanan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Perjalanan 3: ROMA KOTA SENI

Posted by lembursingkur pada Juli 21, 2015

Saya tidak pernah bermimpi untuk berjalan jalan di kota yang penuh sejarah dan eksotis seperti  kota Roma. Setelah mengikuti audensi umum bersama Paus,  perjalanan kami lanjutkan untuk berkeliling seputar Kota Roma. Kami menikmati keindahannya dari bis yang membawa kami. Ada beberapa tempat yang kami singgahi meskipun, kami tidak bisa berlama-lama untuk menikmatinya karena alasan waktu. Benar kata orang bahwa Roma yang elok itu memerlukan waktu yang cukup untuk bisa menjelajahinya. Namun, meskipun kami melihatnya secara sekilas, kami tetap menikmati dan  mengenang keindahan kota kuno ini. Siapa tahu ke depan, saya mempunyai kesempatan untuk sekali mennjelejahinya.   

Roma memang menawan. Banyak bangunan indah yang menyimpan cerita tentang kisah-kisah masa lalu yang menyejarah. Beberapa tempat yang sempat kami lewati dan kunjungi meski sekilas adalah:

Basilika Santo Petrus

Tempat wisata di Roma Itali ini saya ceritakan pertama karena kegiatan ziarah kami dimulai dari temtat ini dengan mengikuti audensi umum bersama Paus. Bangunan ini mempunya keunikan karena ukuran yang maha besar  berada  tepat di jantung Kota Vatikan. Baik di dalam dan luar basilika, tempat ini  adalah ekspresi seni dan arsitektur Renaissance, yang menampilkan karya Michelangelo, Bernini, Raphael dan Bramante, yang membangun kembali basilika di situs pertama yang dipilih oleh Kaisar Konstantinus pada abad keempat. Kata Louis, tour guide localkami, Basilika ST Petrus  ini terbuka mulai pukul 07:00 sampai dengan pukul 7:00 dari bulan April sampai September, dan sampai pukul 06:00 di musim dingin.

Piazza Navona

Tempat ini tidak sempat kami kunjungi. Kami hanya melihat kemegahannya  dari balik jendela bis kami. Namun, Louis menjelaskan tempat ini kira-kira begini intinya:

Piazza Navona menggambarkan esensi dari Roma. Awalnya tempat ini merupakan arena pacuan kuda di zaman kuno,  maka bentuk oval   serta  air mancur Baroque itu adalah untuk simbol Romawi klasik. Ada tiga piazza, termasuk yang terkenal adalah Fontana dei Quatrro Fiumi yang dibuat pada abad ke-17 oleh Gian Lorenzo Bernini. Angka alegoris yang terdapat pada tempat ini adalah yang mewakili empat sungai besar  di Dunia, mulai dari  Danube, Sungai Gangga, Sungai Nil, dan Rio Plata. Semuanya   menghiasi dasar tempat ini  dengan  air mancur di atasnya dengan simbol  obelisk abad pertama. kolam air mancur ini sangat di gemari pengunjung, apalagi anak-anak yang suka percikan air di tangan mereka di dalam air. Tempat wisata di Roma Italia ini menjadi tempat favorit bagi pengunjung yang berwisata bersama keluarga dan anak-anak mereka. Tapi terlepas dari itu semua, ini adalah tempat umum tempat  keluarga Romawi berkumpul untuk menikmati kafe, toko-toko mainan, musisi jalanan. Khusus saat Natal tempat ini menjadi pasar terbuka buat umum.

Di Piazza Navona, wisatawan bisa menikmati goresan tangan karya para pelukis jalanan. Dengan tarif tarif relatif murah, wisatawan bisa mendapatkan lukisan diri hanya dalam waktu 10 menit. Bangunan sejarah di Italia memang telah menjadi magnet bagi jutaan wisatawan. Selain itu, biasanya wisatawan menghabiskan waktu mereka, dan tidak pelak lagi mereka pun menguras koceknya berbelanja di toko dan butik di kawasan yang menawarkan produk dengan merek mendunia.

Colosseum

colosseum

 

 

Colosseum mewakili semua yang sangat mengagumkan dan mengerikan tentang Romawi kuno. Bangunan ini  adalah karya arsitektur yang pernah digunakan  sebagai teater teror  pada masa kekaisaran Romawi. Forum Romawi merupakan  pusat kekuasaan dunia kuno Roma yang berdekatan dengan arena.

Colosseum atau juga disebut Flavian Amphitheatre merupakan monumen terpenting dari Roma kuno. Diresmikan pada tahun 80 masehi oleh Jenderal Titus dengan diringi sebuah festival selama 3 bulan. Sejumlah besar Gladiator dan 5000 binatang buas diadu. Amphitheatre besar ini biasa dipakai untuk pertunjukkan berdarah seperti pertarungan antar Gladiator serta perburuan binatang buas (venationes) sampai pada tahun 400 ketika Kekaisaran menghapuskan kegiatan ini. Terjadi beberapa kerusakan akibat gempa bumi pada pertengahan abad ke 5. Juga pernah digunakan sebagai benteng. Pada abad pertengahan Colosseum ini digunakan sebagai tempat pengambilan bahan baku material bagi pembangunan monumen-monumen serta gedung-gedung yang diperuntukkan bagi sejumlah Paus.

Colosseum sangat  Ramai dikunjungi pada musim panas seperti saat kami berkunjung. Berbagai bangsa dan warna kulit ada di sini. Colosseum saat ini yang masih dapat kita lihat hanyalah merupakan sisa dari sebuah kemegahan yang tak tertandingi. Menurut sumber yang terpercaya dimensi luarnya adalah sebagai berikut : sumbu utamanya 188 meter, sumbu kecilnya 156 meter, panjang kelilingnya 527 meter dan tingginya 57 meter. Bentuk gedung ini adalah elips, dengan empat tingkat. Bagian luarnya dilapisi dengan marmer. Ada empat pintu masuk utama ke dalam arena, dan pintu-pintu kecil lainnya yang memberi akses masuk ke tempat duduk penonton. Bagian dalamnya, dapat menampung 50.000 penonton yang tersusun di lantai yang tinggi dengan tiga tingkat susunan tempat duduk.

Terdapat podium yang biasanya digunakan sebagai tempat duduk orang-orang terhormat seperti kaisar, senator, petugas pemerintahan dan lainnya. Tingkat pertama digunakan untuk para kesatria. Tingkat kedua digunakan untuk para warga negara biasa, sedangkan tingkat ketiga digunakan untuk masyarakat kelas bawah. Di arena (panggung tempat pementasan) -nya sendiri ( berukuran 76 x 46 meter ) masih dapat dilihat bagian lift tempat binatang buas dibawa ke atas dari gua bawah tanah tempat mereka dikurung sebelum pertunjukkan dimulai. Lift tersebut dioperasikan dengan tenaga manusia dengan jalan ditarik. Menurut cerita tradisi,  bahkan bagian arenanya pun dapat dibanjiri dengan air untuk pertunjukkan “perang laut” tiruan walaupun hal ini disanggah oleh para arkeolog.

Kunjungan kami yang singkat di tempat ini mengingatkan saya akan saksi sejarah dari berbagai peristiwa hidup manusia pada masa tertentu. Kekejaman, kesakitan, penderitaan, air mata yang pada masa itu berhadapan dengan kuasa dunia yang tak seorang pun bisa menentangnya. Sementara cinta, perjuangan, kedamaian berbaur dengan ketakutan pada tirani yang berkuasa pada masanya. Namun, seperti tertulis dalam Al Kitab bahwa segalanya ada waktunya. Akhirnya kekejaman dan penderitaan pada masa gelap itu ujung-ujungnya  berlalu juga. Memang tak ada yang abadi dengan kuasa dunia.

Sebetulnya ada begitu banyak objek wisata yang menawan di Roma ini yang tak sempat kami kunjungi  seperti : Museum Vatikan, Catacombs, Pantheon, Plasa de Italia, Monument Victor Emmanuel, Fontana del Trevi, dan Spanish Steps di Spanish Square. Sehari berkeliling di kota Roma rasanya belum cukup,  masih banyak tempat yang perlu dikunjungi dan ditelusuri. Siapa tahu  suatu saat nanti Tuhan membawa saya  ke sana lagi. Amin.

Dari semua yang saya lihat dan saya kunjungi keindahan Roma memang tak bisa diuntai dalam beberapa lembar tulisan. Keindahannya hanya bisa kita nikmati. Pantaslah orang menyebut Roma sebagai kota seni.

IMG_6139         IMG_6132

Posted in Artikel, LAPORAN Perjalanan | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

Tafsir Mimpi:Makna Warna dalam Mimpi

Posted by lembursingkur pada Juli 20, 2015

venisia 1Tulips

Penafsiran mimpi diperkirakan  orang dimulai sejak 4000 tahun SM. Banyak orang mimpinya tak terlalu berwarna, hanya hitam dan putih saja. Namun, banyak orang mimpinya penuh warna, full color. Hidup ini penuh dengan warna, warna merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan kita. Dengan warna hidup menjadi lebih indah. Coba Anda bayangkan bila di dunia ini tidak ada warna pasti hidup terasa membosankan.

Saya pernah membaca buku tentang mimpi. Penulis menyarankan agar kita memperhatikan warna di dalam mimpi kita karena warna mempunyai makna tersendiri. Warna memiliki banyak fungsi dan arti serta simbol-simbol tersendiri. Bahkan tidak hanya di kehidupan nyata, tetapi dalam dunia mimpi warna juga mewakili lambing-lambang tertentu. Jika Anda bermimpi coba ingat warna apa yang dominan yang ada dalam mimpi Anda?

Merah

Warna primer ini menyatakan energi, tenaga, kekuatan, mewakili hawa panas, gairah, api, dan kemarahan. Jika dalam mimpi Anda warna ini dominan itu berarti Anda sedang sangat marah, bisa juga Anda sedang diingatkan untuk lebih lebih bergairah dan dinamis dalam menjalani hidup. Namun, juga bisa dimaknai dengan mengindikasikan bahaya, rangsangan, dan malu. Emosi dan hasrat yang membara diwakili oleh warna merah. Merah yang sedikit lebih terang melambangkan cinta, sedangkan merah pekat dapat berarti rasa benci atau kemarahan. Jika warna merah yang hadir di mimpi ini berarti jiwa kita sedang bersemangat entah karena takjub atau karena penderitaan. Namun jika anda bermimpi mengenakan pakaian merah ini berarti hasrat seksual yang kuat. Merah dapat berarti keberuntungan , kesenangan, kebahagiaan, tenaga, vitalitas tapi juga dapat berarti kebencian, amarah, dan kekuatan .

Kuning

melambangkan sinar matahari yang menandakan optimism dan keceriaan. Pesannya adalah agar Anda lebih bersemangat meraih mimpi Anda. Namun, sumber lain mengatakan bahwa warna kuning mempunyai makna dua asisi negatif dan positif. Jika mimpi yang dialami yang tidak  menyenangkan maka itu berarti penyakit, pengecut, dan keraguan. Jika mimpinya menyenangkan maka maknanya kebahagiaan, kecerdasan, harmoni, dan kebijaksanaan. Selain itu, warna kuning dalam mimpi bermakna ketertarikan anda pada hal-hal yang baru. Kuning selalu identik dengan tenaga, kesenangan, kegembiraan, tapi dapat pula menjadi warna yang melambangkan motivasi yang ekstrem dan rasa cemburu.

Biru

Warna primer ini menyatakan memiliki banayak kualitas. Selain itu juga  melambangkan suasana hati Anda. Biru gelap menggambarkan depresi yang menekan hati Anda, kerinduan akan masa lalu, hilangnya romantisme. Sedangkan biru terang menggambarkan gairah menyambut rencana atau proyek baru. Makna biru yang positif dihubungkan dengan kebenaran, keterbukaan, kesetiaan, ketenangan, dan kebijaksanaan. Arti biru yang lain mewakili spiritualitas dan kejernihan pikiran. Selain itu Warna biru selalu identik dengan intelektualitas dan ketenangan jiwa. Biru memberikan kesan lembut, bijaksana dan pemurah. Warna biru dalam mimpi berarti relaksasi, kepercayaan, dan kerinduan. Tapi dapat pula berarti kembali kepada diri sendiri.

Hijau

Warna hijau dapat menggambarkan makna negatif dan juga positif. Hijau dapat menandakan kesehatan yang baik, pertumbuhan, harapan, vitalitas, kedamaian, penyembuhan, perubahan yang positif, dan ketenangan. Selain itu, menggambarkan keserasian hubungan Anda dengan lingkungan alam dan orang di sekitar Anda. Bila bermimpi tentang warna ini, coba ingat-ingat, mungkin Anda berada ditengah-tengah percekcokan. Itu berarti Anda dianjurkan untuk segera memperbaiki hubungan anda. Beberapa kualitashHijau tua bisa dimaknai dengan kecemburuan, kecurangan, penipuan, materialisme, dan ketidakmampuan untuk berbagi. Hijau selalu dekat dengan tanaman, alam dan pertumbuhan. Memimpikan warna hijau melambangkan kenyataan hasrat yang melimpah, cita-cita dalam hidup anda
Namun warna ini bisa berarti pula anda harus lebih memperhatikan lingkungan hidup. Secara psikologis hijau merepresentasikan harapan, keramahan, percaya diri, dan alam.

Hitam

Hitam dikenal sebagai warna kegelapan. Tapi warna ini juga berarti maskulinitas dan ketidaksadaran. Lebih dalam lagi hitam identik dengan mistik, konservatif, tua dan kesedihan.perasaan tertekan atau stress yang sangat berat. Entah dalam kehidupan secra menyeluruh atau karena ulah orang yang Anda cintai.

Putih

Putih sudah pasti melambangkan kesucian. Jika anda memimpikan kuda putih ini berarti akan datang kesedihan atau nasib buruk seperti kematian. Warna putih dalam mimpi mengindikasikan adanya suatu masalah yang harus diselesaikan. warna putih melambangkan perasaan yang penuh harapan. Bisa jadi pertanda akan memulai hidupa baru (setelah melewati periode transisi). Bisa juga bermakna bahwa Anda telah lepas dari beban atau masalah dan kini siap memulai yang baru.

Ungu

Warna ini adalah lambang kekuasaan, kebangsawanan dan supremaasi hukum. Warna ini bisa menyiratkan Anda perlu bersikap lebih bersahaja atau sebalilknya perlu percaya diri. Selain itu, ada juga yang menghubungkannya dengan kemampuan penyembuhan, kebaikan, kasih sayang, keagungan, dan pengabdian.

Ping/Merah Muda

Warna ini menunjukkan lebih ke arah yang positif. Maknanya merujuk untuk mencintai, manis, kasih sayang, belas kasih, dan suka cita.

Coklat

Ini adalah warna bumi, warna tanah. Warna ini memang mengacu kepada tanah atau bumi. Dimaknai juga sebagai keparaktisan, konservasi alam, keduniawian, kenyamanan fisik. Nuansa warna coklat menimbulkan kesan hangat, tenang, penyayang dan feminin. Memakai baju coklat dalam mimpi memiliki makna kalau anda memilih menjalani gaya hidup yang alami.

Oranye

Warna ini bisa menunjukkan arah yang positif, harapan, keaktifan, keramahan. Namun, oranye juga adalah warna yang melambangkan idealisme dan antusiasme. Sedangkan oranye tua mengindikasikan prasangka dan sinisme. Sebagai warna perpaduan antara merah dan kuning, oranye identik dengan kesenangan, kehangatan, dan energi.

Perak
Warna perak identik dengan ketenangan, dingin, dan kesopanan

Emas
Warna emas melambangkan kesejahteraan, kekuasaan, ketenaran, kemewahan, dan elegan.

Catatan:

Untuk menjelaskan makna mimpi secara utuh : pemimpi harus mengubungkannya dengan kehidupan sehari-hari yang sedang dialaminya, budaya yang dihihidupinya, permasalahan yang dilaminya, pengalaman masa lalu, dan juga menghubungkan dengan unsur simboloik mimpi yang lain seperti benda-benda yang dimimpikan. Jangan lupa melihat juga waktu Anda bermimpi, petang, malam, dini hari, menjelang pagi, pagi hari, siang hari, atau sore.

Contoh:

Saya pernah bermimpi pada tahun 1998:

Saya bermimpi suami saya diberi buah kondang oleh seorang anak gadis remaja bernama Livia Pawitra. Buah kondang itu lonjong berwarna hijau. Saya bermimpi sekitar pukul 2 pagi. Saya terbangun ketika selesai mimpi tersebut. Hingga sekarang saya masih mengingat detil mimpi itu. Saya merasa mimpi itu mempunyai makan tersendiri bagi saya. Saya berdoa ketika saya terbangun.

Dari mimpi tersebut saya memaknai dengan melihat berbagai latar belakang diri saya dan yang sedang saya alami. Saya orang Sunda, saat saya bermimpi keadaan ekonomi keluarga sedang susah karena ada peristiwa kerusuhan Mei. Suami saya di-PHK dari pekerjaannya di RCTI. Penghasilan keluarga hanya mengandalkan gaji saya yang tak seberapa. Saya sering kuatir menghadapi saat itu karena kami punya anak yang amsih besekolah di SD dan TK. Saya mengartikan mimpi itu sebagai berikut:

Buah kondang = kondang dalam bahasa Sunda artinya terkenal. Buah kondang termasuk

                         buah langka.

Gadis remaja = usia yang penuh harapan, penuh vitalitas

Livia  Pawitra  =  Livia Nama modern bentuk pendek dari Olivia, yang beramakna pohon zaitun,  juga merupakan nama perempuan dari nama Romawi Livius yang berarti ‘kebiruan’. Selain itu juga bisa bermakna Cepat pulih dari sakit. Selalu diberkati. Intuitif dan penuh inspirasi. Artistik, memiliki selera yang bagus. Mandiri, kritis terhadap diri dan orang lain.

Pawitra (bahasa sansekerta) artinya tempat menyucikan diri.

Warna hijau= menandakan harapan, kesuburan, alam

Saya memaknai mimpi saya =

Suami saya akan mendapatkan berkat, dan pulih dari keadaannya, ia akan terkenal, dan menjadi inspirasi. Itu berarti ada harapan untuk keluarga kami untuk pulih secara ekonomi.

Kenyataannya =

Sebulan kemudian saya dipertemukan dengan seorang wartawati sebuah majalah dalam acara di gereja. Kami mengobrol tentang ini itu. Ia ingin berkenalan dengan suami saya untuk menjadikan suami saya sebagai profil di majalahnya. Maka jadilah suami saya profil di sebuah majalah rohani Katolik. Puji Tuhan dia mendapatkan tawaran pekerjaan.

Saya memaknai mimpi saya dengan cara demikian. Bukan berarti saya percaya kelenik. Namun, saya percaya Tuhan memberi petunjuk dengan cara-Nya yang ajaib.

(Disarikan dari  berbagai sumber lain)

 

Posted in Uncategorized | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

LAPORAN PERJALANAN 2: ROMA KOTA ABADI

Posted by lembursingkur pada Juli 20, 2015

Banyak jalan menuju Roma. Begitu sebuah pribahasa yang sering kita dengar. Kira-kira maknanya adalah banyak cara untuk meraih suatu tujuan. Hari Rabu, 17 Juni 2015 merupakan hari ketiga dalam perjalanan napak tilas kami ke Italia. Akhirnya kami tiba di Roma dengan selamat. Kami menginap di Villa Aurelia yang terletak di Via Leone XIII, 459, 00165 Roma, Italy.

Dalam tulisan ini saya sedikit akan mengetengahkan villa tempat kami menginap ini karena rupanya bukan hotel atau penginapan biasa saja. Bangunan ini termasuk bangunan klasik yang berseni. Villa ini terletak 600 meter dari Villa Pamphilj Park, Roma. Villa Aurelia menawarkan parkir gratis, dan lokasi yang damai dengan pemandangan menghadap St. Peter’s Basilica. Semua kamar yang fungsional meliputi TV satelit dan kamar mandi pribadi. Kamar-kamar yang cerah di Aurelia dilengkapi dengan AC dan lantai keramik. Wi-Fi tersedia dengan biaya tambahan. Menurut penjaga di vila ini yang bahasa Inggrisnya cukup lancar, bus ke Kota Vatikan dan Piazza Venezia Square berhenti dalam jarak 5 menit di jalan utama dekat vila ini. Untuk menuju jalan utama berjalan kaki sebentar. Stasiun Kereta San Pietro berjarak 2 km, untuk koneksi menuju pusat transportasi Termini. Sarapan klasik ala Italia disajikan pada pagi hari saat kami sarapan, dengan menu  mencakup croissant manis, yoghurt, dan coffee latte.

Ketika saya mencari berbagai sumber, rupanya Villa Aurelia, awalnya dibangun untuk Cardinal Girolamo Farnese sekitar 1650. Bangunan ini berfungsi untuk pengaturan untuk konferensi, resepsi publik, konser, dan program lainnya. Hal ini juga termasuk apartemen untuk Academy Warga dan dikelilingi oleh 3,8 hektar kebun megah.

Sebelum sarapan pagi, saya berkeliling sekitar vila. Kebunnya luas dan indah dihiasi aneka tanaman hias yang sedang mekar bersemi. Saat saya menikmati keindahan bunga-bunga musim panas, saya dikejutkan dengan sapaan ‘good morning’ dari seorang pria setengah baya, yang saya sangka sebagai pria Philipina, jika menilik dari postur dan kulitnya. Namun, dugaan saya tentang pria ini salah semua. Karena pria tersebut adalah seorang imam SCJ yang berasal dari Indonesia. Saya mengetahui identitasnya saat saya dikenalkan oleh Suster Littah. Rupanya vila tempat kami menginap ini milik dari para imam SCJ   (Sacerdotum a Sacro Corde Jesu) atau Kongregasi Imam Hati Kudus Yesus. Kalau di Indonesia pusatnya ada di Jl. Karya Baru 552/94  Km.7, Palembang  30152, Sumatera Selatan.

 

Audensi Umum Paus Fransiskus

Hari ini merupakan hari yang istimewa bagi kami, rombongan Santa Ursula BSD,  karena hari ini, Rabu, 17 Juni 2015,  kami akan mengikuti audensi umum pemimpin Gereja Katolik sedunia, Paus Fransiskus, di lapangan Basilika St. Petrus. Kami benar-benar menantikan peristiwa ini. Sesudah menikmati sarapan ala Italia di Vila Aurelia, kami berangkat untuk mengikuti acara istimewa ini.

Dalam hangatnya udara musim panas pada  pagi hari di Vatikan, kami sudah mulai antri untuk menuju pemeriksaan tentara Vatikan yang terkenal itu.  Akhirnya sesudah  lolos dari pemeriksaan, kami mencari tempat duduk di deretan kursi yang masih cukup lowong. Meski sudah banyak orang yang hadir saat itu, tetapi deretan kursi masih ada yang kososng. Saat itu audensi baru akan diadakan pukul 09.30 waktu setempat. Kami sudah hadir sejak pukul 07.30. Menunggu lama pun tak masalah bagi kami. Sepertinya hal itu berlaku juga bagi ribuan orang dari berbagai madhab di bumi ini yang sudah memadati lapangan St. Petro.

Perasaan saya bercampr aduk. Yang jelas pasti bahagia karena mendapat kesempatan langka ini. Perasaan lain adalah kagum dan terpesona karena begitu banyak orang dengan aneka warna kulit, bahasa, dan tentunya asal mereka. Saya bertanya sebenarnya apa yang mereka cari di sini? Jauh-jauh mereka datang hanya untuk mendapat kesempatan ini. Semuanya terarah pada satu tujuan untuk mendapat berkat dari orang yang menduduki tahta Santo Petrus itu. Saya jadi merinding, kalau membayangkan bila Yesus sendiri yang hadir di sini bagaimanakah kiranya suasananya? Pasti akan lebih menggemparkan lagi. Paus sebagai wakil-Nya di dunia saja, semua orang sudah menantikannya dengan penuh antusias.

Detik-detik Paus datang pun akhirnya tiba. Semua orang mengarahkan pandangan pada satu titik dari pintu tempat dia datang. Yang tak melihat, memusatkan perhatian pada layar TV besar yang terpasang di setiap sudut lapangan itu.

Saya tak bisa memandang wajahnya dari dekat. Namun, aura yang terlihat dari jauh pun sudah dapat dirasakan. Orang ini bukan semabarang orang. Melainkan orang yang luar biasa.

Hari itu bacaan Injil yang diangkat tentang Yesus menyembuhkan anak Janda dari Nain. Injil dibacakan dalam beberapa bahasa: Italia, Inggris, Latin, dan Arab. Untung hari itu saya duduk bersebelahan dengan Romo Ignatius Ismartono, SJ, selaku pembimbing rohani kami selama berziarah. Padre Ignatio, begitu nama beken beliau selama berada di Italia, menjelaskan beberapa isi khotbah Paus karena diuraikan dalam bahasa Itali. Jadi saya bisa memahami isi khotbah tersebut. Ada beberapa kata Itali yang sama dengan bahasa Inggris. Jadi saya bisa menyambungkan sendiri, lalu saya konfirmasi  kebenarannya kepada Padre Ignatio.

Beginilah kira-kira isi khotbah Paus dalam audensi tersebut:

Saudari dan Saudara terkasih, sebagai kelanjutan dari katekese keluarga saya hendak mengajak kita semua untuk merenungkan kembali suatu peristiwa yang sangat dramatis dan penuh penderitaan yang harus dihadapi oleh stiap orang tanpa kecuali, yaitu kematian anggota keluarga. Yesus sangat mengasihi mereka yang sedang berduka sebagaimana bacaan hari ini ( Rabu, 17 Juni 2015) mengingatkan kita, karena kematian orang yang dikasihi senantiasa membawa penderitaan bagi keluarga.

Semoga kita, dengan  kelembutan dan kasih sayang dari Kristus yang mendekati kita dapat menawarkan penghiburan bagi keluarga yang sedang menderita karena kehilangan anggota keluarganya.  Semoga juga kita menjadi saksi-saksi akan cinta kasih yang dinyatakan Kristus melalui salib-Nya dan  kebangkitan-Nya. Cinta lebih kuat daripada kematian. Diatas segalanya, mari kita bersyukur atas iman kita pada-Nya yang adalah satu-satunya merupakan  pemberian respon yang baik untuk menanggapi kebutuhan terdalam kita dalam menghadapi kematian orang yang dikasihi.

Hal ini sangat jelas bagi orangtua yang kehilangan seorang anaknya. Kehadiran Yesus bagi seorang janda di kota Nain menunjukkan kepada kita bahwa Dia bersama kita di masa tergelap hidup kita dan dia menemani kita ketika kita kehilangan dan meratap. Iman yang sejati akan Dia, kebangkitan-Nya, kehadiran-Nya yang selalu menyertai, membuat kita menghadapi dan menjalani kehilangan kita. Sengat maut sebagaimana disebut oleh Santo Paulus, akhirnya kita pahami dan yakini bahwa kematian bukanlah pemegang keputusan terakhir.

Hari ini juga saya hendak menyapa para peziarah yang menghadiri audiensi hari ini, antara lain Zambia, Hongkong, Indonesia, Jepang, Pakistan, Vietnam.

Kami sangat bahagia karena pada audensi itu, nama komunitas kami (Sekolah Santa Ursula dari Indonesia) disebut. Begitu nama kami disebut, dengan serentak kami berseru/berteriak: Yeee! Huuu!

Kira-kira pukul 11.30 audensi berakhir. Kami diberi kesempatan untuk membeli sovenir di pertokoan sekitar. Seperti biasanya, orang Indonesia kalau bepergian selalu memikirkan oleh-oleh untuk sanak-saudara di tanah air. Toko-toko di sana sangat ramai karena melayani para pengunjung dari berbagai negara.

IMG_7349         IMG_20150617_175840 IMG_20150617_180025

 

Posted in LAPORAN Perjalanan | Dengan kaitkata: , , , , , , , | Leave a Comment »

LAPORAN PERJALANAN 1: TERDAMPAR DI DUBAI

Posted by lembursingkur pada Juni 26, 2015

dubai

Tak ada yang kebetulan dalam hidup ini. Begitulah orang-oang bijak berkata. Demikian pula dengan judul tulisan ini. Dalam perjalanan rombongan para guru dan tata usaha Santa Ursula BSD, kami mengalami terdampar di Dubai. Hal ini terjadi karena pesawat EMIRATES dengan penerbangan  EK357 pada tanggal 15 Juni 2015 dari Sukarno Hatta menuju Roma, yang sedianya hanya akan singgah di Dubai sekitar 4 jam,  ternyata berubah menjadi 11 jam karena ada kebakaran kecil di bandara Roma yang mempengaruhi pada oprasi Emirates di sana. Ini artinya kami transit di Dubai hampir seharian. Dan itu berarti pula kami menginap di hotel transit Dubai. Kami boarding pukul 17.10 dan pesawat berangkat pukul 17.35. Penerbangan Jakarta – Dubai memakan waktu sekitar 7 jam. Perbedaan waktu Jakarta – Dubai 3 jam. Kami tiba di Dubai sekitar pukul 24.35 waktu Indonesia bagian Barat atau pukul 21.35 waktu Dubai. Pastinya mata kami sudah sangat berat dan perih karena mengantuk. Meskipun tidur di pesawat, tetapi pastinya tak akan sesempurna di tempat tidur.

Bandara Internasional Dubai adalah bandara yang melayani penerbangan internasional sekaligus menjadi tempat singgah beberapa penerbangan internasional. Bandara yang megah ini tak pernah tidur. Menurut Wikipedia Bandara Internasional Dubai dirancang pada tahun 1959, saat Sheikh Rashid bin Saeed Al Maktoum mengorder konstruksi bandara tersebut. Bandara ini diresmikan pada tahun 1960 dengan penerbangan pesawat DC-3 dan menjadi rumah bagi 9 maskapai penerbangan. Saat ini Bandar ini menangani semua jenis pesawat.

Bandara Internasional Dubai sekarang sudah mengalami ekspansi besar dengan konstruksi terminal 3 dan landasan pacu baru yang memiliki lebar 60 m. Ekspansi ini  membuat nyaman pesawat Airbus A380, yaitu sebuah pesawat berbadan lebar dua tingkat, dengan empat mesin yang mampu memuat 850 penumpang dalam konfigurasi satu kelas atau 555 penumpang dalam konfigurasi tiga kelas. Bandara ini juga mengalami ekspansi untuk membangun 2 stasiun di Green Line dari Dubai Metro yang dibangun secara kompleks. Sistem metro ( Rapid transit) adalah angkutan cepat, kereta bawah tanah, yaitu sebuah jalur rel penumpang listrik di wilayah dalam kota dengan kapasitas dan frekuensi yang tinggi. Sistem ini memisahkan  jalur dari sistem transportasi lainnya. Sistem angkutan cepat umumya ditempatkan di terowongan bawah tanah atau rel melayang yang berada di atas tanah. Satu stasiun dibangun pada Terminal 1 dan yang lainnya dibangun pada Terminal 3. Sistem Metro operasinya dimulai sejak tahun 2012. Pokoknya sangat canggih dan membuat saya terbengong-bengong karena kagum dan  tidak mengerti.

sistem metro

Sistem Metro

Selain itu di bandara ini  secara luas diketahui umum  sebagai surga perbelanjaan Duty Free  (toko yang menjual barang impor kepada pembeli yang meninggalkan negara tersebut tidak dikenakan pajak atau tambahan lain) terbaik di dunia. Barang dengan harga menarik dan kualitas terbaik berputar di sini. Ada banyak toko di antara Bandara Internasional Dubai dengan branded internasional pula. Yang doyan belanja di sinilah sorganya.

Lanjutkan kisahnya karena nanti kita terjebak di pertokoan di bandara nan super wah ini. Kami akhirnya mendapatkan penginapan setelah sekian lama dibawa ke sana ke mari untuk mengurusi birokrasi ijin menginap. Lama sekali proses ini berjalan, lebih dari satu jam. Baru pukul 23.30 waktu Dubai, kami bisa mendapatkan angkutan menuju hotel transit kami. Di hotel, masih dilanjutkan mengantri kunci. Akhirnya pukul 24.30, kami mendapatkan kunci kamar masing-masing. Sesudah bersih-bersih, akhirnya pukul 01.00 pagi kami bisa beranjak tidur. Kamar hotelnya  nyaman. Apalagi bagi kami yang sudah mengalami pengembaraan lebih dari sehari itu.

Hotel itu membuka sarapan puku 07.00 waktu setempat. Aneka macam makanan Timur-Tengah dan Eropa bisa kita pilih untuk sarapan. Buah-buahan sangat segar. Terutama apelnya sangat renyah dan manis. Rotinya juga empuk dan masih hangat. Bagi penggemar daging, sosis dan daging asap menjadi pilihan terbaik. Luar biasa. Kami masih punya waktu lama di Dubai karena penerbangan baru pukul 15.00 waktu Dubai. Diputuskan bahwa rombongan akan mengikuti city tourdengan bis yang disediakan hotel. Tentunya dengan bayaran ekstra untuk acara ini.

Meskipun kami tak sempat mengunjungi semua objek wisata di Dubai, tetapi bagi saya terutama, ini luar biasa. Saya bisa mengetahui  Dubai lebih banyak lagi, tidak hanya sekedar di sekitar hotel.

Dubai adalah salah satu emirates (negara bagian) dari 7 bagian Uni Emirat Arab. Enam emirat yang lain adalah Abu Dhabi, Ajman, Fujairah, Ras al-Khaimah, Sharjah, dan Umm al-Qaiwain. Dubai terletak di pantai Teluk Persia di Uni Emirat Arab dan terletak 16 m di atas permukaan laut. Hampir 85% lebih orang yang tinggal di Dubai ini adalah ekspatriat, alias bukan warga lokal. Beragam suku dan ras ada di sini. Kota Dubai adalah pelabuhan pedagang penting, khususnya dari India, banyak di antaranya menetap di kota itu. Dubai dikenal karena ekspor permatanya hingga 1930-an. Kata pemandu yang menjelaskan di bis katanya Dubai memiliki iklim panas dan, pada beberapa waktu, lembap (kering selama panas yang ekstrim) dengan banyak bulan mencatat temperatur di atas 40 °C. Temperatur yang pernah tercatat di Dubai adalah 47.3 °C. Curah hujan sangat sedikit.

 Dalam hal ekonomi, Dubai termasuk emirat yang kaya. Terbukti dari pembangunannya yang gila-gilaan itu. Beberapa bangunan yang menggemparkan dunia antara lain adalah Burj al-Arab  merupakan hotel mewah berbintang 7 yang  berada di kawasan beachfrontDubai. Dinobatkan sebagai satu-satunya hotel bintang 7 di dunia. (Bintang 5 aja sudah keren, bagaimana dengan  bintang 7 ya?). Tidak sembarangan orang bisa masuk ke hotel ini, hanya untuk tamu yang sudah reservasi saja. Untuk yang ingin merasakan menginap di Burj Al Arab, siap-siap saja merogoh kocek 5.300-an dirham atau sekitar Rp. 20.000.000,- per malam. Bangunan Burj al-Arab, dirancang oleh Tom Wright, yang ketinggiannya mencapai 321 meter, serta memiliki 66 lantai. Salah satu tempat wisata di Dubai ini merupakan bangunan tertinggi yang seluruhnya difungsikan sebagai hotel. Bangunan tersebut berdiri pada sebuah pulau buatan yang berada pada jarak 280 meter dari lepas pantai di Teluk Persia. Burj al-Arab sendiri dimiliki oleh Jumeirah. Bangunan ini telah dianggap sebagai sebuah bangunan spektakuler oleh orang-orang di bidang pariwisata. Bangunan ini juga dibuat sebagai penyaing untuk hotel-hotel yang ada di dunia.

Bangunan kedua adalah Burj Khalifa. Bangunan ini  merupakan tempat wisata di Dubai yang memiliki arsitektur tertinggi dan paling menakjubkan di dunia. Menara Burj Khalifa memiliki tinggi 153 Lantai, hingga biasa di sebut-sebut menyentuh langit di kota Dubai. Bangunan spektakuler ini termasuk Bagian dari Hotel, Ruang kantor, hunian apartemen dengan semua fasilitas kemewahannya.

al burj

Burj al Arab

Kehebatan Dubai lain yang kami lihat (meskipun dari jauh) adalah Palm Jumeirah. Tempat ini  sebetulnya merupakan pulau buatan di teluk Persia. Jika dilihat dari atas, berbentuk menyerupai pohon palem. Palm Jumeirah merupakan salah satu tempat wisata di Dubai yang memiliki segala apa yang dibutuhkan buat menikmati liburan yang sangat luar biasa. Palm Jumeirah adalah ikon di Dubai yang bisa dibilang memiliki fasilitas apapun di dalamnya termasuk nama-nama hotel terkenal di dunia (seperti Fairmont Hotel, Atlantis, Ocana, Rixos, dll.),   tempat-tempat wisata yang spektakuler, fashion mewah,  serta pusat perbelanjaan.

Tempat lain yang kami lihat adalah  Jumeirah Beach.  Jumeirah Beach merupakan pantai paling terkenal di Dubai serta tempat wisata di Dubai yang paling banyak dikunjungi. Menurut sumber yang saya baca pantai tersebut membentang hingga 7 km, dan dibagi menjadi tujuh Pantai dan pantai masing-masing membentang panjang berkilo kilo meter. Ada 2 Pantai yang menyatu di masing-masing Jumeirah Park dan Wild Wadi. Wild Wadi merupakan Water Park yang berlokasi di Jumeirah Beach. Pantai ini dibuat untuk taman bermain air yang  memiliki berbagai fasilitas yang super lengkap. Tempat wisata ini banyak  dikunjungi keluarga.

jumeriah beach

Bangunan di Jumeriah Beach

Sebetulnya ketika saya berselncar di dunia maya, begitu banyak tempat wisata di Dubai. Namun, tentu saja tidak sempat kami kunjungi karena keterbatasan waktu kami. Selain itu, Dubai memamng tak ada pada agenda kami. Beberapa tempat lain yang memukau dan tak sempat kami kunjungi adalah Miracle Garden, Bastakia Quarter, Dubai Museum, Naif Market, Dubai Marina, Madinat Jumeirah, Deira City Center, Dubai Mall, Emirates Mall, Ibnu Batutta Mall, Mall of the Emirates dll.

Namun, rombongan kami sempat mengunjungi sebuah mesjid dengan arsitektur nan menawan. Mesjid itu kubahnya berwarna biru. Mungkin pembuatan mesjid itu terisnpirasi oleh Mesjid Kubah Biru di Istambul yang melegenda itu. Mesjid itu bernama Masjid Al Farooq Omar Bin Al Khattab. Dari sumber yang saya baca Masjid ini  resmi dibuka pada tanggal 29 Juli 2011. Blue Mosque  ini berada di belakang Emarat petrol station dan di dekat persimpangan keduaShaikh Zayed Road. Selain menawarkan suasana yang nyaman dan tenang khas tempat ibadah, Masjid  Al Farooq Omar Bin Al Khattab menawarkan keunikan desain yang tidak lain merupakan perpaduan peradaban Islam yang begitu luar biasa. Ya, masjid megah Dubai yang satu ini dibangun dengan desain perpaduan antara gaya Ottoman dan gaya arsitektur Andalusia. Tepatnya struktur masjid dibangun berdasarkan pada gaya masjid Turki di era Ottoman dengan internal dekorasi, kaligrafi dan prasasti diambil dari the Moorish style of Islamic Spain.

blue mosque

Blue Mosque

Begitulah perjalanan kami di Dubai. Karena terdampar, kami menjadi mempunyai pengalaman dan wawasan tentang bagaimanakah Dubai. Dubai memang menawan dan menjadi kota metropolitan yang luar biasa. Namun, ketika saya melihat sekitar jalan sepanjang kami city tor, tampaknya kota ini begitu sepi. Tak tampak keramain penghuni kota itu. Tak nampak interaksi antarwarga. Ada beberapa orang yang tampak, mereka berjalan dalam ketergesaan dan kesendirian. Saya melihat kota ini begitu individualis. Manusia yang tinggal di dalamnya berada pada bangunan megah dengan fasiltas mewah dan pendingin ruangan. Mungkin mereka enggan ke luar karena suhu di luar begitu ekstrim. Dubai memenag menawan, tetapi saya tetap mencintai Indonesia yang semerawut dan hiruk pikuk. Ketika teman saya, Lucia Dwi Astuti,  bertanya: Teh, mau gak tinggal di Dubai? Tanpa pikir panjang saya menjawab: nggak!

 (Ch. Enung Martina)

 

Posted in Lain-Lain, LAPORAN Perjalanan | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »

ARTIKEL SASTRA

Posted by lembursingkur pada Juni 8, 2015

SPIRITUALITAS DALAM KITAB KAMASUTRA

Chrysanthemum

Bila kita mendengar kata kamasutra, pikiran orang langsung tertuju pada sebuah buku atau kitab  yang berisi tentang sex. Pendapat umum kamasutra  merujuk hampir semua buku yang mengutas tentang aturan-aturan bercinta. Memang secara harfiah, pengertian kamasutra adalah ajaran atau aturan mengenai gairah. Tentu gairah yang dimaksud disini adalah gairah seksual. Merujuk pada istilah kamasutra umum ini, ada banyak kamasutra lain yang tersebar di wilayah Asia. Seperti, kamasutra India, kamasutra Arab, kamasutra Cina, hingga kamasutra Jawa.

Pada tulisan ini, saya akan mengetengahkan The Book of Love yang berasal dari India. Kamasutra India   sebenarnya merujuk pada sebuah kitab Kamasutra yang ditulis oleh Vatsyayana sekira 1800 tahun silam. Kama adalah keinginan,sedangkan sutra adalah suatu metode/formula. Jadi Kamasutra sendiri dapat diartikan sebagai metode/formula bagaimana memaknai kehidupan sebagai sebuah seni dalam menyalurkan keinginan manusia dari yang terbawah (seks) menuju pada kemuliaan (cinta) dan mengapai keillahiaannya (kasih).

Kamasutra India ditujukan untuk keharmonisan dan keserasian pasangan dalam hubungan seks. Pembahasan seks dalam Kamasutra yg ditemukan kembali oleh Resi Vyasa ini hanya mengulas satu bab saja tentang berbagai postur-postur sanggama. Jadi seks dalam kamasutra bukan hal yg diutamakan,namun sangat penting. Postur-postur dalam kamasutra bertujuan utk menjadikan pasangan suami istri tidak mengalami kebosanan,serta dapat melakukan eksplorasi mengeluarkan segala ” keliarannya” dng cara yg beradab.

Kamasutra bicara secara holistik. Di dalam Kamasutra diajarkan bagaimana mencapai kepuasan lewat persatuan lelaki dan perempuan. Namun kepuasan tersebut tidak hanya kepuasan fisik semata tapi juga utk mencapai kepuasan dari 5 lapisan kesadaran dr manusia. Lima lapisan kesadaran manusia mulai dari fisik,energi,mental,intelegentia dan spiritual.

Seks adalah seni. Jika tidak dipahami secara tepat,maka perbuatan seks seorang dua anak manusia tidak lebih baik dari hewan.Karena manusia merupakan mahluk yang dianugerahi dengan potensi untuk terus dikembangkan.

Kamasutra berbicara tentang kebebasan,yang tidak bisa dibakukan. Dibutuhkan pengetahuan yang benar dan tepat tentang seks dan kesehatan. Pendidikan yang benar dan relevan tentang seks. Di Indonesia sejak zaman dahulu pendidikan seks ini telah di ajarkan oleh para resi-resi kerajaan. Candi Cetho dan Sukuh merupakan candi tempat  untuk belajar  Kamasutra, tentang bagaimana   menjalin  hubungan yang sehat dan ‘nonviolence’ (berkualitas).

Pengetahuan serta pendidikan seks dibutuhkan sehingga tidak terjadi salah arah,mengartikan kebebasan seks sebagai sebuah kebebasan yg tanpa norma aturan/menggunakan aturan agama sbg dalih pembenaran. Kebebasan yg tidak bertanggung-jawab ini akan membawa manusia turun ke bawah dalam tataran sebagai manusia yg utuh dan mulia. Pengetahuan yg menyeluruh dalam seni kehidupan kamasutra akan membawa manusia menjadi pribadi yg dewasa. Seks dipahami bukan sekedar pelepasan nafsu semata,namun juga dihayati dan dirasakan sebagai penyatuan jiwa. Ada entitas yg lebih tinggi daripada sebuah kenikmatan yg sekejab.

Puncak tertinggi dari sebuah pertemuan atau ikatan manusia dalam perkawinan adalah bagaimana mengembangkan tiap pribadi sesuai dengan potensinya. Saling mendukung,saling mensupport dalam kebaikan,kebaikan yang tetap membuat setiap individu tetap dengan keunikannya yang khas. Inilah persahabatan yang sungguh indah. Demikianlah dari anak tangga seks, manusia dilembutkan dengan cinta antara dua hati dalam geraknya mencapai keilahian yang tak terbatas.

(disarikan dari berbagai sumber- Ch. Enung Martina)

 

 

 

Posted in Artikel | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

 
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.